MENURUT ANDA SOFTWARE AKUNTANSI MANAKAH YANG LEBIH EFEKTIF? ONLINE, OFFLINE ATAU CUSTOM?

Banyak sekali manfaat yang akan didapatkan oleh perusahaan dari penggunaan software akuntansi untuk operasional bisnis. Salah satunya adalah untuk menghitung efisiensi dan membuat laporan keuangan perusahaan dengan lebih cepat dan mudah. Seperti halnya yang kita ketahui bersama, bahwa aktifitas keuangan yang harus dilakukan oleh seorang akuntan di perusahaan sangat banyak sekali, diantaranya adalah harus membuat laporan keuangan setiap periode akhir bulan maupun tahunan, belum lagi jika harus membuat laporan neraca, buku besar, jurnal yang semuanya juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar karena jika terjadi satu kesalahan saja, maka laporan-laporan yang lainnya juga akan ikut menjadi salah dan tentunya sangat menguras energy serta pikiran dari seorang akuntan.

Karena kemunculan dari software akuntansi inilah satu-satunya yang mampu meringankan beratnya beban pekerjaan dari seorang akuntan dalam membuat laporan keuangan bisnis, dan pastinya yang nantinya akan menjadikan proses bisnis menjadi lebih mudah lancar. Semuanya adalah berkat bantuan dari penggunaan perangkat yang namanya software akuntansi ini.

Untuk saat ini terdapat tiga macam jenis software akuntansi yang banyak digunakan oleh berbagai bidang usaha yaitu:

1. Software Akuntansi Offline (Dekstop).
2. Software Akuntansi Online/Cloud (Web Based).
3. Software Akuntansi Custom (Customize).

Meskipun diantara ketiganya memang memiliki fungsi yang sama, yaitu digunakan sebagai alat untuk pembukuan dan perhitungan operasional keuangan perusahaan. Namun diantara ketiga software tersebut memiliki beberepa perbedaan yang cukup signifikan. Perbedaan-perbedaan seperti inilah yang sering menyebabkan berbagai pertanyaan diantara para pebisnis dan akuntan, karena merekalah yang menjadi sasaran utama dari penggunaan ketiga software tersebut.

Yang seringkali menjadikan perdebatan diantara sesama pengguna software akuntansi adalah: Software akuntansi jenis apa yang dari sisi penggunaannya lebih efektif dan efisien untuk bisnis mereka? Apakah yang Offline, Online atau Custom?

Penjelasan keefektifan dari masing-masing ketiga software akuntansi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Software Akuntansi Offline (Dekstop).

Software akuntansi offline merupakan software akuntansi yang harus terpasang pada computer melalui proses instalasi terlebih dahulu. Kelebihan utama dari software jenis ini adalah memiliki performa yang lebih baik apabila berjalan dengan beberapa spesifikasi/speck hardware dari komputer yang akan dipasang. Kelebihan lainnya dari software jenis ini adalah tidak membutuhkan adanya koneksi internet sehingga masih dapat dibuka dari luar jaringan yang ada, masih tetap dapat input data meskipun tidak koneksi internet, karena data berada dalam internal drive hardisk.

Sedangkan kelemahannya adalah, software jenis ini tidak dapat diakses dari jarak yang jauh, meskipun bisa sebelumnya harus melalui beberapa prosedur proses pensettingan perangkat dengan koneksi internet yang begitu rumit dan itu masih belum jaminan bahwa proses mengakses dari jarak yang jauh tidak mengalami kendala dan problem transfer data, apabila ada keperluan untuk pengawasan atau pengambilan database laporan keuangan dari program juga masih harus melalui proses pengiriman via email atau dengan copy paste melalui drive flashdisk.

Kemudian, software jenis ini juga tidak dapat disebarkan karena biasanya dari pihak vendor sendiri sudah melakukan lock (penguncian) melalui nomor seri yang berbeda-beda antara satu program dengan program lainnya untuk setiap komputer yang berbeda-beda. Meskipun demikian, software jenis ini juga sangat efektif untuk keperlan pebisnis maupun akuntan yang jarang sekali untuk melakukan perjalanan dinas keluar kantor (stanby dikantor). Dengan berbagai spesifikasi komputer yang sesuai, software jenis ini juga akan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya kendala yang berarti.

2. Software Akuntansi Online/Cloud (Web Based).

Software akuntansi jenis online (web based) merupakan software akuntansi jenis terbaru yang banyak berkembang saat ini. Kelebihan dari software jenis online ini adalah dapat dengan mudah diakses dari mana saja dan kapan saja dengan hanya mengandalkan browser tanpa harus instalasi software pada komputer atau gadget yang sedang digunakan. Kemudian, software jenis ini juga dapat di akses dengan sangat ringan dan tidak membutuhkan adanya spesifikasi hardware minimal pada komputer atau gadget yang digunakan.

Namun software jenis ini sangat bergantung kepada kestabilan dari koneksi internet. Jika tidak, maka software ini sama sekali tidak dapat diakses. Software akuntansi online sangat cocok untuk digunakan oleh para pebisnis dan akuntan yang dinamis dan seringkali berpergian.

3. Software Akuntansi Custom (Customize).

Software akuntansi jenis custom (customize) adalah sejenis software akuntansi yang pembuatannya hanya berdasarkan pesanan (customize) keinginan dari perusahaan yang ingin menerapkan teknologi pada proses bisnisnya kepada vendor IT melalui beberapa prosedur dan perjanjian tertentu antara si perusahaan dengan vendor IT tersebut, software jenis ini kebanyakan adalah masih berbasis desktop, namun tidak menutup kemungkinan juga bisa berupa online (web based) jika memang pihak vendor sudah menyediakan web server secara khusus bagi perusahaan tersebut (bukan terhadap banyak perusahaan).

Kelebihan dari software jenis ini adalah dapat disesuaikan dengan system operasional dan proses bisnis dari perusahaan yang ingin mengaplikasikan software tersebut, tidak semua perusahaan bisa mendapatkan software seperti ini karena kebanyakan peminatnya adalah hanya dari kalangan perusahaan-perusahaan besar dengan proses bisnis yang terbilang sangat rumit serta dengan anggaran/budged yang begitu besar. Kelebihan lain dari software jenis ini adalah alur dan system operasinya bisa sama persis dengan apa yang diharapkan oleh perusahaan pemesan.

