Previous Next

Jun 27

DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT

PELATIHAN DISTRIBUTORSHIP DEALER/SERVER PULSA DI BANDUNG

Keluhan yang sering terjadi atas kerjasama penjualan lewat distributor oleh principal adalah rendahnya penjualan. Sementara itu distributor sering mengeluh profit yang diperoleh sangat minim, sedangkan principal terus berupaya agar distributor memiliki kinerja prima. Problema ini tidak pernah kunjung berhenti sebelum masing-masing mengetahui peran masing-masing secara mendalam.

Sementara itu sukses pemasaran suatu produk selain terletak pada banyaknya produk yang dibuat dan adanya support marketing oleh produsen, sebenarnya terletak juga di pundak distributor, bagaimana distributor bisa menjualnya, di saat daya beli konsumen menurun sekalipun. Distributor bisa exis bersama principal berpuluh-puluh tahun, kuncinya karena distributor bisa menerjemahkan kemauan principal. Tidaklah mudah mengikuti kemauan principal kalau distributor tidak  memiliki manajemen yang cukup baik. Terutama Distributor yang berangkat dari trader (pemilik toko) sehingga dalam kerjasama dengan principal, distributor menganut manajemen toko, untuk meningkatkan penjualan tentunya principal menginginkan manajemen distributor cukup baik. Saat ini Principal juga berusaha membantu memperbaiki distributor trader menjadi distributor profesional. Inilah tantangan principal dan sekaligus peluang bagi trader (pemilik toko) untuk mengembangkan distributornya menjadi lebih baik. Namun apa yang dilakukan principal belum cukup memadai karena keterbatasan Sumberdaya principal. Sedangkan kesadaran untuk membantu memperbaiki kinerja distributor belum semua principal siap.

Nah, untuk membantu dan menjawab kekurangan principal dalam upaya memperbaiki kinerja distributor, maka ”Workshop Distributorship management” dengan tajuk ”Tingkatkan penjualan principal-distributor, Tingkatkan profit distributor, dan menekan Shrinkage distributor” akan sangat membantu principal dalam rangka memperbaiki kinerja distributor terutama di segi peningkatan penjualan dan profit distributor.

ISI MATERI PELATIHAN

Pendahuluan Distributorship management

  • Konsep Pemasaran dan strategi distribusi distributor
  • Model-model Multy Distributor
  • Latar belakang kerja sama Principal dan distributor
  • Prospek Bisnis distributor.
  • Orientasi principal dan distributor dalam penjualan.

Sales Force Management Principal Vs Distributor

  • Aplikasi Key performance indicator sales force
  • Sistem remunerasi Sales force
  • Reward & Punisment sales force
  • Daya tarik dan alasan pemberian insentif sales force

Maksimalisasi penjualan Distributor melalui Sales Territory management

  • Element sales territory management
  • Jenis Channel Distribusi
  • Mendesain Rute kunjungan
  • Menghitung beban kerja sales force
  • Sales Territory Vs Sales Prosses.

Strategi Distributor kelola pelanggan dan layanan pelanggan

  • Konsep dasar customer service (Moment of truth, persamaan nilai layanan, persepsi nilai layanan)
  • Membangun strategi nilai layanan
  • Fokus pelangan dan keterlibatan karyawan dalam pelayanan
  • Pengukuran dan umpan balik
  • Strategi perbaikan layanan terus menerus
  • Bagaimana menangani komplain.
  • Memaksimalkan inti CRM ( Customer Relationship management)
  • Mengukur kinerja distributor melalui Key Performance Indicator (KPI)
  • Aplikasi dan contoh KPI distributor.

Inventory Management

  • Mengapa management sediaan?
  • Sediaan : biaya, pelayanan dan laba
  • Biaya Riil sediaan
  • Meramalkan kebutuhan sediaan
  • Mengelola indikator sediaan
  • Pengurangan biaya sediaan

Menekan Shrinkage dan meningkatkan profit Distributor.

  • Biaya-biaya distributor dan pengelompokannya.
  • Sebab-sebab shrinkage dan cara mengatasinya.

Mengelola Account receivable (AR) Sales Force Distributor.

  • Status Piutang penjualan.
  • Kelola AR melalui audit lapangan.
  • Problem setelah audit lapangan.
  • Penyebab piutang penjualan bermasalah.
  • Performance dan tanggung jawab sales force.
  • Mencegah piutang Bad debt.

