Previous Next

Agu 18

STRATEGI MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN HIDUP RITEL MODERN DARI SEMAKIN MENJAMURNYA TRANSAKSI BELANJA ONLINE (OLLSHOP)

Kali ini konsultan  bisnis  Denpasar sedang mengulas strategi bertahan di ritel modern menyambut era On line. Memulai sebuah usaha, dalam hal ini khususnya adalah dalam bidang usaha ritel modern nyatanya bukan hanya sekedar membutuhkan dukungan modal dan sumber daya saja. Karena untuk membangun suatu usaha tanpa memiliki dasar pertimbangan yang akurat juga dapat beresiko besar untuk berhenti/macet ditengah jalan. Apalagi jika usaha yang ingin didirikan tersebut adalah berupa bidang usaha ritel modern yang pengelolaan manajemennya juga tidak kalah rumitnya dengan jenis perusahaan manufakturing, diperlukan strategi khusus agar mampu bertahan.

Hal seperti ini juga semakin lebih mengkhawatirkan lagi karena saat ini fakta dilapangan menunjukkan bahwa sudah semakin banyaknya binsis ritel-ritel modern raksasa yang roboh ditengah jalan, seperti Ramayana dan Matahari yang harus rela menutup gerai-gerai miliknya yang menghasilkan sedikit sekali, bahkan tak kunjung menghasilkan laba, sehingga tidak mampu menutup biaya operasional dari cabang gerai tersebut dan alhasil keputusan untuk menutup geraipun harus dilakukan untuk menutup atau mengurangi segala biaya-biaya yang harus dikeluarkannya.

Belakangan ini, bidang usaha ritel-ritel modern di Indonesia memang sedang mengalami masa penurunan yang cukup signifikan. Tentunya terdapat berbagai macam dan jenis faktor yang menyebabkan hal-hal seperti ini harus terjadi, yaitu:

1. Gaya hidup malas.

Yang pertama dan yang paling mengkhawatirkan adalah tejadinya pergeseran dari gaya hidup masyarakat untuk semakin menuju ke arah yang jauh lebih modern dan praktis karena malas untuk pergi kemana-mana, yaitu dengan semakin beralihnya aktivitas mereka kepada aktivitas belanja online (online shop/ollshop) jika dibandingkan dengan keinginan untuk pergi membawa kendaraan pribadi dan bersusah payah mencari dan berebut tempat parkir di mall-mall dan pusat perbelanjaan atau sekedar berjalan kaki untuk menuju ke toko realnya secara langsung.

2. Pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bukan hanya dari Indonesia, pertumbuhan pada sektor ekonomi juga ikut-ikutan dalam menggencet usaha ritel-ritel modern di seluruh dunia. Hal itu juga yang kemudian menjadikan publik malah semakin ingin beralih kepada belanja sistem online jika dibandingkan harus ke toko ritel modern realnya. Pola hidup masyarakat yang semakin berubah ini disinyalir menjadi salah satu dampak terhebat dari kebangkrutan bisnis ritel modern di tanah air.

3. Produk yang kurang, bahkan tidak menarik bagi pelanggan.

Sebagian besar dari kalangan masyarakat yang sedikit demi sedikit mulai mengurangi kegiatannya untuk pergi ke toko ritel real mengatakan, bahwa produk dari toko real hanya produk yang itu-itu saja, tidak ada variasi baru. Dengan kata lain sudah sangat kuno dan tidak menarik lagi untuk membelinya. Jika dibandingkan dengan berbelanja ke toko-toko online yang produknya jauh lebih lengkap dan semakin lama semakin bertambah banyak variasi produknya. Karena alasan itulah, maka sangat dianjurkan kepada para pengusaha ritel-ritel modern untuk bisa berinovasi dengan lebih kreatif lagi.

3. Harga yang terlalu tinggi (bukan penyebab utama).

Toko ritel yang sudah memiliki nama dan didirikan di kawasan-kawasan perkotaan, khususnya adalah dipusat-pusat wisata dan perbelanjaan sudah pasti akan memasang harga yang relatif agak lebih tinggi dari harga normal, maklum saja karena biasanya mereka menang tempat/lokasi dan karena hal itulah maka harganya sedikit lebih mahal. Belum lagi jika pajak berapa persen yang harus dibebankan kepada para pembeli. Hal itu tentu saja semakin menjadikan pembeli merasa kapok dan tidak ingin lagi untuk datang kesana.