Sedangkan untuk kekurangan dari software jenis custom ini adalah biasanya tidak memiliki layanan purna jual seperti kebanyakan software-software akuntansi yang berbasis dekstop maupun akuntansi online lainnya, karena kebanyakan dari vendor IT yang menyediakan layanan software akuntansi secara custom hanya menerima DP (uang muka) awal sebagai tanda jadi untuk pembuatan program custom, selanjutnya setelah program jadi baru terdapat pelunasan dari pihak perusahaan kepada pihak vendor untuk pembuat program custom. Sangat jarang sekali program seperti ini memiliki layanan purna jual secara gratis dari pihak vendor, kecuali memang sebelum pembuatan program seperti ini sudah terdapat perjanjian terlebih dahulu antara perusahaan dengan pihak vendor penyedia program custom untuk layanan purna jualnya.

Selain itu kelemahan lainnya adalah dalam hal proses pembuatan software akuntansi jenis custom seperti ini juga adalah membutuhkan waktu yang sangat lama, bisa sampai berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk menunggu kesiapan dari pembuatan software jenis custom ini. Bisa Anda bayangkan sendiri kira-kira waktu selama itu bagaimana terbengkalainya dan sekian lama terabaikannya proses operasional bisnis hanya untuk menunggu selesainya software akuntansi custom tersebut dan sudah siap untuk digunakan pada proses bisnis.

Kesimpulan:

Dari beberapa penjelasan di atas tentang keunggulan dan kelemahan dari setiap masing-masing jenis software, kita tidak dapat mengukur secara pasti software akuntansi jenis manakah yang lebih efektif untuk digunakan. Semuanya tergantung pada kebutuhan masing-masing pebisnis dan akuntannya. Namun satu hal yang pasti, pilihlah software akuntansi yang sesuai dengan kebutuhkan dari bisnis Anda bukan hanya sekedar karena ingin mengikuti tren yang sedang berkembang saat ini.

Apabila pembaca membutuhkan software accounting dan pendampingan implementasi, silahkan kontak groedu@gmail.com, atau telphon ke 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu. (Frans M. Royan)

GD Star Rating
a WordPress rating system

ENAM TIPS UNTUK BERHASIL MENUTUP PENJUALAN

Enam Tip untuk Berhasil Menutup Penjualan

Enam Tip untuk Berhasil Menutup Penjualan

Melakukan penjualan yang berhasil paling utama adalah bagaimana kita bisa menutup suatu penjualan dengan win win Solution. Sebab ditengarai konsumen yang membeli dengan “terpaksa” tidak akan kembali membeli. Sedangkan jika kita dapat menutup penjualan dengan win win solution, bisa dipastikan konsumen akan kembali membeli kepada kita. Seorang konsumen yang puas akan selalu ingat pada siapa ia membeli produk pertama kali. Jika demikian, maka peluang mendapatkan repeat order akan lebih besar dibanding menjual dengan metode win lose. Oleh sebab itu menutup penjualan dengan mulus dan memberikan manfaat dikedua belah pihak perlu diketahui rahasianya agar penjualan kita akan menuai repeat order yang terus meningkat dari hari ke hari. Di bawah ini terdapat 6 Tips bagaimana kita bisa menutup penjualan dengan berhasil.

  1. Lontarkan pertanyaan kualifikasi yang tepat. Anda tidak bisa menjual produk atau jasa Anda pada seseorang yang tidak menginginkannya, tidak membutuhkannya, atau tidak memiliki kemampuan untuk membayarnya. Kalau Anda tetap mencoba menjual pada prospek ini, Anda pasti akan gagal, dan Anda akan menyalahkan kegagalan Anda pada teknik penutupan yang kurang baik. Wiraniaga terbaik dengan cepat mengetahui apakah ada peluang untuk menjual. Kalau ada, mereka pantang menyerah dan akan kembali dengan informasi baru ketika tidak bisa langsung menjual. Tapi kalau di sana tidak ada kesempatan, mereka akan meningkatkan upaya mencari prospek dan beralih pada kemungkinan penutupan berikutnya.
  2. Ingatlah bahwa Anda menjual apa yang dijual oleh customer. Sasaran puncak Anda adalah memahami tentang bisnis customer Anda. Kenali siapa customer mereka, masalah apa yang mereka pandang sebagai tantangan terbesar. Hanya pada saat itulah Anda bisa menemukan cara dimana produk atau jasa Anda bisa membantu mereka mencapai sasaran mereka, menghadapi tantangan mereka, dan menumbuhkan bisnis mereka.
  3. Buatlah customer mengidentifikasi semua problem yang bisa dipecahkan dengan produk atau jasa Anda. Sambil mempresentasikan atau mendemonstrasikan poin utama yang memenuhi kebutuhan customer, Anda bisa bertanya, “Apakah ini sesuatu yang bisa membantu organisasi Anda menjadi lebih produktif?” “Apakah itu membantu menghapuskan masalah yang Anda hadapi di pabrik?” atau, “Bisakah Anda melihat bagaimana ini bisa membantu Anda?” Anda harus terus mendapat jawaban “ya” dari customer untuk memperoleh hak untuk bergerak maju. Kemudian ketika Anda akhirnya menutup, Anda telah membangun kesepakatan berjalan dari customer bahwa produk atau jasa Anda adalah sesuatu yang berguna bagi perusahaannya.
  4. Buatlah customer mengidentifikasi nilai dari memecahkan masalah. Daripada menunjukkan manfaat pada customer, Anda bisa bertanya, “Bagaimana menurut Anda manfaatnya bagi orang–orang Anda?” Buatlah mereka menjelaskan manfaatnya pada Anda, dan mereka akan menjadi pendukung terbesar produk Anda.
  5. Buatlah kesepakatan bahwa solusi yang diajukan memberikan nilai yang disebutkan. Ini adalah tahap pengkajian. Katakan, “Sekarang Anda bisa melihat bagaimana produk kami benar-benar bisa meningkatkan produktivitas pabrik, bukan begitu?”
  6. Mintalah bisnisnnya. Penutupan terbaik di dunia adalah ketika customer bertanya, “Bagaimana kalau kita tindak lanjuti?” Tentu saja, ini tidak terlalu sering terjadi, tapi kalau Anda menggarapnya dengan benar sepanjang langkah-langkah sebelumnya, penutupan adalah sesuatu yang wajar. Satu-satunya alasan wiraniaga memiliki masalah dengan penutupan adalah karena mereka belum memperoleh hak untuk itu. Mereka takut akan penolakan–takut kehilangan bisnis. Kadang-kadang pada bulan itu mereka belum cukup memprospek, dan mereka takut menerima kata “tidak” kadang-kadang mereka takut kalau terlalu dini meminta bisnis. Tapi kalau Anda melontarkan pertanyaan yang tepat, seperti, “Apa yang harus kami lakukan untuk mendapatkan bisnis ini?’ Anda akan tahu langkah yang harus Anda ambil. Kalau Anda tidak pernah meminta, kemungkinan besar Anda tidak akan mendapatkan proyeknya.