Konsep pemasaran Principal

  • Business Review (Outlook)
  • Analisis TOWS dan 4 C Diamond
  • 9 elemen marketing ( Segmentation, positioning, Differensiasi, marketing mix (4P), brand, Layanan dan proses)
  • Fokus place sebagai fungsi Distributor
  • Strategi meningkatkan laba
  • Strategi promosi

 

 

 

 

GD Star Rating
loading...

Jun 27

KIAT SUKSES MENGELOLA KANTOR CABANG

PELATIHAN SIGNORA DI BANDUNG

Mendirikan kantor cabang tidaklah semudah yang kita pikirkan karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan seperti: adanya calon pemimpin kantor cabang, infrastruktur antara lain: gudang, kantor dan peralatan kantor yang merupakan nilai investasi, model distribution channel dan strategy pemasaran. Oleh sebab itu pendirian kantor cabang yang sudah mendesak lebih didorong untuk melakukan perluasan pemasaran produk. Semakin luas pemasaran produk maka akan diperoleh peningkatan penjualan yang signifikan. Selain perluasan pemasaran, tentu saja perusahaan akan meminimalisir biaya-biaya yang muncul dari berbagai complain yang diajukan oleh pelanggan, serta biaya pemasaran produk sebelumnya yang cukup besar karena factor jarak, serta hilangnya peluang menjual yang tidak ditangani dengan fokus.

Sedangkan kantor cabang yang jauh dari induknya sangat dituntut mandiri oleh pemilik perusahaan. Kantor cabang dipandang sebagai unit bisnis terpisah yang harus bisa menghidupi dirinya sendiri hingga profit seperti yang diinginkan oleh pemilik usaha. Nah, tentunya agar kantor cabang rapi dan  dapat memaksimalkan kinerja setiap individu dalam organisasi, kantor cabang sebaiknya memiliki alat ukur kinerja bagi SDM-nya. Pimpinan cabang tidak bisa menilai anggota organisasinya dengan cara subjective, tetapi dilakukan dengan cara yang objective. KPI adalah alat yang bisa membantu dalam menilai karyawan secara objective.

Pada pelatihan ini selain dibahas hal-hal di atas akan dibahas pula mengenai SOP (Standard operating procedure), profit & loss, skill yang harus dimiliki pimpinan cabang, handling complain konsumen secara efektive, Meminimalisir biaya, mengelola Infrastruktur kantor cabang, struktur organisasi vs rentang kendali, struktur organisasi VS karier, Job Description & KPI,  contoh job description SDM kantor cabang, KPI (key performance indicators) dan aplikasi KPI SDM , SOP dan MOU kantor cabang, mengelolah dokumen dan rekaman, metode filling, memberikan ide, negotiation dan building team.

ISI MATERI PELATIHAN 

  • Tujuan mendirikan kantor cabang (perluasan wilayah pemasaran, Mengatasi komplain konsumen, Memperkecil biaya operasional, keseragaman management)
  • Infrastruktur kantor cabang (Gudang, kantor operasional, Show room, Mobil delivery, Sepeda motor operasional, Mobil operasional, Peralatan kantor)
  • Struktur organisasi kantor cabang (Struktur organisasi sesuai kebijakan management, struktur organisasi vs rentang kendali, struktur organisasi vs karier, model struktur organisasi)
  • Kiat mempersiapkan pimpinan kantor cabang (kandidat pimpinan kantor cabang dari team penjualan, kandidat pimpinan kantor cabang dari accounting, kandidat pimpinan kantor cabang dari logistic, kandidat pimpinan kantor cabang dari bagian produksi, kandidat pimpinan kantor cabang dari management trainee)
  • Job Description & KPI kantor cabang (Job description SDM organisasi kantor cabang, Job specification kantor cabang, contoh job description SDM kantor cabang, KPI (key performance indicators), Aplikasi KPI SDM )
  • SOP dan MOU kantor cabang (Keunggulan kantor cabang ber-SOP, peran dan manfaat SOP, SOP dalam struktur dokumen ISO 9001:2008, contoh SOP & MOU)
  • Biaya-biaya kantor cabang (Biaya gaji (uang makan, insentif), Biaya kendaraan, Biaya lain-lain)
  • Dokumen dan rekaman kantor cabang (Dokumen, rekaman, mengapa memperhatikan dokumen, metode filling)
  •  Skill dan pengetahuan SDM dan manager cabang (Leadership, sepuluh hukum kepemimpinan, problem solving, coaching, memberikan ide, negotiation, building team)
  • Finance kantor cabang (budget, profit & loss, audit activity, reconsiliasi, ROI)
  • Management Piutang dagang kantor cabang (Status piutang dagang, Limit kredit, Audit piutang dagang, Peta tanggung jawab terhadap piutang dagang, Piutang dagang sebagai indicator dalam KPI)
  • Channel & Supply Chain management (Kiat memilih saluran, kreasi saluran, mengelola saluran berdasarkan pareto, memelihara dan mengelola saluran, supply chain management)
  • Sales territory management (Luasan cover kantor cabang, membagi sales territory, Journey/rute perjalanan, konsep pengerjaan journey, Laporan-laporan sales territory)
  • Marketing Strategy kantor cabang (marketing mix, segmentation, targeting, positioning, Differentiation, Brand)
  • Promotion strategy dan program promosi (Program promosi below the line, program promosi a bove the line, strategy promosi, pengukuran promosi)
  • Summary & Kesimpulan pelatihan selama 2 hari.