Strategi Untuk Tetap Mempertahankan Berdirinya Bisnes Ritel Modern Dari Berbagai Serangan Bisnis Online (E-Commerce):

1. Menyediakan produk-produk kebutuhan konsumen dengan lebih lengkap.

Kelengkapan dari sebuah produk menjadi salah satu alasan terpenting yang menjadi dasar seseorang untuk datang ke sebuah toko ritel modern. Karenanya, pastikan bahwa di toko Anda tidak sampai kekurangan stock barang-barang jenis apapun. Untuk menarik lebih banyak lagi konsumen, maka sebaiknya sediakan pula berbagai jenis produk-produk terbaru dari suatu brand yang saat ini sedang menjadi trend dimasyarakat, karena publik juga lebih menyukai sesuatu yang baru (fresh).

2. Harga yang kompetitif dan lebih terjangkau.

Harga merupakan salah satu faktor terpenting yang menjadi alasan dari sebuah usaha toko ritel modern semakin kalah telak dari pasar online shop. Karena di toko-toko online, konsumen dapat dengan begitu mudahnya untuk memilih harga yang paling terendah sesuai dengan keinginannya. Karena alasan itulah jika usaha ritel modern Anda agar dapat tetap berada pada posisi yang stabil, maka usahakan untuk memajang harga-harga yang lebih kompetitif dan tetap terjangkau untuk menarik minat dari para pembeli.

3. Mengupayakan peningkatkan kualitas pelayanan dengan berkelanjutan.

Kualitas pelayanan merupakan salah satu strategi terpenting dalam mempertahankan loyalitas dari para konsumen. Karena itu, ketika sedang melakukan proses perekrutan karyawan baru, terutamanya adalah untuk bagian depan (front office) yang akan langsung berhadapan dengan pelanggan, maka pastikan jika orang tersebut memang memilik kepribadian yang bisa ramah terhadap semua orang. Karena konsumen akan menjadi semakin malas untuk berkunjung ke toko ritel Anda jika pelayanannya saja sudah sok jutek dan acuh tak acuh seakan tidak terlalu peduli dengan para pelanggan.

4. Pemilihan lokasi yang lebih strategis.

Agar bisnis ritel modern yang nantinya akan Anda bangun dapat bertahan lebih lama di tengah semakin menjamurnya pusat-pusat perbelanjaan online yang begitu cepat, maka pemilihan lokasi yang lebih strategis juga harus tetap diperhatikan. Setidaknya untuk jenis toko yang sudah dibangun pada jarak maksimal adalah 5 Km dari lokasi pemukiman padat penduduk. Selain itu juga, pastikan bahwa toko ritel modern Anda tidak sampai berdiri terlalu mencolok dan berdekatan dengan toko ritel modern lain.

5. Berkolaborasi (Jaringan bisnis).

Pada era modern seperti sekarang ini, Anda bisa dengan mudahnya berkolaborasi dengan siapapun yang Anda inginkan. Misalnya saja dengan selebgram, blogger, dan juga dari social influencer untuk mempromosikan usaha ritel modern milik Anda saat ini. Meskipun untuk konsepnya sendiri adalah adalah berupa toko ritel modern real, namun jika ingin omset Anda semakin naik, maka Anda bisa menggunakan sosial media atau e-commerce juga untuk menjangkau pasar yang jauh lebih besar lagi.

