Jan 25

PELATIHAN SALES TERRYTORY MANAGEMENT

PELATIHAN KEPALA CABANG CLAS MILDSelama ini dalam meningkatkan penjualan, pembelajaran yang paling sering ditekankan oleh pengusaha adalah selling skill salesman. Setinggi apapun kemampuan selling skill salesman tidak akan berguna jika ”tidak” menguasai wilayah penjualan. Sebaliknya jika selling skill salesman tinggi dan menguasai wilayah penjualannya, maka skill salesman semakin komplit. Terutama di saat-saat sulit seperti sekarang ini, sebab salesman perlu terus menambah jumlah pelanggan di wilayah penjualannya agar omzet meningkat. Sales territory tidak kalah pentingnya dengan selling skill salesman, oleh sebab itu salesman tidak boleh mengabaikan ilmu wilayah penjualan ini. Pengelolaan wilayah penjualan yang efektif dapat menimbulkan rutinitas kunjungan, sehingga dapat membantu pelanggan memprediksikan pembelian dan pembayarannya.

Fokus pelatihan sales territory antara lain adalah :

  1. Sales territory management dan philosopy-nya.
  2. Manfaat sales territory management.
  3. Berbagai elemen sales territory management.
  4. Strategy mengelola wilayah penjualan.
  5. Bagaimana mendesain rute kunjungan yang efektif.
  6. Mengukur efektifitas rute kunjungan.
  7. Manfaat rute kunjungan.
  8. Konsep SCP (spreading, coverage & penetration).
  9. Sales territory terhadap sales proses.
  10. Sales territory terhadap pengelolaan account receivable.
  11. Sales territory terhadap metode delivery blocking.
  12. Controling sales territory menggunakan kartu, CRC (customer record card), PDA dan alat lainnya.

di atas adalah isi pelatihan Sales Territory management yang diberikan pada perusahaan dalam rangka memetakan ulang dan merapikan ulang wilayah, baik yang dimiliki oleh pihak Distributor/kantor cabang maupun sales people. Untuk mendapatkan pelatihan yang fokus mengenai hal ini dapat menghubungi : Frans M. Royan, SE,MM, email : groedu@gmail.com atau call : 0818521172.

GD Star Rating
a WordPress rating system

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.