TUJUAN PELATIHAN

  1. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang maupun Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) dalam mengelola operasional kantor cabang  yang profit.
  2. Memberikan pengetahuan cukup baik pada pimpinan kantor  cabang maupun Sales supervisor (Calon pimpinan cabang) pada berbagai hal yang berkaitan dengan kantor cabang khususnya tidak sebatas pada masalah penjualan tetapi masalah : keuangan,  Inventory, promosi dan sales territory.

METODE PELATIHAN

Ceramah Interaktif, pemutaran film, latihan/workshop & contoh kasus.

 

 

 

 

GD Star Rating
loading...

Jun 25

KIAT SUKSES MENGELOLA KANTOR CABANG

KIAT SUKSE MENGELOLA KANTOR CABANG

Secara realita ada dua cara dalam meningkatkan penjualan produk, yaitu menambah produk yang dihasilkan dan memperluas wilayah pemasaran. Jika perusahaan sudah menambah produk sekian jenis, berarti perusahaan memiliki peluang lebih besar untuk menambah penjualan. Serta akan “maksimal” jika wilayah pemasaran diperluas. Namun sayang dalam praktek, tidak mudah untuk menjangkau territory Nusantara yang berpulau-pulau dan dipisahkan oleh lautan. Cara yang paling praktis akhirnya membuka kantor cabang di kota provinsi. Namun cara inipun perusahaan harus memenuhi beberapa syarat antara lain:

  1. Sistem kantor pusat sudah dibangun dengan solid. Tidak mungkin menerapkan sistem yang masih kacau balau, sehingga memunculkan kegagalan.
  2. Memiliki SDM yang dipersiapkan sebagai kepala kantor cabang, sebab keberhasilan kantor cabang tergantung pemimpin kantor cabang.
  3. Kantor cabang sudah menerapkan tools penilaian terhadap SDM, sebagai konsekuensi pemilik perusahaan tidak bisa mengawasi secara langsung SDM kantor cabang sebagai unit bisnis tersendiri.
  4. Entrepreneur, Business owner dan manager juga harus mengetahui rahasia pengembangan kantor cabang hingga mencapai keberhasilan.

Syarat-syarat tersebut sangat penting, namun anda tidak perlu khawatir untuk dapatkan rahasianya, sebab buku ini mengupas tuntas mengenai hal tersebut plus dengan study kasus, serta ditulis oleh pakar penjualan berpengalaman selama 25 tahun dan seorang kepala cabang sukses, sehingga memudahkan siapapun untuk mempersiapkan diri dalam meningkatkan penjualan dengan membuka kantor cabang. Buku ini sangat cocok untuk para investor, entrepreneur, para pemilik perusahaan, kepala cabang, calon kepala cabang, sales manager, marketing menager, calon pimpinan cabang, sales supervisor, dosen dan mahasiswa serta kaum awam yang ingin memperluas pengetahuan dalam memasarkan produk.

GD Star Rating
loading...