Sumber : Buku ” Strategi SuperSales” oleh Barry Farber

 

GD Star Rating
a WordPress rating system

INFO TRAINING : MENINGKATKAN PENJUALAN PERUSAHAAN

Tahun 2016 ini sangat berat bagi perusahaan yang orientasi bisnisnya adalah penjualan, misalnya distributor, principal dengan aneka produk. Setelah lebaran tahun 2016 ini tentu diharapkan akan terjadi penjualan yang semakin meningkat. Nah, upaya apa yang bisa dilakukan? Salah satunya adalah training penjualan yang meliputi selling skill, product knowledge dan keterampilan menjual lainnya.

Groedu International Consultant salah satu perusahaan training dan consulting akan membagi pengalaman dan ilmu menjual selama menangani banyak perusahaan klien yang ada di Indonesia. Melalui program training yang akan berkesinambungan diharapkan perusahaan-perusahaan dapat bekerja sama dengan mengirimkan sales force yang mereka miliki untuk dilatih sedemikian rupa agar memiliki kontribusi yang cukup baik di tengah sulitnya meningkatkan penjualan tahun ini.

Materi yang akan di berikan groedu international Consultan akan konsen pada selling skill dan ilmu yang berkaitan seperti Managemen Distribusi, Territory Management, Pengelolaan piutang penjualan, pembuatan insentif yang menarik untuk sales force serta lainnya. Dengan adanya program ini diharapkan perusahaan dapat terbantu dalam meningkatkan penjualan.

Untuk anggaran dipastikan akan meyesuaikan anggaran perusahaan, serta dengan memenuhi kebutuhan dari perusahaan. Hubungi kami di groedu@gmail.com atau telphon di 0818521172, 031-33311179 atau 031-21100152 untuk keterangan dan informasi mengenai training yang akan diselengarakan.

GD Star Rating
a WordPress rating system

SURAT PUJIAN DARI AMERIKA

Dengan hormat,

Buku ” Sukses Menjadi Sales Supervisor Hebat ” memang benar benar hebat !!! saya memperoleh buku ini dari teman yang sedang berlibur di Indonesia.
Dan saya sudah baca semua isi buku ini , semuanya sangat berguna bagi team saya di New York.
Walaupun Amerika terkenal dengan ilmu Marketingnya tetapi buku ini bagi saya sangat mantap dan profesional isinya.

Kami bergerak di bidang Beverages lines tepatnya di East Coast USA dan sekarang berencana mengembangkan ke pasar Asia salah satunya Indonesia.
Sayang Bapak berdomisili di Indonesia kalau di USA tentunya kami berharap Bapak Frans bisa memberika ilmunya kepada staff pemasaran Nth Degree.

Apakah Bapak ada rencana kunjungan ke Amerika dalam waktu dekat ?

Saya akan mengutus staff kami yang di Surabaya untuk datang menemui Bapak Frans , kalau Bapak berkenan untuk menerimanya.
Nth Degree Innovation berencana membuka pasar di Indonesia seperti saya sampaikan di atas.
Mohon di bicarakan dengan Bapak M Yusuf perwakilan kami yang di Indonesia , apabila ada kemungkinan untuk mensupport rencana kami maupun peluang kerja sama.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas perhatian , kami tunggu kabar baik dari Bapak Frans M Royan.

Salam hormat,

Tjandra Harianto
Director of Asia Pacific Business Development
Nth Degree Innovations Inc.
www.nth4u.com

GD Star Rating
a WordPress rating system

PROSEDUR DAN TATA CARA KEPENGURUSAN SIUP TANPA ADANYA BANTUAN DARI BIRO JASA PENGURUSAN

Perusahaan anda sudah berjalan, atau mau baru akan membuat, maka dibutuhkan beberapa perijinan, antara lain adalah SIUP. Nah, bagaimana mengurus SIUP. Dibawah ini adalah artikel yang terkait dengan pengurusan SIUP dan semoga bermanfaat.

Prosedur Pengurusan SIUP/Beserta Langkah-Langkah Cara Untuk Membuat SIUP Sebagai Berikut:

Setelah artikel sebelumnya yang membahas tentang pengertian dan apa saja persyaratan dalam kepengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), selanjutnya setelah semua berkas untuk persyaratan secara administrasi dirasa sudah Anda siapkan seluruhnya, Anda kemudian akan dapat mengikuti langkah-langkah untuk prosedur tentang bagaimana tata cara untuk pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan sebagai berikut ini.

1. Mengambil formulir untuk pendaftaran/surat permohonan di Kantor Dinas Perdagangan Setempat.

Anda sebagai pemilik utama perusahaan bisa lansung saja datang ke Kantor Dinas Perdagangan atau Kantor Pelayanan Perizinan setempat. Apabila Anda masih sangat sibuk atau merasa sedang berhalangan, Anda bisa juga untuk mengurusnya melalui orang yang sudah Anda berikan kuasa untuk melakukan pengurusan dokumen SIUP perusahaan Anda.

2. Formulir pendaftaran harus diisi dan ditandatangani.

Formulir pendaftaran atau surat permohonan sudah disediakan oleh Kantor Dinas Perdagangan. Anda hanya tinggal datang dan silakan mengisi formulir tersebut dengan benar dan lengkap, kemudian ditanda tangani di atas materai seharga Rp. 6.000 oleh Pemilik/Direktur Utama atau bisa si PenanggungJawab perusahaan. Formulir yang sudah diisi secara lengkap kemudian harus difotokopi sebanyak 2 rangkap dan digabungkan dengan berkas persyaratan administrasi yang sudah diuraikan di atas.

13siup

Apabila Anda menggunakan jasa orang lain untuk kepengurusan pembuatan SIUP Anda, maka wajib untuk melampirkan surat kuasa bermaterai yang sudah ditanda tangani oleh pemilik/Direktur Utama/PenanggungJawab perusahaan.

3. Membayar tarif pembuatan SIUP.

Tarif untuk pembuatan SIUP ini memang berbeda-beda untuk setiap kotamadya/kabupaten, dan sudah diatur oleh Peraturan Daerah (PERDA) pada setiap masing-masing wilayah.

4. Lama Waktu Pengambilan SIUP.

Waktu untuk menunggu sampai jadinya SIUP biasanya paling lambat adalah sekitar dua minggu. Sedangkan waktu yang paling cepat adalah satu minggu sejak terhitung tanggal pendaftaran. Selanjutnya setelah SIUP Anda sudah jadi, maka Anda akan langsung dihubungi oleh petugas dan Anda bisa langsung datang ke kantor tempat Anda mengurus SIUP tersebut untuk proses pengambilannya.

Pengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), seperti halnya juga untuk kepengurusan berbagai surat izin usaha lainnya, dapat dilakukan di Kantor Dinas Perdagangan di tingkat kabupaten atau kotamadya atau bisa juga di Kantor Pelayanan Perizinan setempat (pada beberapa daerah terdapat Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu atau BP2T).

Manfaat dan Keuntungan Apabila Anda Sudah Memiliki SIUP Untuk Usaha:

Jika Anda sudah memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ini, maka usaha Anda sudah dinyatakan terdaftar secara resmi keberadaannya dan dengan demikian Anda sudah benar-benar resmi dan sah dalam menjalankan usaha perdagangan Anda tersebut. Jadi SIUP sebenarnya sangat penting sebagai penunjang untuk usaha perdagangan, karena dengan adanya SIUP, maka usaha perdagangan Anda akan dapat berjalan dengan lebih aman dan tentunya akan terhindar dari berbagai macam permasalahan usaha, misalnya saja permasalahan yang berhubungan dengan perizinan lokasi bisnis Anda.

Kelebihan Secara Istimewa Dengan Memiliki SIUP Untuk Usaha:

• Sebagai alat pengesahan yang telah di berikan oleh pemerintah, sehingga dalam segala kegiatan usaha Anda tidak akan terjadi permasalahan perizinan.
• Dengan memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan maka akan dapat memperlancar perdagangan ekspor dan impor (apabila bergerak dalam bidang ekspor impor).
• Sebagai syarat utama untuk mengikuti kegiatan lelang yang biasanya seringkali di selenggarakan oleh pemerintah.

Sekedar Catatan:

Apabila tempat kegiatan usaha bukan menjadi milik sendiri, maka harus dilengkapi dengan Surat Izin Pemilik sah sebagai bukti tentang ketidak keberatan untuk penggunaan tanah/bangunan yang dimaksudkan. Surat Izin ini akan ditanda tangani di atas materai Rp. 6000 yang sudah sangat cukup sebagai bukti tentang perjanjian sewa-menyewa diantara si pemilik tempat usaha dan si pelaku usaha.
Semoga artikel diatas membantu pembaca, apabila pembaca sedang mendirikan perusahaan ritel modern, distributor, trading company, serta usaha jenis lainnya yang membutuhkan bantuan manajemen mulai rekrut karyawan, Sistem manajemen dan Software, SOP perusahaan, peraturan perusahaan, Pelatihan operasional perusahaan, serta lainnya yang terkait set up perusahaan baru, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Tim konsultan kami siap membantu. Terima kasih!

 

GD Star Rating
a WordPress rating system

CREATING EFFECTIVE SALES FORCE (BAGAIMANA MEMBANGUN TIM SALES FORCE)

CREATING EFFECTIVE SALES FORCE

Sekarang persaingan bisnis semakin ketat. Produk bermutu bukanlah jaminan dalam memenangkan persaingan. Peran distribusi adalah hal lain yang berpengaruh. Tenaga penjualan harus dirancang dengan benar, efisien, dan efektif. Dengan membaca buku ini anda akan tahu bagaimana menyeleksi dan melatih sales force menjadi tenaga penjualan yang handal, bagaimana mengontrol dan mengevaluasi kinerja sales force, dan bagaimana memetakan  area distribusi yang akurat. Semuanya ini kekuatan dahsyat yang harus dimiliki siapa saja yang ingin menang! Buku ini membahas:

  • Kondisi persaingan dan fenomena baru dalam penjualan.
  • Rencana awal merancang sales force efektif
  • Mengorganisasi, menyusun, dan menggerakan sales force
  • Teknik implementasi sales force yang efektif
  • Pengendalian sales force secara efektif
  • Evaluasi kinerja Sales force
  • Intisari merancang sales force efektif.
GD Star Rating
a WordPress rating system

CARA EFEKTIF MENDAPATKAN MITRA DISTRIBUTOR SECARA NASIONAL

Perusahaan baru seringkali kesulitan untuk memasarkan produk secara Nasional. Kendala utama kesulitan adalah produk perusahaan yang masih baru sehingga membutuhkan effort dalam menawarkan dan mempromosikan barang baru tersebut. Selain itu kesulitan lainnya adalah sumberdaya manusia yang dapat mengelola penjualan ke penjuru pelosok Negeri sangat terbatas. Pada akhirnya perusahaan tidak bisa berkembang banyak karena kesulitan dalam memasarkan produk barunya.

Cara efektif untuk melakukan pemasaran yang meluas sebenarnya tergantung strategi perusahaan itu sendiri. Metode yang ampuh biasanya dilakukan dengan membuka kantor cabang pemasaran produk, dan bekerja sama dengan distributor. Nah, untuk metode pertama sangat besar sekali investasinya karena perusahaan harus membangun kantor dan gudang, meski awalnya sewa. Sewapun jika perluasannya secara nasional tetap saja invetasinya cukup tinggi. Lalu, cara kedua bisa dilakukan dengan kerja sama dengan distributor. Namun cara kedua ini tidak semudah yang kita bayangkan. Masih sedikit sekali perusahaan distributor yang mau bersusah paya mengembangkan produk perusahaan yang baru, pada umumnya mereka mencari yang produknya sudah laku di pasar. Oleh sebab itu agar tidak kejebak dalam kesulitan, sebenarnya terdapat kiat yang ampuh dalam membina kerja sama dengan distributor yang ada di Nusantara. Kiat-kiat itu antara lain:

  1. Siapkan skema kerja sama yang detail antara lain :  TOP ( Term of payment), allowance return (khusus produk yang ber ED), Insentif dan bonus capai target, dan wilayah penjualan.
  2. Rencana awal dalam kerja sama apa saja yang akan di-support oleh perusahaan seperti : Subsidi SDM, insentif untuk sales force, program promosi, POS ( point of sales) dalam bentuk katalog, stiker, wobbler dan lain-lainnya.
  3. Perjanjian kerja sama dengan pihak mitra Distributor dan umur kerja sama.
  4. Penyediaan SDM dari principal yang berlevel sales supervisor untuk memantau perkembangan dan bantuan operasional distributor.
  5. Kunjungan berkala pihak pejabat perusahaan untuk awal kerja sama.

Beberapa poin diatas mesti diperhatikan agar kerja sama antara perusahaan dengan principal bisa berjalan dengan baik.  Serta perusahaan bisa mendapatkan mitra distributor dengan cepat. Apabila dengan cara-cara di atas masih mengalami kesulitan, bapak /ibu pembaca dapat menghubungi kami di 0818521172 atau 031-33311179 atau email ke groedu@gmail.com. Kami siap membantu !