Pepatah lama mengatakan bahwa “Mencegah masih lebih baik daripada harus mengatasi”. Jadi sebelum toko ritel modern Anda mengalami kebangkrutan yang lebih parah lagi, maka ada baiknya jika Anda langsung melakukan action sebelum akhirnya benar-benar terlambat bahwa toko ritel modern Anda harus rela untuk ditutup (bangkrut). Jika anda ingin bertahan dan toko ritel anda selalu dikunjungi pelanggan, dan membutuhkan manajemen ritel modern, mulai SOP operasional, SOP finance dan accounting sampai dengan software accounting dan program promosi ritel modern. Silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 0818521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Agu 13

BEBERAPA TEHNIK YANG HARUS DILAKUKAN PEBISNIS DALAM UPAYA UNTUK MENINGKATKAN LABA BISNISNYA

Tujuan utama dalam berbisnis adalah untuk bisa memperoleh laba (keuntungan) dari bisnis yang sedang dijalankannya tersebut. Keuntungan juga merupakan satu indikator bahwa bisnis Anda sudah bisa berjalan sampai ke tahap yang bagaimana? Apakah semakin berkembang? Apakah semakin menurun atau dalam posisi stagnan (tidak berkembang juga tidak sama sekali semakin menurun).

Terkadang dari para pebisnis pemula sendiri malah semakin terlena oleh besarnya nilai angka dari omset yang baru saja mereka dapatkan dengan susah payah, padahal ternyata profitnyapun (keuntungan) yang hanya sesaat saja. Profit yang terbilang masih kecil atau bisa dibilang masih stagnan akan menjadikan perputaran dari bisnis Anda menjadi tidak sehat atau bisa dikatakan kurang bisa berkembang dengan baik.

Jika bisnis sudah mulai berkembangpun pastinya Anda akan berfikir tentang bagaimana caranya untuk bisa meningkatkan keuntungan agar bisa menjadi lebih besar lagi daripada saat ini bukan? Jika memang begitu, maka baiklah, jangan pernah untuk menyia-nyiakan energi Anda hanya karena sebuah bisnis yang ternyata tidak mampu dalam menghasilkan keuntungan apapun dalam segala kegiatan usahanya. Segera evaluasilah dan melakukan perbaikan dalam bisnis tersebut, lalu kuatkan kembali energi Anda untuk mencari strategi yang lebih tepat dan efektif dalam berupaya untuk semaksimal mungkin dalam meningkatkan keuntungan dari bisnis Anda tersebut.

Teknik-Tehnik Dalam Upaya untuk Meningkatkan Keuntungan Bisnis

Berikut ini merupakan beberapa tehnik tentang bagaimana dalam upaya untuk semakin meningkatkan keuntungan dari sebuah bisnis, yang lebih sering disebut dengan Teknik “Five Business Chasis oleh Bradley J Sugars:

1. Memperbanyak jumlah konversi.

Konversi merupakan jumlah dari prospek yang akhirnya akan membeli produk Anda. Misalnya dari 1000 prospek yang sudah pernah masuk ke toko Anda, terdapat sekitar 250 orang yang positif cukup berpotensi untuk membeli produk dari Anda. dan itu artinya bahwa konversi Anda saat ini adalah kurang lebih sekitar 25%. Lalu bagaimana caranya untuk bisa menaikkan konversi tersebut? Contohnya adalah: dengan memberikan garansi, memberikan adanya sebuah jaminan untuk uang kembali, membidik sasaran yang lebih tepat, memberikan spesifikasi produk yang unik dan yang mereka butuhkan, boleh mencicil, menaikan variasi dari jumlah produk, dan lain sebagainya.

2. Memperbanyak prospek (Leads) atau dari Para Calon Pelanggan.

Adalah dari orang-orang yang sudah pernah datang atau penelepon atau hanya sekedar datang dan ingin bertanya-tanya ke tempat usaha Anda, dikarenakan adanya program promosi secara langsung atau secara tidak langsung. Caranya adalah? Dengan memasang iklan, membuka kantor cabang baru, menyebarkan selebaran brosur, mengikuti pameran dan lain sebagainya.

3. Menaikkan jumlah transaksi pembelian produk.

Jumlah transaksi merupakan seberapa banyak transaksi yang sudah pernah terjadi di toko Anda per harinya, per minggu atau bahkan untuk per bulannya. Bagaimana cara Anda dalam menaikkan jumlah transaksi tersebut? Lakukanlah berbagai macam cara agar para pelanggan Anda bisa menjadi lebih sering untuk berbelanja, misalnya dengan cara memberikan hadiah, bonus, point, voucher, member card, dan lain sebagainya.

