Previous Next

Agu 27

STRATEGI MENGEMBANGKAN BISNIS SKALA KECIL KE SKALA LEBIH BESAR

Membangun sebuah bisnis merupakan salah satu cara yang paling banyak dilakukan oleh seorang pebisnis dalam memulai atau mempertahankan bisnisnya ditengah semakin ketatnya persaingan saat ini. Bukan hanya itu saja, menjalankan sebuah bisnis sudah menjadi sebuah pilihan yang paling tepat dalam memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya sehari-hari, baik dia yang sudah memiliki pekerjaan tetap (sebagai sampingan) maupun bagi mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap (pebisnis mandiri).

Dalam berbisnis juga terdapat berbagai macam jenis bidang yang bisa dijalankan, seorang pebisnis biasanya dan memang sudah seharusnya untuk menyesuaikan diri dengan berbagai kebutuhan pasar pada saat itu dengan di sesuaikan keahlian atau bahkan hobi yang disenanginya saat ini. Karena jika membangun sebuah bisnis tanpa mampu menyesuaikan terlebih dahulu dengan hal-hal seperti itu, maka Anda akan menjadi semakin merasa kesulitan dalam hal menjalankan bisnis tersebut. Selain itu juga, menjalankan sebuah bisnis hanya berdasarkan seperti apa yang Anda sukai atau sudah sejak lama menjadi hobi Anda akan semakin menciptakan motivasi yang jauh lebih tinggi dalam menjalankannya.

Bisnis dengan skala kecil dari modal yang juga kecil sebenarnya tidak selalu akan menghasilkan pendapatan yang kecil juga, meskipun banyak sekali diantara pebsnis yang beranggapan bahwa modal yang terlalu kecil akan menjadikan bisnis berkembang lebih lama daripada bisnis yang sejak dari awal dibangun dengan modal yang lebih besar. Hal seperti itu juga sebenarnya tidak berpengaruh apapun dan lebih cenderung sama, antara bisnis yang bermodal besar dengan yang bermodal kecil.

Semua bisnis pada dasarnya memiliki kemungkinan untuk dapat berkembang dengan pesat asalkan bisa dikelola dengan baik, dan mampu meminimalkan berbagai resikonya. Sehingga hal-hal semacam ini juga tidak menjadi masalah yang terlalu berarti bagi seorang pebisnis yang saat ini sedang berusaha untuk membangun bisnisnya sendiri dengan skala yang terbilang masih sagnat kecil untuk bisa menuju ke skala yang lebih besar asalkan memiliki keinginan kuat untuk terus maju dan berkembang.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda coba jika Anda adalah seorang pebisnis yang ingin membangun bisnis skala kecilnya terlebih dahulu untuk menuju kepada bisnis dengan skala yang jauh lebih besar lagi.

1. Tetap berusaha untuk berfikir dengan lebih realistis.

Pada saat Anda ingin membangun atau telah menjalankan sebuah bisnis, maka sebaiknya para pebisnis harus mencoba untuk berfikir lebih realistis lagi. Seorang pebisnis harus mempelajari terlebih dahulu tentang bisnis seperti apa yang ingin dia bangun. Hindari untuk membangun bisnis dari skala kecil kepada skala yang lebih besar hanya berdasarkan bayangan semata tanpa membuat suatu perencanaan yang matang dan logis terlebih dahulu.

Juga jangan lupa untuk mempertimbangkan berbagai resikonya yang akan selalu menyertainya, jangan terlalu memaksakan jika tingkat resikonya terlalu besar. Meskipun jika Anda berani untuk mengambil resiko tersebut juga bisa saja sangat menguntungkan bagi Anda. Akan tetapi dengan cara berfikir lebih realistis dan teap logis akan sangat membantu Anda dalam mengurangi terjadinya kesalahan dalam melangkah kedepan, sehingga bisnis tersebut masih dapat berjalan dengan lancar dan masih berkemungkinan untuk bisa berhasil.

