Previous Next

Jul 01

BEBERAPA BISNIS RITEL MODERN YANG SEDANG BERKEMBANG SAAT INI BERDASARKAN CIRI-CIRI TERTENTUNYA

Berbisnis ritel terutamanya adalah jenis ritel modern merupakan bentuk aktivitas bisnis yang lebih banyak melibatkan penjualan barang-barang secara langsung kepada para konsumen akhir. Pada perkembangannya, untuk saat ini bisnis ritel modern di Indonesia sudah mulai melakukan berbagai transformasi dari jenis bisnis ritel yang awalnya masih bersifat tradisional untuk menuju kepada jenis bisnis ritel modern. Perkembangan dari jenis bisnis ritel modern di Indonesia yang sudah semakin banyak pada hampir diseluruh wilayah di Indonesia. Dan hal itu memang sudah dapat terlihat dari semakin banyaknya toko-toko ritel modern yang telah membuka cabangnya pada berbagai wilayah di Indonesia.

Jenis perusahaan ritel modern secara umum dapat dikategorikan berdasarkan ciri-ciri tertentu berikut, yaitu:

1. Toko Diskon (Discount Stores).

Merupakan jenis toko ritel modern pengecer yang menjual berbagai macam jenis barang-barang kebutuhan dengan harga yang sedikit lebih murah dan mampu memberikan pelayanan minimum.

2. Toko Khusus (Speciality Stores).

Adalah sejenis toko eceran yang telah menjual barang–barang dari jenis lini produk tertentu saja yang lebih bersifat spesifik.

3. Departemen Stores.

Adalah sejenis toko eceran yang berskala lebih besar dengan cara pengelolaannya yang telah terpisah-pisah dan sudah terbagi menjadi bagian-bagian dari departemen–departemen yang telah menjual bermacam-macam jenis barang-barang yang juga berbeda–beda.

4. Toko Swalayan (Convenience Stores).

Berupa pengecer yang telah menjual jenis dari item-item produk yang lebih terbatas, dan bertempat yang lebih nyaman dengan jam buka yang jauh lebih panjang.

5. Toko Katalog (Catalog Stores).

Merupakan suatu jenis toko yang lebih banyak untuk memberikan berbagai informasi produk melalui media katalog yang telah dibagikan terhadap para konsumen yang lebih potensial untuk membelinya.

6. Toko Cabang (Chain Stores).

Merupakan pihak pengecer yang memiliki lebih dari satu gerai dan sudah dimiliki oleh perusahaan yang sama.

7. Supermarket.

Merupakan jenis toko eceran yang telah menjual berbagai macam jenis produk makanan dan juga sejumlah kecil dari produk non-makanan dengan sistem konsumen yang melayani dirinya sendiri dari (toko swalayan).

8. Hypermarkets

Merupakan sejenis toko eceran yang menjual berbagai jenis barang-barang kebutuhan dalam jumlah yang sangat besar atau bisa lebih dari 50.000 item dan sudah mencakup banyak sekali jenis produk. Hypermarket merupakan gabungan antara retailer toko diskon dengan jenis hypermarket.

9. Minimarket.

Merupakan sejenis toko kelontong modern yang menjual segala macam jenis barang dan makanan, namun juga tidak sebesar dan selengkap seperti halnya supermarket dan hypermarket. Namun untuk jenis minimarket juga sudah menerapkan sistem seperti swalayan.

Terdapat tiga hal pokok yang harus lebih diperhatikan dalam menjalankan jenis usaha toko ritel modern, yaitu:

1. Dalam berbisnis ritel modern, orang-orang yang ingin membuka toko ritel modern tidak bisa selalu melakukan segala pekerjaan tersebut sendirian, maka dari itu dibutuhkan adanya seorang manajer yang lebih handal dan cukup mampu dalam mengerjakan pekerjaannya sesuai dengan ekspektasi dari pengusaha.

2. Harus ada konsep yang lebih jelas dan lebih terarah tentang jenis usaha ritelnya seperti apa dan dengan menggunakan sistem yang lebih bagus baik dalam hal manajemen maupun yang berasal dari rantai produksi agar bisa dipastikan sampai langsung ke tangan para konsumen. Selain itu perusahaan juga harus memiliki sistem penjualan yang lebih efektif dan cukup efisien, terutamanya adalah dalam hal mempromosikan agar pesan dari brand Anda dapat tersampaikan dengan lebih baik kepada para calon konsumen.