 

GD Star Rating
a WordPress rating system

ARTIKEL BERSAMBUNG SALESMAN KAYA RAYA: ” TRIK MENGELOLA KARTU KREDIT AGAR LEBIH KAYA” (BAG – 9)

”Kartu kredit ini jika digunakan dengan baik, serta dimanfaatkan untuk kepentingan mencari uang, maka kartu kredit akan sangat membantu.”

– Frans M. Royan –

TRIK MENGGUNAKAN KARTU KREDIT AGAR TIDAK TERLIBAT HUTANG

TRIK MENGGUNAKAN KARTU KREDIT AGAR TIDAK TERLIBAT HUTANG

Salesman yang kaya tidak hanya pandai menjual barang, tetapi pandai juga dalam mengelola kartu kredit. Kalau hanya pandai menjual saja, tetapi banyak hutang di kartu kredit maka salesman memiliki problem yang besar terhadap keuangannya. Kartu kredit yang digunakan sekenanya akan memunculkan biaya yang sangat banyak, seperti bunga pinjaman, biaya pengambilan tunai, biaya materai, biaya administrasi, biaya iuran tahunan serta biaya lainnya. Kartu kredit yang tidak ditangani pelunasannya dengan baik akan memberatkan keuangan salesman itu sendiri. Oleh sebab itu banyak sales menjadi miskin karena kurang memperhitungkan keuangan akibat dalam menggunakan kartu kredit.

Salesman yang kaya akan memperhitungkan hal ini agar terhindar dari terlilit hutang akibat menggunakan kartu kredit. Ada pula salesman yang anti dengan kartu kredit dengan pertimbangan takut terhasut oleh penggunaan kartu kredit. Alasan ini masuk akal, namun di sisi mobilitas salesman masih membutuhkan sarana yang bisa digunakan untuk keperluan mendadak dan menunjukan prestise. Ada beberapa salesman untuk produk tertentu yang harus mengeluarkan uang untuk kegiatan entertaint. Nah, untuk kegiatan ini jika mengandalkan uang tunai tidaklah mungkin, berapa banyak yang akan dibayar belum bisa diketahui. Apalagi jika keperluan itu untuk hal-hal yang mendadak.

Salesman kaya dalam menggunakan kartu kredit tentunya sangat bijaksana. Jika sudah menggunakan, ia akan segera menyelesaikan kartu kredit, dan tidak mau membayar cicilan minimum. Membayar cicilan minimum dapat memperumit masalah karena harus menghitung sendiri dan rapi dalam menyimpan file tagihan. Mengelola keuangan lewat kartu kredit jika tidak jeli akan sangat membahayakan. Sekarang ini membeli apa saja akan mudah jika hanya berbekal kartu kredit. Konsekuensinya jika tidak bisa mengelola maka salesman yang banyak uangnya juga bisa terlilit hutang. Di bawah ini akan diulas berbagai hal yang berhubungan dengan bagaimana mengelola kartu kredit agar tidak terlilit hutang.

Sadar fungsi kartu kredit

Salesman kaya akan menyadari pentingnya fungsi kartu kredit. Kalau ada teman yang tidak mau menggunakan kartu kredit merupakan kebebasan individu. Kartu kredit akan memiliki manfaat yang besar jika kondisi urgent.  Misalnya ketika sedang travelling ke luar kota dan kebetulan harus membayar hotel dalam jumlah tertentu, maka kartu kredit dapat membantu banyak. Di luar kota selain bahan bakar, biaya parkir, makan, terkadang harus membelikan oleh-oleh untuk orang kantor. Membayar semua kebutuhan selama di luar kota dengan uang tunai dapat merepotkan terutama jika juga mendapat uang tunai dari pelanggan. Campur aduknya keuangan ini juga dapat menimbulkan selisih perhitungan. Serta yang tidak disadari pula keinginan membeli berang-barang yang menarik hati tidak bisa terbendung. Pengalaman memberikan bukti kalau sedang mengadakan perjalanan diluar kota banyak biaya yang akan dikeluarkan.

Kartu kredit akan banyak membantu dalam pembayaran berbagai hal yang nilainya cukup besar. Selain itu adanya kartu kredit juga sangat membantu jika proses klaim di kantor memiliki tenggang yang agak lama. Kalau klaim baru dibayar seminggu kemudian, dan anda membutuhkan biaya operasional lagi, maka uang tunai yang sudah digunakan tidak akan cukup menunjang operasional berikutnya. Jadi yang praktis dan bisa membantu adalah kartu kredit. Kartu kredit kan bisa dibayar sebelum jatuh tempo sebulan kemudian. Sementara itu klaim yang sudah cair bisa membantu biaya operasional berikutnya dan membayar kartu kredit yang jatuh tempo.

Salesman yang kaya sadar bahwa fungsi kartu kredit hanya sebagai penyedia dana bukan sebagai sumber dana. Itu artinya jika menggunakan kartu kredit berarti anda telah berhutang. Namun banyak salesman miskin yang mengira kartu kredit itu sebagai sumber dana, sehingga ketika hutang semakin menumpuk, ia kesulitan membayar. Problemnya sebenarnya sepele, ia mengabaikan pembayaran yang mestinya harus dilakukan. Ia tenang saja karena bisa membayar cicilan minimum. Ketika ia menggunakan lagi, dan menggunakan lagi maka hutangnya semakin menumpuk. Apalagi jika salesman tersebut memiliki banyak kartu kerdit.

Sebenarnya kartu kredit bisa menjadi sebagai sumber dana jika digunakan dengan tepat. Hal ini sangat masuk akal jika salesman mengembalikannya sebelum jatuh tempo, atau ia menggunakan untuk membeli kebutuhan urgent dan kemudian segera mengembalikan. Kuncinya agar tidak terjerat oleh kartu kredit, segeralah mengembalikan sebelum jatuh tempo. Serta hindarilah membayar cicilan minimum.

Membayar tepat waktu kartu kredit

Penggunaan kartu kredit selain dapat membantu biaya operasional dan kebutuhan hidup lain. Kartu kredit juga dapat menjebak orang masuk dalam jurang yang gelap. Artinya ia akan kesulitan jika sudah terlilit oleh hutang yang menumpuk. Salesman kaya selalu memperhatikan kartu kreditnya dan akan membayar segera jika sudah jatuh tempo. Ia juga menghindari pembayaran minimal, sebagai pertimbangan pembayaran minimal dapat mengajak orang untuk gampang menggunakan kartu kredit. ” Bisa dicicil saja kok repot” pasti pikiran kita seperti ini. Justru dengan pikiran seperti ini kita akan dijebak oleh kartu kredit. Dan seringkali sales miskin kejebak oleh hal ini.