2. Mencari partner bisnis.

Membangun sebuah bisnis merupakan satu hal yang menyebabkan terjadinya berbagai resiko, untuk itulah, maka sebaiknya seorang pebisnis harus mencari partner yang bisa diajak bekerjasama untuk mengembangkan bisnis skala kecilnya menuju kepada skala yang lebih besar lagi. Dengan cara mencari partner bisnis baru, maka akan dapat membantu proses bisnis Anda agar dapat berjalan dengan lebih optimal, mulai dari dapat membantu untuk saling bertukar pikiran tentang strategi pemasaran yang paling tepat, menentukan target penjualan, sampai untuk memperluas jaringan relasi yang bisa sangat bermanfaat bagi bisnis Anda. Selain itu, adanya partner juga dapat membagi beban atau kerugian dengan bersama-sama, sehingga tentunya kerugian yang akan ditanggung juga menjadi tidak terlalu besar apabila dibandingkan dengan membangun bisnis sendiri tanpa adanya partner bisnis.

3. Mengetahui modal awal dari bisnis.

Membangun sebuah bisnis dari skala yang kecil menuju ke skala yang lebih besar lagi akan bisa berjalan dengan lancar jika sebelumnya seorang pebisnis sudah mempelajari dan mempersiapkan apapun kebutuhan-kebutuhan dari bisnis tersebut, seperti kebutuhan untuk membeli bahan baku, kebutuhan untuk produksi, biaya sewa lokasi, gaji para karyawan dan lain sebagainya. Karena sudah berkeinginan untuk membangun sebuah bisnis untuk menuju kepada skala yang lebih besar, maka secara otomatis berbagai kebutuhannyapun juga harus bisa dipenuhi dan juga akan menjadi semakin meningkat.

Sehingga dengan cara mengetahui modal awal atau segala biaya-biaya yang wajib dan dibutuhkan dengan jelas akan sangat membantu bagi seorang pebisnis dalam mempersiapkan segala sesuatunya dalam proses mengembangkan bisnisnya untuk menjadi lebih besar lagi. Selain itu juga, cara seperti ini secara otomatis akan semakin menekankan dan memperkecil terjadinya resiko kerugian (bangkrut) yang bisa terjadi kapan saja.

4. Menjaga kualitas produk dan layanan.

Yang paling ditekankan bagi yang ingin mengembangkan bisnisnya adalah tetap mampu menjaga dan terus menjunjung tinggi kualitas dari produk yang akan dihasilkan. Bukan hanya itu saja, seorang pebisnis juga harus mampu dalam menjaga sikapnya untuk melayani konsumen, karena hal seperti ini juga termasuk bertujuan untuk menjaga kualitas dari bisnis yang lebih positif. Meskipun terkadang kebutuhan juga semakin mendorong mereka untuk tetap menaikkan harga, namun untuk menjaga kualitas juga harus tetap dilakukan.

Seorang pebisnis dapat menawarkan harga standart dengan kualitas produk dan pelayanan terbaik agar mampu bersaing dengan para kompetitornya. Jangan merasa takut Anda akan merugi jika hanya lebih mementingkan kualitas dengan harga yang standart, karena konsumen sudah pasti akan lebih memperhitungkan dan mereka akan lebih memilih untuk menggunakan produk yang lebih berkualitas namun dengan harga standar yang bersaing.

5. Memanfaatkan penggunaan teknologi informasi.

Penggunaan teknologi informasi untuk saat ini memang sudah menjadi salah satu hal yang harus dilakukan pada saat membangun sebuah bisnis. Teknologi akan mampu semakin mempermudah proses bisnis yang nantinya akan dijalankan seperti halnya dengan melakukan penyimpanan data-data dengan lebih mudah, menggunakannya untuk mempromosikan bisnis dengan media sosial, dan masih banyak lagi hal-hal lainnya. Tentu saja dengan menggunakan teknologi informasi ini akan dapat membantu bisnis skala kecil Anda agar dapat semakin berkembang agar menjadi sebuah bisnis berskala besar dan mampu bersaing dengan para kompetitor Anda.

