Previous Next

Sep 01

HOW TO A SUCCESSFUL PROFESSIONAL IN B TO B SELLING

HOW TO A SUCCESSFUL PROFESSIONAL IN B TO B SELLING

Masih banyak tenaga penjual yang mengira bahwa teknik penjualan business to business (B2B) sama dengan teknik penjualan yang sama dengan barang sehari-hari, padahal secara sifatnya sangat berbeda dalam hal proses, karakteristik klien, dan teknik menjualnya. Sehingga seringkali yang terjadi adalah gagalnya penawaran atau tidak terjadi repeat order di kemudian hari. Selain itu para tenaga penjualan juga tidak dilengkapi dengan wawasan dan pengetahuan lebih lanjut mengenai penjualan B2B sehingga kadang memerlukan waktu yang lama untuk mempelajarinya sendiri dengan proses trial and error. Oleh karena itu, modul ini dibuat untuk membantu para tenaga penjualan untuk lebih efektif dalam melakukan penjualan B2B. Dimana harapannya dalam modul ini para tenaga penjualan akan juga memahami bagaimana cara membuat penawaran B2B yang menarik, teknik negosiasi yang baik, juga cara membina hubungan jangka panjang yang baik dengan klien kita.

Materi Pelatihan:
1. Perbedaan penjualan B2B dan penjualan B2C:
Modul ini akan membahas pengertian penjualan B2B dan perbedaannya dengan penjualan yang biasa atau yang berorientasi pada pelanggan (B2C). Dengan demikian para tenaga penjualan dapat memahami bagaimana menghadapi tantangan dan dinamika yang ada di sistem penjualan B2B.
2. Memahami karakteristik pelanggan B2B:
Pada modul ini, para tenaga penjualan akan ditunjukkan tentang cara mengenali tipe dan kondisi terupdate dari klien dan organisasi yang sedang dihadapi, termasuk kebutuhan dan keinginan yang paling dalam dari klien yang akan mempengaruhi proses penjualan B2B.
3. Memahami proses penjualan B2B:
Modul ini akan membahas bagaimana tahapan-tahapan yang dilalui oleh seorang tenaga penjualan B2B, serta peran dan tantangan dari masing-masing bagian yang ada di dalam organisasi klien sehingga proses pendekatan yang dilakukan lebih dapat berhasil.
4. Menjadi tenaga penjualan B2B yang efektif:
Pada modul ini, para tenaga penjualan akan mengetahui bagaimana sebaiknya sifat dan aspek pribadi yang perlu dimiliki oleh seorang tenaga penjualan B2B yang baik sehingga dapat lebih efektif dalam melakukan negosiasi dan closing terhadap klien.
5. Membuat penawaran penjualan B2B yang baik:
Modul ini membahas tentang alternatif-alternatif penawaran yang dapat dibuat oleh tenaga penjual B2B sehingga menarik di mata klien dan dipertimbangkan lebih lanjut sehingga memiliki peluang berhasil dari proses negosiasinya lebih besar.
6. Teknik Negosiasi Penjualan B2B:
Modul ini akan membahas bagaimana cara melakukan teknik negosiasi win-win dalam melakukan penjualan B2B berdasarkan tipe klien yang dihadapi. Para tenaga pejualan juga akan mengenali faktor-faktor yang akan berpengaruh terhadap efektifitas proses negosiasi.

Daftar : Hubungi 081-8521172, 081-252-982900 (wa), 0813-3309-9915 (wa)

Langsung daftar 3 Orang @  Rp 1.500.000,-

GD Star Rating
loading...

Agu 29

BEBERAPA DASAR PANDUAN AGAR BISA SUKSES DALAM MEMBANGUN BISNIS TOKO OLEH-OLEH KHAS DARI SUATU DAERAH

Apkah Anda merasa bingung ingin berbisnis seperti apa dan pada sektor yang bagaimana? Dari sekian banyaknya pilihan-pilihan bidang/jenis-jenis bisnis yang menyebabkan Anda merasa semakin kebingungan untuk memilihnya, maka sekarang bagaimana jika Anda mencoba untuk berbisnis dengan konsep yang tidak terlalu rumit, sederhana namun cukup menjanjikan? Seperti apa bisnis tersebut? Maka berbisnis toko oleh-oleh adalah jawaban yang patut Anda perhitungkan sebelum Anda akan memutuskan untuk beralih kepada bidang bisnis-bisnis lainnya.