Pembayaran minimal selain dapat menghambat konsentrasi anda pada pekerjaan, anda juga akan terkena bunga. Kenapa dapat mengganggu pekerjaan anda, sebab anda pasti akan selalu menghitung berapa sih hutang saya. Serta banyaknya pikiran-pikiran tentang hutang dapat menyebabkan anda terganggu dalam pekerjaan. Oleh sebab itu menyelesaikan sekaligus sebenarnya memperingan pikiran anda akan hutang-hutang anda. Tapi bagaimana kalau tidak ada uang? Nah, ini kasus lain. Kalau tidak ada uang mencicil adalah alternatif, namun tujuan akhir adalah segera menyelesaikan hutang itu agar tidak berlarut-larut. Membayar tepat waktu adalah suatu cara agar anda dapat mengelola kartu kredit anda dengan benar.

Jadi jangan remehkan kartu kredit. Kartu kredit yang digunakan dengan benar akan menjadi sahabat, tetapi jika tidak digunakan dengan benar akan menjadi musuh. Anda bisa-bisa dikejar-kejar debt collector yang kejamnya minta ampun. Selain dikejar-kejar, anda akan merasakan tekanan psikologis, sebab akhirnya semua orang tahu kalau anda memiliki banyak hutang, terutama tetangga, teman kantor atau mertua anda. Hi, tentunya ngeri sekali!

Ide pemanfaatan kartu kredit

Kartu kredit ini jika digunakan dengan baik, serta dimanfaatkan untuk kepentingan mencari uang, maka kartu kredit akan sangat membantu. Penulis memiliki bawahan (salesman) yang selalu datang ke klub, dimana klub itu menjual rokok Djie Sam Soe dengan harga yang sama dengan harga pasaran. Rekan saya kemudian membeli rokok-rokok itu setiap sabtu menggunakan kartu kredit yang dimilikinya. Setelah itu ia menjual rokok itu ke grosir dengan harga yang sama. Rokok ini oleh pabrik tidak dijual lepas kendali sehingga stoknya menumpuk di grosir. Grosir akan mendapatkan jatah lebih kecil dari pada permintaan konsumen, sehingga grosir kekurangan stok dan rekan saya begitu mudah menjual rokok itu.

Hasil penjualannya digunakan membeli perangko dan materai. Sore hari sepulang kerja, ia kemudian keliling ke toko-toko yang membutuhkan materai dan prangko. Ia menjual materai dan perangko dengan cara  tunai. Dari penjualan perangko dan materai ini ia mendapatkan selisih harga dan merupakan keuntungannya. Sebelum jatuh tempo ia bayarkan ke kartu kreditnya. Begitu seterusnya ia berulang-ulang menggunakan kartu kredit untuk membeli rokok dan menjualnya, hasil penjualan dibelikan perangko dan materai, setelah itu menjualnya ke toko-toko setelah hutang kartu kreditnya jatuh tempo ia membayar kartu kredit itu. Ini ide pemanfaatan kartu kredit untuk sebuah usaha.

Ada lagi yang mengambil uang tunai dari kartu kredit kemudian digunakan untuk membeli kartu hand phone perdana dan voucher isi ulangnya. Kartu yang dibelinya itu kemudian dijual di berbagai toko hand phone, dan ia membayar kartu kreditnya sebelum jatuh tempo. Ia lakukan berulang kali untuk mendapatkan margin dari kartu perdana dan voucher isi ulang. Ide ini sudah pernah di kisahkan pada buku berjudul ”tetap kaya di masa sulit” dan ini adalah kisah riil dan pernah dilakukan seorang rekan.

Trik penggunaan kartu kredit dilakukan pula oleh salesman kaya dengan membeli barang-barang murah, dan kemudian menjualnya kembali dengan harga normal. Namun untuk membayar barang-barang itu ia menggunakan kartu kredit. Dengan demikian ia memperoleh selisih harga yang merupakan keuntungannya. Kalau anda memiliki banyak ide tentang hal ini sebaiknya tulisakan ide-ide tersebut.

 

 

Tulislah ide-ide anda dalam penggunaan kartu kredit sehingga anda mendapatkan uang dari kartu kredit itu!

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

Memaksimalkan utilisasi kartu kredit

Agar tidak terbelit oleh hutang dan penggunaan kartu kredit yang tidak maksimal sebaiknya mengevaluasi kartu kredit yang digunakan. Orang memiliki kartu kredit sebanyak 6 bank yang berbeda sudah wajar sekali, sebab sekarang ini pihak bank sangat mudah memberikan kartu kredit, apalagi kalau sudah pernah memiliki kartu kredit. Kartu kredit sebelumnya bisa menjadi refrensi bagi bank yang menawarkan kartu kredit. Salesman seringkali menggunakan kartu-kartu kredit itu. Tetapi apakah kartu kredit yang dimilikinya itu maksimal atau tidak? Oleh sebab itu salesman wajib mengevaluasi utilisasi kartu kredit dengan cermat. Menggunakan kartu kredit yang menganggur juga dikenai biaya misalnya uang iuran, biaya materai, biaya administrasi serta lainnya. Meskipun ada bank yang membebaskan uang iuran selama setahun atau lebih, namun anda juga dikenai biaya lain-lain. Untuk itu hitunglah pemakaian rata-rata anda dalam pengunaan kartu kredit itu.

Caranya selama enam bulan coba anda hitung penggunaan kartu kredit itu. Jika kartu kredit yang anda miliki sebanyak 6 dan masing-masing memiliki plavon 3,5 juta anda tinggal mengalikan limit anda. Limit kartu kredit anda sebanyak 6 bank itu sebesar  21 juta. Nah, jika anda selalu menggunakan setiap bulan hanya sebesar 5 juta, maka anda sudah kelebihan sebanyak 4 kartu kredit. Kartu kredit sebanyak 2 bank saja sudah cukup karena sudah mengcover kebutuhan anda. Jadi maksimalkan penggunaan kartu kredit dari pada harus mengeluarkan biaya yang tidak ada manfaatnya. Kita cenderung tidak sadar jika sudah menggunakan begitu banyak kartu kredit dan membayar iuran kartu kredit, padahal kalau mau dihitung kartu kredit itu dapat menyebabkan anda bisa kebelit hutang. Banyak rekan-rekan yang terbelit hutang dan dikejar-kejar oleh debt collector karena penggunaan kartu kredit yang salah. Kartu kredit dipikir sebagai sumber dana padahal hanya penyedia dana saja untuk sementara. Jadi janganlah pekerjaan anda terganggu hanya karena kesulitan membayar kartu kredit. Maka tutuplah kelebihan kartu kredit anda agar anda tidak memikul beban yang berat untuk pembayaran hutang itu.