Demikianlah beberapa strategi tentang bagaimana cara untuk membangun bisnis yang sebelumnya masih berskala kecil untuk menuju kepada skala yang jauh lebih besar lagi. Sebagai seorang pebisnis, mengembangkan bisnisnya sangat perlu untuk dilakukan, selain akan mampu meningkatkan pendapatan juga dapat semakin menambah pengetahuan serta pengalaman Anda dalam dunia bisnis yang sebenarnya. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, awali pengembangan bisnis anda dengan system manajemen yang solid dengan pelengkap SOP finance & accounting, SOP operasional dan marketing, SOP logistic dan delivery, serta perangkat lunak software accounting. Jika pembaca membutuhkan bantuan terkait hal tersebut silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 atau 081-8521172. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Agu 18

STRATEGI MEMPERTAHANKAN KELANGSUNGAN HIDUP RITEL MODERN DARI SEMAKIN MENJAMURNYA TRANSAKSI BELANJA ONLINE (OLLSHOP)

Kali ini konsultan  bisnis  Denpasar sedang mengulas strategi bertahan di ritel modern menyambut era On line. Memulai sebuah usaha, dalam hal ini khususnya adalah dalam bidang usaha ritel modern nyatanya bukan hanya sekedar membutuhkan dukungan modal dan sumber daya saja. Karena untuk membangun suatu usaha tanpa memiliki dasar pertimbangan yang akurat juga dapat beresiko besar untuk berhenti/macet ditengah jalan. Apalagi jika usaha yang ingin didirikan tersebut adalah berupa bidang usaha ritel modern yang pengelolaan manajemennya juga tidak kalah rumitnya dengan jenis perusahaan manufakturing, diperlukan strategi khusus agar mampu bertahan.

Hal seperti ini juga semakin lebih mengkhawatirkan lagi karena saat ini fakta dilapangan menunjukkan bahwa sudah semakin banyaknya binsis ritel-ritel modern raksasa yang roboh ditengah jalan, seperti Ramayana dan Matahari yang harus rela menutup gerai-gerai miliknya yang menghasilkan sedikit sekali, bahkan tak kunjung menghasilkan laba, sehingga tidak mampu menutup biaya operasional dari cabang gerai tersebut dan alhasil keputusan untuk menutup geraipun harus dilakukan untuk menutup atau mengurangi segala biaya-biaya yang harus dikeluarkannya.

Belakangan ini, bidang usaha ritel-ritel modern di Indonesia memang sedang mengalami masa penurunan yang cukup signifikan. Tentunya terdapat berbagai macam dan jenis faktor yang menyebabkan hal-hal seperti ini harus terjadi, yaitu:

1. Gaya hidup malas.

Yang pertama dan yang paling mengkhawatirkan adalah tejadinya pergeseran dari gaya hidup masyarakat untuk semakin menuju ke arah yang jauh lebih modern dan praktis karena malas untuk pergi kemana-mana, yaitu dengan semakin beralihnya aktivitas mereka kepada aktivitas belanja online (online shop/ollshop) jika dibandingkan dengan keinginan untuk pergi membawa kendaraan pribadi dan bersusah payah mencari dan berebut tempat parkir di mall-mall dan pusat perbelanjaan atau sekedar berjalan kaki untuk menuju ke toko realnya secara langsung.

2. Pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bukan hanya dari Indonesia, pertumbuhan pada sektor ekonomi juga ikut-ikutan dalam menggencet usaha ritel-ritel modern di seluruh dunia. Hal itu juga yang kemudian menjadikan publik malah semakin ingin beralih kepada belanja sistem online jika dibandingkan harus ke toko ritel modern realnya. Pola hidup masyarakat yang semakin berubah ini disinyalir menjadi salah satu dampak terhebat dari kebangkrutan bisnis ritel modern di tanah air.