4. Naikkan jumlah rata-rata pembelian.

Dari jumlah transaksi tersebut, maka berapa rata-rata dari transaksinya? Misalnya setiap kita berbelanja di minimarket dan akan membayar, maka pelayannya akan selalu bertanya: “sekalian isi pulsanya pak/bu?, “Mau tambah produk “A” pak mumpung lagi ada promo beli 2 dapat 3?”. Barang-barang yang sedang menjadi promo memang dengan sengaja di jejerkan di depan meja pembayaran kasir.

5. Menaikkan margin dari keuntungan dengan segala upaya untuk menambah pemasukkan dan menekan pengeluaran.

Hal seperti ini hanya dapat dilakukan jika ikatan emosi antara Anda dengan pelanggan sudah sangat kuat. Caranya adalah? Naikanlah harga terlebih dahulu, kemudian buatlah promo untuk produk yang marginnya lebih besar, terutamanya untuk jenis produk yang tidak bisa dibandingkan dengan para kompetitor, hapuskan diskon, jual kualitas dengan cara menaikkan image dari merk Anda, tingkatkan efektivitas pekerjaan, dan lain sebagainya.

Dari beberapa teknik untuk dapat meningkatkan keuntungan bisnis seperti diatas, maka rancanglah dengan lebih matang tentang bagaimana cara yang paling sesuai dengan jenis produk dan dari kondisi usaha Anda sendiri. Untuk menjalankan beberapa teknik dalam meningkatkan keuntungan bisnis tersebut, maka setidaknya Anda perlu untuk memperkuat tim marketing dan tim penjual Anda. Semakin kuat tim marketing dan tim penjualan Anda, maka akan menjadi semakin besar pula laba yang akan bisa Anda dapatkan dari bisnis Anda tersebut. Terimakasih, semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda, apabila anda membutuhkan software accounting yang dapat membantu menghitung laba dari perusahaan serta pembuatan SOP finance dan accounting, dan layanan penyusunan laporan keuangan serta audit. Silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Jul 30

STRATEGI DALAM MENGELOLA KEUANGAN BISNIS USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DENGAN PEMBUKUAN SEDERHANA

Setidaknya Anda harus bisa mengelola keuangan yang baik bagi bisnis UKM milik Anda. Keuangan sudah menjadi salah satu aspek terpenting dalam berbisnis setingkat UKM. Bagaimana pun juga, Anda pastinya menginginkan agar bisnis UKM yang sedang Anda jalankan mampu memberikan pemasukan yang lebih banyak bagi bisnis, sehingga keuntungannyapun menjadi semakin lebih besar dari sebelumnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dibutuhkan adanya suatu pengelolaan keuangan yang baik dan benar bagi bisnis Anda. Lalu apa saja hal-hal yang mungkin masih bisa Anda lakukan untuk hal seperti ini?

1. Membuat Perincian untuk Penggunaan Uang Perusahaan.

Setelah keuangan UKM dan pribadi sudah terpisah, maka saatnya bagi Anda untuk membuat perician terhadap penggunaan uang tersebut. Tanpa adanya perencanaan yang lebih matang, maka bisnis UKM Anda bisa saja semakin terhambat karena terjadinya kekuragan dana. Maka sesuaikan antara rincian penggunaan dana dengan target penjualan dan juga penerimaan kas. Jangan sampai terlalu menghambur-hamburkan dana perusahaan meskipun mungkin saja saldo dari kas Anda saat ini sedang berlebih. Namun sebaiknya, lakukan analisis tentang untung dan rugi (cost and benefit) untuk memastikan bahwa penggunaan uang Anda akan mampu menghasilkan keuntungan yang lebih besar, sehingga semua biaya yang telah Anda keluarkan tidak akan sia-sia saja.

2. Pencatatan Keuangan

Banyaknya hal yang sebenarnya harus dikerjakan dan menjadikan Anda malah lupa untuk “menyentuh” hal yang satu ini. Padahal, untuk pencatatan keuangan sendiri memang sangat berpengaruh besar terhadap penentuan bagaimana masa depan dari bisnis UKM milik Anda tersebut. Selalu mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran yang sudah terjadi, lalu cocokkan antara saldo dengan jumlah uang yang sudah tercatat pada pembukuan untuk setiap harinya dalam memastikan bahwa tidak ada lagi yang terselip. Jangan lupa untuk mencatatkan segala saldo hutang dan berbagai asset tetap yang masih Anda miliki. Sebaiknya, lakukan pencatatan keuangan dengan menggunakan sistem komputer untuk lebih memudahkan Anda dalam melakukannya.