Mencegah terlilit hutang kartu kredit

Pekerjaan yang paling sulit di dunia ini adalah melepaskan dari kebelit hutang yang mencekik. Orang-orang yang tidak tahan terhadap tekanan dan teror penagih hutang akhirnya melarikan diri. Ini bagi yang tidak bertanggung jawab. Sebagai salesman tentunya juga sering mendapati para pedagang yang akhirnya kabur setelah terlilit banyak hutang. Biasanya usaha mereka awalnya lancar, oleh karena tidak bisa mengelola keuangan akhirnya kreditnya tidak lancar. Sama halnya dengan yang dilakukan salesman miskin, ia sangat menderita lantaran tidak bisa mengontrol keuangannya. Awalnya mungkin  mencicil pembayaran dengan jumlah yang kecil, setelah itu ia tidak membayar yang cukup besar. Kemudian mulai terlilit hutang. Bagaimana agar tidak terlilit hutang?

Ada beberapa resep agar tidak terlilit hutang : 1) aturlah keuangan anda dan berbelanjalah yang dibutuhkan saja. 2) Serta gunakanlah kartu kredit jika dalam kondisi mendesak. 3) Bayarlah kartu kredit sesegera mungkin dan hindari membayar cicilan minimum jika tidak mendesak. 4) Catatlah semua pengeluaran yang dilakukan dengan menggunakan kartu kredit. 5) Kurangi kartu kredit jika penggunaannya tidak maksimal dan segera tutup kartu kredit tersebut.

Mengatur keuangan dengan berbelanja yang ”dibutuhkan” saja sangatlah bijaksana. Tidak semua orang mampu melakukan hal ini, tetapi kalau dipaksakan semua orang pasti bisa. Ada pepatah yang mengatakan bahwa ”penghasilan besar pengeluaran pasti besar”. Orang yang bergaji besar bisa memiliki banyak hutang, sementara itu orang yang bergaji kecil tidak sampai terlilit hutang. Tentu ada rahasia yang perlu diketahui, kenapa orang bergaji besar masih terlilit hutang sementara itu yang bergaji kecil malah bebas hutang. Nah, ini sangat berhubungan sekali dengan prilaku pembelian. Sejauh mana anda dapat mengendalikan pembelian anda. Kalau gaji besar dengan pembelian yang besar tentu saja orang bergaji besar berapapun akan habis dan banyak hutang. Sementara itu bagi yang penghasilannya kecil kalau hemat dalam mengeluarkan uangnya maka iapun akan terbebas dari hutang. Oleh sebab itu kendalikan pengeluaran anda, dan berbelanjalah apa yang dibutuhkan saja.

Pergunakanlah kartu kredit jika dalam kondisi terdesak. Walau salesman selalu membutuhkan uang untuk biaya operasional, namun menggunakan kartu kredit ini tidaklah masalah sejauh penggunaan kartu kredit itu dalam kondisi urgent. Salesman akan beresiko jika selalu menggunakan kartu kredit untuk kebutuhan yang sangat konsumtif. Seperti membeli hand phone, TV LCD, kamera digital serta barang elektronik lainnya dengan cara berhutang. Apalagi ketika tagihan muncul, pihak salesman membayar cicilan minimum. Serta kemudian muncul lagi pembelian yang mengakibatkan hutangnya bertumpuk-tumpuk.

Bayarlah kartu kredit sesegera mungkin dan hindari membayar cicilan minimum jika tidak mendesak. Membayar cicilan minimum beresiko terlilit hutang. Orang membayar cicilan minimum adalah indikasi seseorang mulai kekurangan uang akibat pengeluaran yang lebih besar dari pemasukan. Sebaiknya kalau tidak terdesak membayar semua hutang melalui kartu kredit akan lebih bijaksana.

Lebih bijaksana lagi jika mau mencatat semua pengeluaran yang menggunakan kartu kredit. Semakin cermat mencatat berarti tidak ada hutang sepeserpun yang terlupa, dan anda juga akan siap dengan pembayaran yang akan datang. Memang bank penerbit kartu kredit akan mengirimkan tagihan sesuai dengan jumlah belanjaan anda. Tetapi kalau anda tidak mencatat berbagai belanjaan, bisa jadi belanjaan anda akan melewati anggaran yang anda sediakan. Nah, kalau uang yang anda keluarkan melebihi anggaran yang sudah disediakan, maka anda akan kesulitan pula dalam menangani pembayaran kartu kredit anda.

Pesan terakhir agar tidak terlilit hutang akibat penggunaan kartu kredit adalah kurangi kartu kredit jika penggunaannya tidak maksimal dan segera tutup kartu kredit tersebut. Anjuran ini adalah untuk menghindari iuran tahunan, fee atas pengambilan tunai, materai, atau biaya administrasi lainnya. Sebaiknya anda menghitung pengeluaran rata-rata yang dilakukan via kartu kredit. Jika pengeluarannya rata-rata hanya 20% dari jumlah keseluruhan plavon kartu kredit, maka sebaiknya tutup kartu kredit anda agar anda tidak terbebani oleh biaya-biaya kartu kredit.

Tambahan satu lagi yang disampaikan oleh salesman kaya adalah ”jangan menggunakan kartu kredit jika penghasilan anda tidak ditunjang komisi”. Anjuran ini ada benarnya, kalau selama ini anda tidak pernah mencapai target, maka jangan coba-coba menggunakan kartu kredit. Salesman kaya selalu mencapai target penjualan dan salesman miskin tidak pernah mencapai target penjualan. Komisi yang didapat merupakan vitamin keuangan anda. Kalau ada komisi maka pengeluaran lebih dari anggaran masih ditutupi dengan komisi, tetapi kalau tidak ada komisi, siap-siaplah anda berhemat. Berhemat adalah senjata pamungkas agar anda tidak terlilit hutang dari kartu kredit yang anda gunakan.

GD Star Rating
a WordPress rating system

CARA MENGELOLA PIUTANG PENJUALAN DAN 7 TIPS MENAGIH HUTANG PADA ORANG-ORANG YANG KITA PINJAMI

Cara mengelola piutang penjualan perusahaan dan 7 tips menagih hutang pada orang-orang yang kita Pinjami.

Umumnya sebelum memberikan utang kepada pelanggan biasanya salesman perusahaan diberikan bekal bagaimana mengelola piutang agar piutang penjualan tidak macet.  Namun demikian, ternyata masih belum banyak perusahaan memberikan bekal ini sehingga banyak sekali piutang penjualan akhirnya macet sehingga perusahaan tidak menagih bahkan merupakan biang kenapa perusahaan akhirnya bangkrut. Di bawah ini ada beberapa cara mengelola piutang penjualan agar tidak macet.