3. Produk yang kurang, bahkan tidak menarik bagi pelanggan.

Sebagian besar dari kalangan masyarakat yang sedikit demi sedikit mulai mengurangi kegiatannya untuk pergi ke toko ritel real mengatakan, bahwa produk dari toko real hanya produk yang itu-itu saja, tidak ada variasi baru. Dengan kata lain sudah sangat kuno dan tidak menarik lagi untuk membelinya. Jika dibandingkan dengan berbelanja ke toko-toko online yang produknya jauh lebih lengkap dan semakin lama semakin bertambah banyak variasi produknya. Karena alasan itulah, maka sangat dianjurkan kepada para pengusaha ritel-ritel modern untuk bisa berinovasi dengan lebih kreatif lagi.

3. Harga yang terlalu tinggi (bukan penyebab utama).

Toko ritel yang sudah memiliki nama dan didirikan di kawasan-kawasan perkotaan, khususnya adalah dipusat-pusat wisata dan perbelanjaan sudah pasti akan memasang harga yang relatif agak lebih tinggi dari harga normal, maklum saja karena biasanya mereka menang tempat/lokasi dan karena hal itulah maka harganya sedikit lebih mahal. Belum lagi jika pajak berapa persen yang harus dibebankan kepada para pembeli. Hal itu tentu saja semakin menjadikan pembeli merasa kapok dan tidak ingin lagi untuk datang kesana.

Strategi Untuk Tetap Mempertahankan Berdirinya Bisnes Ritel Modern Dari Berbagai Serangan Bisnis Online (E-Commerce):

1. Menyediakan produk-produk kebutuhan konsumen dengan lebih lengkap.

Kelengkapan dari sebuah produk menjadi salah satu alasan terpenting yang menjadi dasar seseorang untuk datang ke sebuah toko ritel modern. Karenanya, pastikan bahwa di toko Anda tidak sampai kekurangan stock barang-barang jenis apapun. Untuk menarik lebih banyak lagi konsumen, maka sebaiknya sediakan pula berbagai jenis produk-produk terbaru dari suatu brand yang saat ini sedang menjadi trend dimasyarakat, karena publik juga lebih menyukai sesuatu yang baru (fresh).

2. Harga yang kompetitif dan lebih terjangkau.

Harga merupakan salah satu faktor terpenting yang menjadi alasan dari sebuah usaha toko ritel modern semakin kalah telak dari pasar online shop. Karena di toko-toko online, konsumen dapat dengan begitu mudahnya untuk memilih harga yang paling terendah sesuai dengan keinginannya. Karena alasan itulah jika usaha ritel modern Anda agar dapat tetap berada pada posisi yang stabil, maka usahakan untuk memajang harga-harga yang lebih kompetitif dan tetap terjangkau untuk menarik minat dari para pembeli.

3. Mengupayakan peningkatkan kualitas pelayanan dengan berkelanjutan.

Kualitas pelayanan merupakan salah satu strategi terpenting dalam mempertahankan loyalitas dari para konsumen. Karena itu, ketika sedang melakukan proses perekrutan karyawan baru, terutamanya adalah untuk bagian depan (front office) yang akan langsung berhadapan dengan pelanggan, maka pastikan jika orang tersebut memang memilik kepribadian yang bisa ramah terhadap semua orang. Karena konsumen akan menjadi semakin malas untuk berkunjung ke toko ritel Anda jika pelayanannya saja sudah sok jutek dan acuh tak acuh seakan tidak terlalu peduli dengan para pelanggan.