Mengapa bisa demikian? Apakah Anda ingin tahu alasannya? Sebenarnya, alasannya cukup sederhana saja, karena berbisnis toko oleh-oleh khas dari suatu daerah juga bisa berpotensi besar untuk memperoleh profit yang lumayan menjanjikan dan juga sedang menjadi sebuah trend yang banyak berkembang di masyarakat akhir-akhir ini.

Hal seperti itu juga sudah terlihat sangat jelas dari semakin maraknya public figure yang sudah mulai banyak melirik jenis bisnis seperti ini. Mulai dari jenis oleh-oleh yang berbentuk kue atau berupa makanan khas dari sebuah daerah/kota tertentu. Pastinya menyaksikan hal seperti itu juga akan menjadikan Anda ingin ikut serta dalam menekuni bidang bisnis seperti ini bukan! Dan karena alasan itulah, maka berikut ini akan dijelaskan tentang bagaimana caranya agar Anda bisa sukses dalam berbisnis toko oleh-oleh khas dari suatu daerah.

1. Siapkan permodalan yang Anda rasa sudah cukup untuk bisa memulainya.

Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan dan harus dilakukan adalah menyiapkan modal yang cukup jika Anda ingin membuka bisnis toko oleh-oleh seperti ini. Dalam tahap ini jangan merasa langsung pusing terlebih dahulu jika mendengar kata “modal”, karena sebenarnya untuk memulai bisnis seperti inipun tidak terlalu membutuhkan modal yang besar. Cukup sediakan saja modal yang dirasa sudah cukup dan sesuai dengan konsep dari jenis bisnis toko oleh-oleh khas daerah milik Anda ini. Perhitungkan estimasi permodalan yang tepat juga akan menjadi salah satu faktor terpenting dalam menjalankan bisnis oleh-oleh khas daerah tersebut untuk kedepannya.

2. Memilih lokasi yang pas dan dengan posisi yang tepat.

Setelah memiliki modal yang cukup, lalu apa langkah selanjutnya? Langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah untuk memilih lokasi yang pas dan dengan posisi yang tepat. Definis tepat disini memang terkadang terlalu ambigu bagi anggapan beberapa orang. Namun sederhananya adalah lokasi yang harus mampu dalam menunjang dan benar-benar sesuai dengan kriteria dari jenis bisnis milik Anda tersebut.

Jika jenis bisnis yang ingin Anda jalankan adalah berupa toko oleh-oleh khas dari suatu daerah, maka pilihlah lokasi yang terdekat dengan terminal atau tempat-tempat kedatangan dan perginya para wisatawan. Hal ini tentunya adalah sebagai pendukung utama untuk meningkatkan jumlah kunjungan para pelanggan (khususnya para wisatawan) untuk pergi ke toko oleh-oleh khas suatu daerah milik Anda. Sesuatu yang pastinya akan semakin mendatangkan pendapatan yang cukup banyak, apalagi jika sudah menjelang masa musim-musim liburan, pastinya jumlah omset yang akan bisa Anda dapatkan juga akan semakin berlipat-lipat ganda dari hari-hari biasanya.

3. Bekerjasama dengan agen/travel perjalanan.

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi jika bekerjasama dengan agen-agen perjalanan adalah salah satu cara terbaik untuk bisa sukses dalam menjalankan bisnis toko oleh-oleh khas suatu daerah ini. Alasan sudah jelas, yaitu karena agen perjalanan ini juga seringkali malah mengarahkan para wisatawan tersebut untuk mengunjungi berbagai tempat-tempat dari suatu daerah yang mereka inginkan, terlebih lagi adalah untuk toko oleh-oleh khas dari suatu daerah. Mulai dari tempat-tempat liburan strategis, tempat makan, sampai tentunya yang tidak boleh untuk ketinggalan adalah kunjungan ke toko oleh-oleh khas daerahnya.