3. Memisahkan Antara Uang Pribadi dan Bisnis.

Hanya karena bisnis Anda masih terbilang “kecil”, maka bukan berarti bahwa Anda boleh dengan seenaknya sendiri untuk menggabungkan antara keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Jika hal itu sudah Anda dilakukan, maka Anda akan semakin kesulitan untuk membedakan antara keuangan pribadi dan keuangan bisnis. Kontrol terhadap pemasukan dan pengeluaranpun akan semakin lebih membingungkan. Dan akibatnya, keuangan pribadi akan semakin banyak yang digunakan untuk kepentingan dari usaha Anda. Maka sebaiknya, bukalah rekening baru yang hanya khusus untuk menyimpan segala dana yang sudah terkait dengan bisnis UKM Anda. Namun pada sisi lainnya, Anda juga harus lebih disiplin dalam menerapkan pemisahan antara keuangan untuk keperluan pribadi dan juga untuk kebutuhan bisnis. Anda harus tetap berhati-hati dalam mengelola keuangan pribadi Anda.

4. Memantau Perputaran Arus Kas Bisnis.

Sebagai seorang pemilik bisnis UKM, maka tentu saja Anda menginginkan agar bisnis Anda untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar dari sebelumnya. Meskipun demikian, pengelolaan keuangan bukan hanya sekedar tentang keuntungan semata, namun juga untuk mengelola hutang sampai dengan persediaan produk yang Anda jual. Memiliki pembukuan yang baik juga harus diimbangi dengan perputaran arus kas yang tetap lancar. Putaran arus kas akan semakin melambat ketika termin penjualan kredit menjadi lebih lama daripada pembelian persediaan untuk penjualannya atau ketika Anda harus menyimpan persediaan barang-barang dagangan. Maka usahakan agar termin penjualan kredit Anda selalu tetap sama dengan pembelian kredit Anda. Tekan tingkat persediaan agar mampu memenuhi pesanan tanpa harus membebani keuangan bisnis Anda.

5. Menyiapkan Dana Darurat.

Tentunya tidak ada yang mampu memprediksikan masa depan dari bisnis UKM milik Anda. Bisnis yang saat ini sedang Anda jalankan, bisa saja mengalami hal-hal buruk yang tidak terduga sebelumnya di kemudian hari. Misalnya omzet penjualan tanpa terasa yang menjadi semakin menurun atau terjadinya musibah lain. Maka hal-hal seperti itulah mengapa sangat penting bagi Anda untuk menyiapkan dana cadangan (dana darurat), yang hanya boleh untuk digunakan ketika Anda sudah benar-benar membutuhkannya. Jadi jika mengalami kerugian, maka bisnis UKM Anda tidak akan langsung collaps (bangkrut). Dana darurat juga bisa untuk mengurangi beban pada saat bisnis UKM Anda sedang mengalami masa-masa tersulitnya.

Nah, itulah beberapa tips tentang bagaimana dalam pengelolaan keuangan bisnis UKM yang masih bisa Anda terapkan pada bisnis UKM milik Anda. Semoga tips tersebut dapat semakin membantu Anda dalam mengembangkan bisnis UKM dan keuntungan yang akan masukpun bisa semakin bertambah lebih besar. Jika memang dirasa sangat perlu, maka rekrutlah orang lain yang memang benar-benar ahli dalam bidang finansial untuk membantu Anda dalam mengatur pembukuan dari bisnis UKM Anda.

Pencatatan keuangan bagi bisnis UKM akan sangat membantu Anda dalam hal pengelolaan keuangan bisnis. Apabila anda ingin membuat laporan keuangan dari system software accounting dan pembuatan SOP keuangan di perusahaan, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 atau 081-8521172. Tim kami siap membantu! Terima kasih.

GD Star Rating
a WordPress rating system