4. Pemilihan lokasi yang lebih strategis.

Agar bisnis ritel modern yang nantinya akan Anda bangun dapat bertahan lebih lama di tengah semakin menjamurnya pusat-pusat perbelanjaan online yang begitu cepat, maka pemilihan lokasi yang lebih strategis juga harus tetap diperhatikan. Setidaknya untuk jenis toko yang sudah dibangun pada jarak maksimal adalah 5 Km dari lokasi pemukiman padat penduduk. Selain itu juga, pastikan bahwa toko ritel modern Anda tidak sampai berdiri terlalu mencolok dan berdekatan dengan toko ritel modern lain.

5. Berkolaborasi (Jaringan bisnis).

Pada era modern seperti sekarang ini, Anda bisa dengan mudahnya berkolaborasi dengan siapapun yang Anda inginkan. Misalnya saja dengan selebgram, blogger, dan juga dari social influencer untuk mempromosikan usaha ritel modern milik Anda saat ini. Meskipun untuk konsepnya sendiri adalah adalah berupa toko ritel modern real, namun jika ingin omset Anda semakin naik, maka Anda bisa menggunakan sosial media atau e-commerce juga untuk menjangkau pasar yang jauh lebih besar lagi.

Pepatah lama mengatakan bahwa “Mencegah masih lebih baik daripada harus mengatasi”. Jadi sebelum toko ritel modern Anda mengalami kebangkrutan yang lebih parah lagi, maka ada baiknya jika Anda langsung melakukan action sebelum akhirnya benar-benar terlambat bahwa toko ritel modern Anda harus rela untuk ditutup (bangkrut). Jika anda ingin bertahan dan toko ritel anda selalu dikunjungi pelanggan, dan membutuhkan manajemen ritel modern, mulai SOP operasional, SOP finance dan accounting sampai dengan software accounting dan program promosi ritel modern. Silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 0818521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Agu 13

BEBERAPA TEHNIK YANG HARUS DILAKUKAN PEBISNIS DALAM UPAYA UNTUK MENINGKATKAN LABA BISNISNYA

Tujuan utama dalam berbisnis adalah untuk bisa memperoleh laba (keuntungan) dari bisnis yang sedang dijalankannya tersebut. Keuntungan juga merupakan satu indikator bahwa bisnis Anda sudah bisa berjalan sampai ke tahap yang bagaimana? Apakah semakin berkembang? Apakah semakin menurun atau dalam posisi stagnan (tidak berkembang juga tidak sama sekali semakin menurun).

Terkadang dari para pebisnis pemula sendiri malah semakin terlena oleh besarnya nilai angka dari omset yang baru saja mereka dapatkan dengan susah payah, padahal ternyata profitnyapun (keuntungan) yang hanya sesaat saja. Profit yang terbilang masih kecil atau bisa dibilang masih stagnan akan menjadikan perputaran dari bisnis Anda menjadi tidak sehat atau bisa dikatakan kurang bisa berkembang dengan baik.

Jika bisnis sudah mulai berkembangpun pastinya Anda akan berfikir tentang bagaimana caranya untuk bisa meningkatkan keuntungan agar bisa menjadi lebih besar lagi daripada saat ini bukan? Jika memang begitu, maka baiklah, jangan pernah untuk menyia-nyiakan energi Anda hanya karena sebuah bisnis yang ternyata tidak mampu dalam menghasilkan keuntungan apapun dalam segala kegiatan usahanya. Segera evaluasilah dan melakukan perbaikan dalam bisnis tersebut, lalu kuatkan kembali energi Anda untuk mencari strategi yang lebih tepat dan efektif dalam berupaya untuk semaksimal mungkin dalam meningkatkan keuntungan dari bisnis Anda tersebut.