Jika Anda sudah mampu melakukan deal kerjasama dengan pihak agen perjalanan yang tentunya juga harus saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, maka sudah pasti akan menjadikan toko oleh-oleh khas suatu daerah milik Anda akan semakin ramai dikunjungi banyak pelanggan, khususnya adalah dari kalangan wisatawan. Hanya saja Anda juga harus lebih jeli dan tetap berhati-hati dalam memilih agen-agen perjalanan untuk dijadikan sebagai rekanan bisnis. Sudah terlalu banyak kasus tentang agen-agen perjalanan yang seringkali melakukan tindakan kecurangan, sehingga semakin merugikan para partner yang sudah percaya dan bersedia untuk menjalin kerjasama dengan mereka.

4. Memilih salah satu public figure terkenal untuk dijadikan sebagai media promosi bisnis oleh-oleh khas suatu daerah milik Anda.

Berpromosi juga merupakan salah satu bagian terpenting dari sebuah bisnis untuk menyebarluaskan produknya. Berbagai macam tips dan trik promosi juga sebenarnya sah-sah saja untuk dilakukan. Namun dari sekian banyaknya trik tersebut, terdapat salah satu trik berpromosi yang sudah terbukti 95% akan diakui keberhasilannya.

Yaitu, dengan cara menggandeng salah satu public figure terkenal untuk dijadikan sebagai media promosi terbaik bagi toko oleh-oleh milik Anda. Dan pastinya akan selalu ada yang bertanya, apakah orang terkenal itu harus artis? Sebenarnya tidak juga, dan tidak perlu artis asalkan orang tersebut tergolong orang yang paling banyak dikenal oleh masyarakat luas, cukup berpengaruh dan banyak orang yang sudah mengetahui namanya yang bisa Anda pilih, seperti contohnya adalah: Gubernur/Wakil Gubernur dari suatu daerah, Artis Ibukota, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Memang benar, jika menggunakan trik seperti ini, maka Anda harus mengeluarkan dana yang lebih besar. Namun percayalah, bahwa hal ini juga akan tetap sebanding dengan keuntungan yang nantinya bisa Anda dapatkan. Mulai dari nama brand toko oleh-oleh khas suatu daerah milik Anda yang semakin menanjak naik dan semakin dikenal luas oleh banyak orang, khususnya dari kalangan wisatawan yang pernah berkunjung ke suatu dan datang ke toko oleh-oleh khas daerah milik Anda. Branding yang menjadi semakin lebih kuat dan juga sangat mudah diingat oleh banyak orang. Dan yang terpenting adalah hal itu akan semakin meningkatkan pendapatan Anda dalam periode waktu yang diinginkan.

Semoga dari beberapa point-point penting yang sudah dijelaskan seperti di atas tentang beberapa panduan agar bisa sukses dalam berbisnis toko oleh-oleh khas dari suatu daerah dapat bermanfaat bagi Anda sekalian. Setidaknya agar nantinya bisa dijadikan sebagai dasar panduan dalam memulai dan mewujudkan untuk bisa berbisnis toko oleh-oleh khas dari suatu daerah, seperti yang selama ini sudah Anda impikan. Apabila pembaca membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas, membutuhkan bantuan set up manajemen bisnis, software accounting, manajemen ritel, dan SOP mengenai operasional bisnis dan training-training penjualan, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
loading...

Agu 27

STRATEGI MENGEMBANGKAN BISNIS SKALA KECIL KE SKALA LEBIH BESAR

Membangun sebuah bisnis merupakan salah satu cara yang paling banyak dilakukan oleh seorang pebisnis dalam memulai atau mempertahankan bisnisnya ditengah semakin ketatnya persaingan saat ini. Bukan hanya itu saja, menjalankan sebuah bisnis sudah menjadi sebuah pilihan yang paling tepat dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya sehari-hari, baik dia yang sudah memiliki pekerjaan tetap (sebagai sampingan) maupun bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap (pebisnis mandiri).