3. Yang terakhir adalah memperhatikan harga dari suatu produk ritel modern harus tetap dijaga agar tetap dapat menjadi lebih kompetitif, dan tidak sampai terpaut jauh dengan yang berada di pasaran. dan para pengusaha juga harus mampu untuk mengisi celah atau dengan cara-cara yang belum pernah terpikirkan untuk dimanfaatkan oleh para kompetitor atau para pesaing lainnya. Mereka harus mampu dalam melakukan hal-hal yang belum pernah dilakukan tersebut dengan lebih baik dan mendapatkan hasil yang juga baik pula.

Itulah sedikit penjelasan singkat seputar beberapa kategori dari jenis-jenis bisnis ritel modern yang sedang berkembang saat ini berdasarkan dari ciri-ciri tertentunya. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, apabila anda membutuhkan informasi terkait artikel di atas dan membutuhkan bimbingan dalam mendirikan Ritel modern atau grosir modern, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke kami 081-8521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Jun 11

MENGENAL MACAM-MACAM KATEGORI BISNIS E-COMMERCE YANG SEDANG BERKEMBANG PESAT DI INDONESIA

Saat ini konsultan bisnis Surabaya akan membahas mengenai Bisnis e-commerce. Biasanya pada saat kita mendengar kata e-commerce, maka yang akan muncul di pikiran kita adalah berupa bisnis jual-beli yang banyak dilakukan melalui media online saat ini. Bisnis e-commerce sebenarnya tidak hanya mencakup tentang penjualan ditoko-toko online saja, namun lebih daripada itu bisnis e-commerce bisa juga dikelompokkan menjadi beberapa macam kategori berdasarkan layanan yang telah diberikan oleh penyedia dari layanan e-commerce tersebut.

Bisnis e-commerce di Indonesia sendiri dapat dikelompokkan ke dalam lima macam kategori yang saling berlainan, bagi Anda yang ingin lebih mengenal dengan lebih jauh tentang beberapa kategori dari bisnis e-commerce ini, maka berikut ini merupakan lima macam kategori dari jenis bisnis e-commerce, yaitu:

1. Kategori e-commerce jenis iklan baris.

Kategori e-commerce jenis iklan baris atau classifieds ini merupakan bentuk dari e-commerce yang paling sederhana diantara kategori jenis yang lain. Ciri utama dari bisnis ini adalah:

• Penyedia layanan e-commerce tidak akan langsung terlibat dalam proses jual belinya. Pihak e-commerce hanya menyediakan media sebagai sebuah perantara untuk mempertemukan antara si penjual dan pembeli.
• Orang yang nantinya akan menjual barangnya dapat langsung memasang iklannya kapan saja dan dimana saja.
• Keuntungan yang akan diperoleh oleh penyedia jasa layanan e-commerce ini adalah melalui iklan-iklan premium yang telah dipasang pada website yang sudah terdaftar.

Salah satu dari bisnis e-commerce yang menerapkan bisnis jenis ini adalah OLX, yang sebelumnya bernama tokobagus yang merupakan kategori dari bisnis e-commerce terlama di Indonesia. Selain OLX selanjutnya ada Kaskus FJB dimana Kaskus tidak mengharuskan baik penjual atau pembelinya untuk menggunakan fasilitas transaksi yang telah disediakan (misalnya rekening bersama). Kebanyakan para pelaku bisnis dari Kaskus FJB telah menerapkan sistem cash on delivery (COD). Jenis e-commerce seperti ini biasanya lebih sering digunakan oleh penjual yang hendak menawarkan barangnya dengan jumlah yang sangat terbatas atau berupa barang-barang bekas saja.

2. Kategori Customer to Customer (C2C).

Perbedaan antara bisnis C2C (customer to customer) dengan kategori jenis e-commerce iklan baris adalah selain penjual dapat juga mempromosikan produknya, pihak dari e-commerce juga menyediakan fasilitas untuk pembayaran dalam bertransaksi online. Inilah yang kemudian menjadi sebagai cirri khas yang lebih menonjol dalam berbisnis C2C, dimana si penyedia jasa memberikan fasilitas rekening dari pihak ketiga atau escrow. Escrow merupakan penghubung utama diantara e-commerce penjual dengan pembeli.

