«

»

Jun 16

PENGEMBANGAN SDM DENGAN KONSEP ADLI (APPROACH, DEPLOYMENT, LEARNING DAN INTEGRATION)

Anda tentunya sangat setuju dengan adanya istilah yang mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia adalah salah satu asset terpenting milik perusahaan dalam usaha yang dilakukan oleh organisasi internal perusahaan untuk membangun bisnisnya saat ini dan untuk kedepannya. Namun yang harus diketahui sekarang adalah tentang bagaimana Sumber Daya Manusia (SDM) yang seperti apa dan bagaimana yang akan dapat menjadi asset terpenting bagi perusahaan? Yaitu Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berdaya tinggi, bukan hanya sekedar jumlah dari Sumber Daya Manusia nya yang banyak dan lengkap, tanpa adanya Kompetensi yang tepat dalam bidangnya masing-masing.

Maka selanjutnya MBCFPE atau (Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence) yang menegaskan tentang jenis-jenis SDM yang sangat berguna bagi internal organisasi perusahaan Anda. Fokus terhadap SDM dalam MBCFPE adalah tentang bagaimana langkah dari sebuah organisasi dalam melibatkan, mengelola dan mengembangkan karyawannya agar dapat digunakan secara penuh segala potensi mereka sehingga akan mampu selaras dan sejalan dengan VISI, MISI, Nilai-nilai, Strategi dan Action Plan dari perusahaan secara utuh atau menyeluruh.

Fokus terhadap SDM disini juga dimaksudkan untuk menguji kemampuan dari Manajemen dalam menilai seberapa besar kapabilitas akan kebutuhan karyawan dengan lingkungan kerja yang lebih kondusif dalam mencapai performa tertinggi mereka.

Agar dapat mengembangkan SDM yang lebih kompeten dan cukup potensial maka Anda sebagai seorang wakil dari Manajemen harus lebih mengedepankan tentang pendekatan ADLI atau disingkat dengan :

1. Approach (Pendekatan).
2. Deployment (Penyebaran).
3. Learning (Pembelajaran).
4. Integration (Penyatuan).

Keempat Konsep yang biasa disingkat sebagai ADLI ini secara sederhana dijelaskan sebagai berikut:

1. Approach (Pendekatan).

Pendekatan yang efektif adalah pendekatan tersistematik, dan bersifat responsif (cepat tanggap) secara penuh terhadap semua persyaratan SDM. Pendekatan yang telah dilakukan terhadap masing-masing unit kerja sehingga akan mendapatkan perhatian dan kesempatan yang sama.

2. Deployment (Penyebaran).

Bisa berupa pelibatan, pengelolaan, pengembangan SDM dan juga termask penciptaan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan dapat disebarluaskan secara menyeluruh dengan meminimalisir kelemahan-kelemahan atau kesenjangan pada semua unit kerja. Masing-masing unit kerja akan mendapatkan konsep dan target serta prosedur yang sama antara satu dengan yang lainnya.

3. Learning (Pembelajaran).

Yaitu bentuk dari evaluasi secara tersistematik dan peningkatan kinerja SDM yang berdasarkan dari fakta, dan pembelajaran dari organisasi untuk menjadi alat kunci dari manajemen. perbaikan dan inovasi yang didukung dengan analisis dan saling berbagi informasi atau praktek terbaik (Sharing) pada seluruh organisasi.

4. Integration (Penyatuan).

Merupakan bentuk dari pendekatan dengan cara memperhatikan segala kebutuhan organisasi dari criteria-kriteria lainnya. Sehingga masing-masing unit dari organisasi akan mendapatkan kualitas yang sama dan tetap merata. Setelah itu masing-masing unit kerja akan saling memperkuat satu sama lain dan menyatukan organisasi dalam sebuah kekuatan bersama yang kokoh.

Kriteria utama dalam fokus dari Sumber Daya Manusia adalah dari Lingkungan Tenaga Kerja (Workforce Environment) dan juga Keterlibatan Tenaga Kerja (Workforce Engagement).

1. Lingkungan Tenaga Kerja (Workforce Environment).

• Mengelola kapasitas dan kapabilitas dari tenaga kerja sedemikian rupa agar dapat mencapai target kinerja dari organisasi.
• Memelihara lingkungan kerja yang semakin mendukung dan memperhatikan kesehatan serta keselamatan kerja (K3).

2. Keterlibatan Tenaga Kerja (Workforce Engagement).

• Melibatkan, memberikan kompensasi dan penghargaan terhadap karyawan dalam mencapai Performa tertingginya.
• Mengembangkan karyawan dan pemimpin dalam organisasi agar dapat mencapai kinerja tertingginya.
• Menilai keterlibatan karyawan dan menggunakan hasil penilaian dalam pencapaian kinerja secara maksimal.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) menurut Malcolm Baldrige Criteria adalah tentang bagaimana cara Anda sebagai puncak Manajemen perusahaan dapat menjadikan karyawan sebagai Asset berharga milik perusahaan dengan pemberdayaan atau pelibatan mereka dalam segala pencapaian kinerja dan untuk membangun lingkungan kerja yang semakin mendukung performa maksimal dari masing-masing individu. Pengembangan SDM yang cukup sederhana dimana Anda hanya cukup memperhatikan setiap masing-masing Individu yang ingin berkembang dan ingin tumbuh dalam internal organisasi perusahaan.

Semoga artikel di atas bermanfaat bagi pembaca. Apabila pembaca membutuhkah bantuan dalam perberdayaan SDM dalam perusahaan, silahkan email ke groedu@gmail.com . Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>