Dalam berbisnis juga terdapat berbagai macam jenis bidang yang bisa dijalankan, seorang pebisnis biasanya dan memang sudah seharusnya untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan pasar pada saat itu dengan di sesuaikan keahlian atau bahkan hobi yang disenanginya saat ini. Karena jika membangun sebuah bisnis tanpa mampu menyesuaikan terlebih dahulu dengan hal-hal seperti itu, maka Anda akan menjadi semakin merasa kesulitan dalam hal menjalankan bisnis tersebut. Selain itu juga, menjalankan sebuah bisnis hanya berdasarkan seperti apa yang Anda sukai atau sudah sejak lama menjadi hobi Anda akan semakin menciptakan motivasi yang jauh lebih tinggi dalam menjalankannya.

Bisnis dengan skala kecil dari modal yang juga kecil sebenarnya tidak selalu akan menghasilkan pendapatan yang kecil juga, meskipun banyak sekali diantara pebsnis yang beranggapan bahwa modal yang terlalu kecil akan menjadikan bisnis berkembang lebih lama daripada bisnis yang sejak dari awal dibangun dengan modal yang lebih besar. Hal seperti itu juga sebenarnya tidak berpengaruh apapun dan lebih cenderung sama, antara bisnis yang bermodal besar dengan yang bermodal kecil.

Semua bisnis pada dasarnya memiliki kemungkinan untuk dapat berkembang dengan pesat asalkan bisa dikelola dengan baik, dan mampu meminimalkan berbagai resikonya. Sehingga hal-hal semacam ini juga tidak menjadi masalah yang terlalu berarti bagi seorang pebisnis yang saat ini sedang berusaha untuk membangun bisnisnya sendiri dengan skala yang terbilang masih sagnat kecil untuk bisa menuju ke skala yang lebih besar asalkan memiliki keinginan kuat untuk terus maju dan berkembang.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda coba jika Anda adalah seorang pebisnis yang ingin membangun bisnis skala kecilnya terlebih dahulu untuk menuju kepada bisnis dengan skala yang jauh lebih besar lagi.

1. Tetap berusaha untuk berfikir dengan lebih realistis.

Pada saat Anda ingin membangun atau telah menjalankan sebuah bisnis, maka sebaiknya para pebisnis harus mencoba untuk berfikir lebih realistis lagi. Seorang pebisnis harus mempelajari terlebih dahulu tentang bisnis seperti apa yang ingin dia bangun. Hindari untuk membangun bisnis dari skala kecil kepada skala yang lebih besar hanya berdasarkan bayangan semata tanpa membuat suatu perencanaan yang matang dan logis terlebih dahulu.

Juga jangan lupa untuk mempertimbangkan berbagai resikonya yang akan selalu menyertainya, jangan terlalu memaksakan jika tingkat resikonya terlalu besar. Meskipun jika Anda berani untuk mengambil resiko tersebut juga bisa saja sangat menguntungkan bagi Anda. Akan tetapi dengan cara berfikir lebih realistis dan teap logis akan sangat membantu Anda dalam mengurangi terjadinya kesalahan dalam melangkah kedepan, sehingga bisnis tersebut masih dapat berjalan dengan lancar dan masih berkemungkinan untuk bisa berhasil.

2. Mencari partner bisnis.

Membangun sebuah bisnis merupakan satu hal yang menyebabkan terjadinya berbagai resiko, untuk itulah, maka sebaiknya seorang pebisnis harus mencari partner yang bisa diajak bekerjasama untuk mengembangkan bisnis skala kecilnya menuju kepada skala yang lebih besar lagi. Dengan cara mencari partner bisnis baru, maka akan dapat membantu proses bisnis Anda agar dapat berjalan dengan lebih optimal, mulai dari dapat membantu untuk saling bertukar pikiran tentang strategi pemasaran yang paling tepat, menentukan target penjualan, sampai untuk memperluas jaringan relasi yang bisa sangat bermanfaat bagi bisnis Anda. Selain itu, adanya partner juga dapat membagi beban atau kerugian dengan bersama-sama, sehingga tentunya kerugian yang akan ditanggung juga menjadi tidak terlalu besar apabila dibandingkan dengan membangun bisnis sendiri tanpa adanya partner bisnis.