Jika pembeli sudah memilih suatu produk dan telah memutuskan untuk membelinya, maka pembeli akan melakukan pembayaran melalui transfer kepada pihak escrow. Setelah pihak escrow melakukan verifikasi penerimaan dana, maka penjual akan mengirimkan order pembelian. Dan setelah pembeli menerima barang yang sudah dipesan dan melakukan konfirmasi, maka pihak escrow akan melanjutkan pembayarannya kepada si penjual. Menggunakan fasilitas escrow cukup menjamin keamanan dalam bertransaksi e-commerce ini dan jika ternyata barang yang sudah dibeli bermasalah, maka akan dilakukan pengembalian dana kepada si pembeli. Seperti contoh pelaku e-commerce yang telah menerapkan sistem seperti ini adalah dari Tokopedia. Keuntungan e-commerce yang didapatkan dari iklan premium serta komisi jasa dari escrow.

3. Shopping Mall.

Jenis bisnis e-commerce dengan konsep seperti Shopping Mall ini tidak ubahnya dengan C2C. Namun yang membedakan diantara keduanya adalah dari pihak penjual pada e-commerce tersebut. Layaknya sebuah mall offline, e-commerce shopping mall seperti ini lebih banyak digunakan oleh tenant atau vendor yang sudah memiliki brand (merek) yang cukup kuat di pasar, baik lokal maupun internesional. Vendor yang hendak bergabung harus melalui proses verifikasi yang sangat ketat. Keuntungan yang bisa didapat dari piihak e-commerce adalah melalui komisi yang akan didapatkannya dari vendor dengan brand ternama tersebut. E-commerce di Indonesia dengan konsep seperti ini misalnya adalah Matahari Mall.

4. Kategori Business to Consumer.

E-commerce yang termasuk ke dalam kategori seperti ini yang lebih berfokus kepada penjualan produk milik perusahaan dari e-commerce itu sendiri. Semua keuntungan yang telah dihasilkan dari penjualan produk akan langsung masuk kepada perusahaan tersebut. Untuk saat ini e-commerce business to consumer sudah mulai berkembang di Indonesia (meskipun belum menyeluruh). Tentu saja untuk mengembangkan bisnis seperti ini juga tidak mudah, karena membutuhkan adanya modal yang sangat besar dan sistem penjualan serta pasokan barang-barangnya juga harus dilakukan sendiri oleh penyedia e-commerce tersebut. Seperti contoh e-commerce dengan konsep yang termasuk ke dalam kategori seperti ini adalah Lazada yang juga menggunakan sistem seperti C2C yang menerima penjual mandiri yang mampu dalam menjamin ketersediaan barang-barangnya namun juga menggunakan kategori business to customer.

5. Kategori Toko Media Sosial.

Seiring dengan perkembangan media sosial yang sudah semakin populer, maka semakin memicu untuk munculnya potensi-potensi lain yang bisa saja dimanfaatkan dari media tersebut. Beberapa perusahaan e-commerce atau mandiri yang membangun bisnisnya dengan diawali dari media sosial. Jenis media sosial yang sampai saat ini masih sangat banyak digunakan untuk jenis bisnis seperti ini adalah Facebook. Namun untuk beberapa waktu terakhir dari media online lainnya seperti Instagram dan Twitter juga sudah mulai banyak digunakan untuk kepentingan bisnis e-commerce seperti ini. Salah satu kelebihan dari jenis medsos shop ini adalah dengan memanfaatkan begitu banyaknya para pengguna dari sosmed serta berbagai kemudahan dalam membuat serta mengaksesnya dengan gratis.

Dengan lebih mengenal dari beberapa bentuk bisnis e-commerce yang sudah ada saat ini, maka akan dapat semakin menambah wawasan bagi Anda sekalian yang sedang berencana untuk memulai berbisnis online. Selain itu dengan memilih sendiri jenis (kategori) e-commerce yang lebih tepat sebagai penunjang penjualan dari bisnis Anda, maka akan semakin mendorong bisnis Anda untuk menjadi semakin berkembang besar lagi dari sebelumnya. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian, terimakasih dan salam sukses.