Teknik-Tehnik Dalam Upaya untuk Meningkatkan Keuntungan Bisnis

Berikut ini merupakan beberapa tehnik tentang bagaimana dalam upaya untuk semakin meningkatkan keuntungan dari sebuah bisnis, yang lebih sering disebut dengan Teknik “Five Business Chasis oleh Bradley J Sugars:

1. Memperbanyak jumlah konversi.

Konversi merupakan jumlah dari prospek yang akhirnya akan membeli produk Anda. Misalnya dari 1000 prospek yang sudah pernah masuk ke toko Anda, terdapat sekitar 250 orang yang positif cukup berpotensi untuk membeli produk dari Anda. dan itu artinya bahwa konversi Anda saat ini adalah kurang lebih sekitar 25%. Lalu bagaimana caranya untuk bisa menaikkan konversi tersebut? Contohnya adalah: dengan memberikan garansi, memberikan adanya sebuah jaminan untuk uang kembali, membidik sasaran yang lebih tepat, memberikan spesifikasi produk yang unik dan yang mereka butuhkan, boleh mencicil, menaikan variasi dari jumlah produk, dan lain sebagainya.

2. Memperbanyak prospek (Leads) atau dari Para Calon Pelanggan.

Adalah dari orang-orang yang sudah pernah datang atau penelepon atau hanya sekedar datang dan ingin bertanya-tanya ke tempat usaha Anda, dikarenakan adanya program promosi secara langsung atau secara tidak langsung. Caranya adalah? Dengan memasang iklan, membuka kantor cabang baru, menyebarkan selebaran brosur, mengikuti pameran dan lain sebagainya.

3. Menaikkan jumlah transaksi pembelian produk.

Jumlah transaksi merupakan seberapa banyak transaksi yang sudah pernah terjadi di toko Anda per harinya, per minggu atau bahkan untuk per bulannya. Bagaimana cara Anda dalam menaikkan jumlah transaksi tersebut? Lakukanlah berbagai macam cara agar para pelanggan Anda bisa menjadi lebih sering untuk berbelanja, misalnya dengan cara memberikan hadiah, bonus, point, voucher, member card, dan lain sebagainya.

4. Naikkan jumlah rata-rata pembelian.

Dari jumlah transaksi tersebut, maka berapa rata-rata dari transaksinya? Misalnya setiap kita berbelanja di minimarket dan akan membayar, maka pelayannya akan selalu bertanya: “sekalian isi pulsanya pak/bu?, “Mau tambah produk “A” pak mumpung lagi ada promo beli 2 dapat 3?”. Barang-barang yang sedang menjadi promo memang dengan sengaja di jejerkan di depan meja pembayaran kasir.

5. Menaikkan margin dari keuntungan dengan segala upaya untuk menambah pemasukkan dan menekan pengeluaran.

Hal seperti ini hanya dapat dilakukan jika ikatan emosi antara Anda dengan pelanggan sudah sangat kuat. Caranya adalah? Naikanlah harga terlebih dahulu, kemudian buatlah promo untuk produk yang marginnya lebih besar, terutamanya untuk jenis produk yang tidak bisa dibandingkan dengan para kompetitor, hapuskan diskon, jual kualitas dengan cara menaikkan image dari merk Anda, tingkatkan efektivitas pekerjaan, dan lain sebagainya.

Dari beberapa teknik untuk dapat meningkatkan keuntungan bisnis seperti diatas, maka rancanglah dengan lebih matang tentang bagaimana cara yang paling sesuai dengan jenis produk dan dari kondisi usaha Anda sendiri. Untuk menjalankan beberapa teknik dalam meningkatkan keuntungan bisnis tersebut, maka setidaknya Anda perlu untuk memperkuat tim marketing dan tim penjual Anda. Semakin kuat tim marketing dan tim penjualan Anda, maka akan menjadi semakin besar pula laba yang akan bisa Anda dapatkan dari bisnis Anda tersebut. Terimakasih, semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda, apabila anda membutuhkan software accounting yang dapat membantu menghitung laba dari perusahaan serta pembuatan SOP finance dan accounting, dan layanan penyusunan laporan keuangan serta audit. Silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system