3. Mengetahui modal awal dari bisnis.

Membangun sebuah bisnis dari skala yang kecil menuju ke skala yang lebih besar lagi akan bisa berjalan dengan lancar jika sebelumnya seorang pebisnis sudah mempelajari dan mempersiapkan apapun kebutuhan-kebutuhan dari bisnis tersebut, seperti kebutuhan untuk membeli bahan baku, kebutuhan untuk produksi, biaya sewa lokasi, gaji para karyawan dan lain sebagainya. Karena sudah berkeinginan untuk membangun sebuah bisnis untuk menuju kepada skala yang lebih besar, maka secara otomatis berbagai kebutuhannyapun juga harus bisa dipenuhi dan juga akan menjadi semakin meningkat.

Sehingga dengan cara mengetahui modal awal atau segala biaya-biaya yang wajib dan dibutuhkan dengan jelas akan sangat membantu bagi seorang pebisnis dalam mempersiapkan segala sesuatunya dalam proses mengembangkan bisnisnya untuk menjadi lebih besar lagi. Selain itu juga, cara seperti ini secara otomatis akan semakin menekankan dan memperkecil terjadinya resiko kerugian (bangkrut) yang bisa terjadi kapan saja.

4. Menjaga kualitas produk dan layanan.

Yang paling ditekankan bagi yang ingin mengembangkan bisnisnya adalah tetap mampu menjaga dan terus menjunjung tinggi kualitas dari produk yang akan dihasilkan. Bukan hanya itu saja, seorang pebisnis juga harus mampu dalam menjaga sikapnya untuk melayani konsumen, karena hal seperti ini juga termasuk bertujuan untuk menjaga kualitas dari bisnis yang lebih positif. Meskipun terkadang kebutuhan juga semakin mendorong mereka untuk tetap menaikkan harga, namun untuk menjaga kualitas juga harus tetap dilakukan.

Seorang pebisnis dapat menawarkan harga standart dengan kualitas produk dan pelayanan terbaik agar mampu bersaing dengan para kompetitornya. Jangan merasa takut Anda akan merugi jika hanya lebih mementingkan kualitas dengan harga yang standart, karena konsumen sudah pasti akan lebih memperhitungkan dan mereka akan lebih memilih untuk menggunakan produk yang lebih berkualitas namun dengan harga standar yang bersaing.

5. Memanfaatkan penggunaan teknologi informasi.

Penggunaan teknologi informasi untuk saat ini memang sudah menjadi salah satu hal yang harus dilakukan pada saat membangun sebuah bisnis. Teknologi akan mampu semakin mempermudah proses bisnis yang nantinya akan dijalankan seperti halnya dengan melakukan penyimpanan data-data dengan lebih mudah, menggunakannya untuk mempromosikan bisnis dengan media sosial, dan masih banyak lagi hal-hal lainnya. Tentu saja dengan menggunakan teknologi informasi ini akan dapat membantu bisnis skala kecil Anda agar dapat semakin berkembang agar menjadi sebuah bisnis berskala besar dan mampu bersaing dengan para kompetitor Anda.

Demikianlah beberapa strategi tentang bagaimana cara untuk membangun bisnis yang sebelumnya masih berskala kecil untuk menuju kepada skala yang jauh lebih besar lagi. Sebagai seorang pebisnis, mengembangkan bisnisnya sangat perlu untuk dilakukan, selain akan mampu meningkatkan pendapatan juga dapat semakin menambah pengetahuan serta pengalaman Anda dalam dunia bisnis yang sebenarnya. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, awali pengembangan bisnis anda dengan system manajemen yang solid dengan pelengkap SOP finance & accounting, SOP operasional dan marketing, SOP logistic dan delivery, serta perangkat lunak software accounting. Jika pembaca membutuhkan bantuan terkait hal tersebut silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 atau 081-8521172. Kami siap membantu!

GD Star Rating
loading...