GD Star Rating
a WordPress rating system

Jun 09

MENGENAL MANAJEMEN BISNIS DAN APA SAJA MANFAATNYA DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI DARI SEBUAH BISNIS

Dalam menjalankan sebuah bisnis tentunya tidak pernah bisa terlepaskan dari yang namanya mengalami beberapa permasalahan vital bisnis, seperti permasalahan dalam hal produksi, tersendatnya proses pemasaran dan penjualan. Dimana masalah-masalah tersebut yang seringkali terjadi dan biasanya adalah karena dipengaruhi oleh sistem manajemen bisnis yang terlalu buruk.

Manajemen bisnis yang terlalu buruk juga dapat mengakibatkan proses operasional bisnis yang sedang dijalankan menjadi lebih kacau bahkan akan beresiko besar untuk mengakibatkan terjadinya kerugian bagi perusahaan. Sebagai seorang pelaku bisnis, setidaknya Anda memang harus memahami akan betapa pentingnya untuk mengenal secara lebih mendalam tentang sistem manajemen bisnis dengan tujuan agar dapat meminimalkan hal-hal diluar dugaan yang dapat menjadi semakin buruk yang dapat terjadi pada bisnis Anda. Sehingga, secepatnya akan dapat menemukan adanya sebuah solusi dari permasalahan tersebut dengan lebih efektif dan efisien dan dapat terhindarkan dari terjadinya permasalahan yang jauh serius seperti halnya mengalami kerugian yang lebih fatal bagi bisnis Anda saat ini.

Karena itulah sangat penting artinya untuk lebih mengenal dan memahami tentang apa saja manfaat-manfaat yang bisa didapatkan dari penerapan sistem manajemen bisnis:

1. Untuk membantu dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan tentang adanya berbagai ancaman dari dalam dan luar bisnis Anda.

Sebagai seorang pelaku bisnis, Anda juga harus mampu untuk berfikir tentang banyak hal. Termasuk juga tentang berbagai ancaman atau berupa resiko-resiko yang nantinya akan dihadapi dan bagaimana solusi yang terbaik untuk permasalahan tersebut. Dimana untuk mengatasi permasalahan seperti ini salah satu solusinya adalah dengan menerapkan sistem manajemen bisnis yang baik dan benar. Sehingga, ketika muncul berbagai ancaman-ancaman terhadap bisnis yang saat ini sedang dijalankan. Maka seorang pebisnis tidak perlu lagi harus merasa khawatir, karena sebelumnya sudah menyiapkan berbagai rencana cadangan atau berupa solusi lain untuk menghindari berbagai permasalahan tersebut.

2. Sangat membantu dalam meningkatkan kinerja operasional bisnis.

Salah satu manfaat lain dari menerapkan sistem manajemen bisnis ini adalah untuk membantu dalam meningkatkan kinerja dan menjalankan operasional bisnis. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa manajemen bisnis akan mampu memberikan berbagai dampak yang lebih positif bagi perkembangan bisnis Anda, sehingga secara tidak langsung akan cukup mampu dalam meningkatkan kinerja operasional dari bisnis Anda. Dengan adanya peningkatan dari kondisi tersebut, maka juga akan semakin membantu Anda dalam mengembangkan bisnis yang saat ini sedang Anda jalankan.

3. Cukup membantu dalam menyusun berbagai strategi bisnis.

Strategi bisnis memang sangat penting dalam upaya pengembangan bisnis untuk kedepannya. Yang mana hal-hal seperti ini memang sangat berguna untuk mengatasi maupun untuk meminimalkan terjadinya berbagai permasalahan-permasalahan yang terjadi secara tiba-tiba tanpa pernah disadari oleh si pebisnis itu sendiri. Seperti contoh, dalam menyusun strategi untuk melakukan strategi pemasaran barang, maka seorang pebisnis akan segera mencari dan secepat mungkin untuk menemukan sebuah solusi dari berbagai permasalahan yang mungkin saja dapat menghambat berjalannya strategi pemasaran tersebut dan segera menemukan cara untuk pencegahan agar bisnis yang sedang dijalankan tidak sampai terjadi kerugian karena akibat dari strategi pemasaran yang masih kurang tepat tersebut.

4. Membantu dalam mengalokasikan sumber-sumber daya, dana dan waktu.

Manajemen bisnis memang seringkali terkait dengan tentang bagaimana dalam mengatur berbagai hal seperti dalam mengatur sumber daya, dana dan waktu. Karena hal seperti itulah ketika seorang pebisnis memiliki sistem manajemen bisnis yang baik, maka juga akan mampu untuk membawa dampak yang baik pula kepada bagaimana cara untuk mengalokasikan sumber daya, dana dan waktu dengan baik. Sehingga segala kegiatan-kegiatan yang berhubungan langsung dengan bisnis yang nantinya akan dijalankan atau yang telah direncanakan akan dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien.

5. Membantu dalam menciptakan budaya dan perilaku bisnis yamg lebih positif.

Manfaat dan manajemen bisnis lainnya adalah dapat menciptakan budaya dan perilaku bisnis yang lebih positif karena dampak terbesar dari sistem manajemen bisnis yang baik dan benar adalah seperti: membantu dalam mengintegrasikan antara perilaku pebisnis pada suatu organisasi perusahaan, mendorong pebisnis untuk berfikir lebih positif dimasa mendatang, menjadikan para pebisnis untuk semakin kooperatif, meningkatkan kedisiplinan dan formalitas pada manajemen bisnis serta banyak lagi hal-hal positif lainnya. Maka dari itu, sangat tidak mengherankan jika manajemen bisnis seperti ini memiliki dampak yang begitu besar untuk kesuksesan sebuah bisnis yang sedang dijalankan.

6. Membantu dalam menyusun target-target kerja

Selain akan dapat membantu dalam menciptakan budaya dan perilaku bisnis yang lebih positif, manajemen bisnis juga dapat membantu dalam hal menyusun target-target kerja. Maksud dari target kerja ini adalah berkaitan dengan segala kegiatan-kegiatan yang nantinya akan dijalankan berserta berbagai prioritas dari kegiatan bisnis. Sehingga ketika seorang pelaku bisnis yang mampu menerapkan atau memiliki manajemen bisnis yang baik dan benar, maka segala proses dari berbagai kegiatan yang berada dalam bisnis akan mampu terselesaikan dengan tepat waktu dan dapat sesuai dengan target yang diharapkan oleh perusahaan.

7. Cukup membantu dalam mempertahankan eksistensi sebuah bisnis.

Manajemen bisnis yang baik dan benar secara tidak langsung akan mampu mempertahankan eksistensi dari bisnis tersebut. Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa dunia bisnis akan selalu ada yang namanya persaingan yang saat ini sudah menjadi semakin ketat yang menjadikan seorang pebisnis harus melakukan strategi khusus agar dapat mengatasi hal-hal seperti itu. Dan salah satu caranya adalah dengan menerapkan atau memiliki sistem manajemen bisnis yang lebih baik dan benar yang setiap tahunnya selalu mengalami perombakan perbaikan-perbaikan sistem manajemen bisnisnya.

8. Membantu dalam menarik perhatian para konsumen.

Para konsumen bukan hanya akan dapat merasa tertarik dengan kualitas dari barang atau jasa yang telah Anda tawarkan, namun juga mereka dapat merasa tertarik karena manajemen bisnis yang baik dan benar dari bisnis Anda. Hal itu bisa terjadi karena konsumen juga mampu menilai sendiri baik tidaknya sebuah sistem manajemen dari sebuah bisnis. Karena ketika suatu bisnis memiliki manajemen yang baik juga akan sangat berdampak besar dengan bagaimana strategi bisnis yang mereka jalankan, misalnya seperti strategi pemasaran. Pada saat melakukan proses pemasaran, maka seorang pebisnis akan sangat berkaitan dengan para konsumen. Jika sebuah bisnis mampu memberikan pelayanan pemasaran dengan baik, maka hal itu akan semakin menarik perhatian dan minat dari para konsumen untuk membeli atau menggunakan produk yang Anda tawarkan.

Pada dasarnya memahami manajemen bisnis memiliki arti yang sangat penting dan sudah menjadi sebuah keharusan bagi seorang pebisnis dalam memahami betapa pentingnya untuk lebih mengenal tentang apas aja manfaat-manfaat sebenarnya dari menerapkan sistem manajemen bisnis yang baik dan benar serta sesuai dengan prosedur-prosedur yang telah ditetapkan. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, apabila bapak ibu membutuhkan informasi terkait hal tersebut diatas, serta membutuhkan bimbingan dalam hal terkait bisnis seperti : pembuatan SOP manajemen perusahaan, setp up pemasaran, membutuhkan software accounting, membutuhkan HRD dan rekrutment level manager dan lainnya, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke 081-8521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system