Sebelum memberi utang pada customer sebaiknya lakukan cek dan recek kemampuan bayar dari customer tersebut. Perusahaan tertentu menggunakan format pertanyaan atau semacam quiz untuk memastikan apakah customer tersebut layak diberikan utang. Khusus untuk customer yang membeli dipakai sendiri biasanya akan ditanyakan : gaji dan pekerjaan yang dilakukan saat ini, rumah yang ditinggali saat ini mengontrak atau milik sendiri, kalau pihak yang mau berhutang adalah wanita maka ditanyakan suaminya bekerja dimana dan jabatannya apa, property dan harta yang kelihatan akan dicek juga supaya melalui fisik performance customer bisa diketahui mampu bayar atau tidak.

Kalau yang minta utang adalah toko, pertanyaan-pertanyaan akan dilakukan pula apakah tokonya ngontrak, berapa lama berbisnis, cek apakah supplier lain juga memberikan kredit pada toko ini. Serta cek barang dagangan yang ada di toko apakah cukup banyak persediaannya atau ala kadarnya. Terakhir menunjukan aktivitas pemilik toko dalam menjaga persediaan, kalau persediaan banyak berarti pemilik toko memiliki uang untuk belanja ke supplier lain.

Perusahaan juga akan menerapkan untuk tidak memberikan kredit ke toko baru. Salesman dianjurkan menjual secara tunai. Dengan menjual tunai ini salesman bisa lakukan test terhadap toko tersebut sambil melihat perilaku dari pemilik toko. Kemudian baru diberikan kredit kalau memang pembeliannya rutin. Itupun dilakukan dengan memberikan limit kredit pada pemilik toko.

Menggunakan kolektor untuk mengelola piutang penjualan juga suatu cara agar piutang penjualan tidak sampai bad debt. Memang untuk perusahaan tertentu salesman juga diwajibkan menagih.

Perushaan membuat tools semacam laporan yang bisa dianalisis agar piutang penjualan di luar kantor bisa dikendalikan dengan membuat grafik current over due. Lalu menerapkan audit lapangan dan memeriksa semua piutang penjualan yang ada dilapangan sudah sesuai atau tidak. Sebab dikuatirkan piutang penjualan tidak tertagih ternyata piutang fiktif. Atau piutang bermasalah yang disebabkan oleh descripansi, yaitu ketidak sesuaian yang berkaitan dengan nama customer, alamat customer, barang tidak sesuai baik kuatintas dan kualitasnya, serta ketidak cocokan domkumen lainnya.

Di atas adalah cara mengelola piutang penjualan agar tidak bad debt. Nah, untuk mengetahui dan belajar ilmu mengelola piutang penjualan lebih dalam bisa pelajari  Buku Account receivable yang ditulis oleh Frans M. Royan.

Berikut adalah 7 cara cerdik menagih utang kepada teman atau pun orang-orang di sekitar Anda:

1. Lewat Telepon. Kesungkanan bertatapan langsung dan mengutarakan secara lugas maksud keinginan Anda untuk menagih hutang merupakan penghalang yang harus ditemukan jalan keluarnya. Dan solusi yang tepat untuk masalah ini adalah dengan membicarakannya melalui telepon. Walaupun mungkin ada kesusahan juga pertama kalinya ketika Anda melakukan komunikasi dengan orang yang Anda hutangi, tetapi intimidasi akan sangat berkurang begitu Anda melakukan perbincangan dan mengungkapkan tujuan Anda menghubunginya.

2. Bilang Butuh Uang. Keterusterangan merupakan awal yang baik Anda bisa menerima sesuatu yang baik pula. Katakan kepada orang yang Anda hutangi bahwa Anda benar-benar membutuhkan uang dan untuk apa uang itu akan dipergunakan. Mudah-mudahan dengan pendekatan seperti ini bisa menggugah hatinya untuk membayarkan hutang kepada Anda saat itu juga.

3. Sindiran Halus. Karena orang yang Anda hutangi adalah orang-orang terdekat atau yang Anda kenal maka sesekali lakukanlah sindiran halus kepada orang yang Anda hutangi. Hal ini digunakan bila perkataan baik-baik secara tatap muka tidak mempan juga dan mendorongnya melunasi hutang-hutangnya.

4. Hubungi Keluarganya. Bila semua cara secara langsung tidak ampuh juga untuk membuatnya sadar dan bersegera membayarkan hutang-hutangnya maka cara terbaik adalah dengan menghubungi anggota keluarganya. Katakan dengan jujur dan bijak kondisi yang sesungguhnya tentang apa yang dialami oleh penerima hutang yang tak lain adalah bagian dari keluarga itu dengan Anda. Ungkapkanlah maksud kedatangan Anda dengan sebenar-benarnya dan mintalah dengan santun pertanggungjawaban kepada keluarga tersebut. Walaupun sepertinya agak berat melakukannya, tetapi itu cukup cara ampuh agar uang Anda dapat kembali.

5. Kesepakatan Baru. Sesuatu yang berlarut-larut penyelesaiannya haruslah dicari sesuatu alternatif yang baru, dalam hal ini adalah sebuah kesepakatan baru. Jadwalkan ulang waktu dan besarnya hutang yang harus dibayar. Bahkan agar lebih kuat hukumnya. Maka bubuhkan materai dalam surat kesepakatan.

 

GD Star Rating
a WordPress rating system

DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT

PELATIHAN PT. SHELL INDONESIA DI JAKARTA

 

PELATIHAN PT. SHELL INDONESIA DI JAKARTA

 Bekerja sama dengan distributor memang tidaklah mudah. Para distributor memiliki manajemen yang beraneka ragam sehingga menambah ragam kesulitan di sisi para representatif Principal. Oleh sebab itu agar bisa bersinergi dengan distributor, langkah-langkah awal yang harus dilakukan adalah memahami terdahulu kinerja distributor lebih dalam. Mulai dari pemetaan wilayah, rute kunjungan, pembagian wilayah secara geografis sampai dengan distribusi produk dan pengelolaan Piutang dagangnya. Selain itu agar supply chain berjalan baik, perlu pemahaman para distributor mengenai persediaan dan pemaksimalannya, selain untuk menyelaraskan antara purchase dan pembayaran hutang ke Principal. Pengetahuan diatas ternyata tidak hanya berhenti di situ, para pengelola distributor perlu pengetahuan secara managerial agar tim penjualan juga bisa bekerja secara fokus dalam menawarkan produk dan bekerja secara maksimal. Nah, pelatihan dengan materi di bawah ini sangat membantu pihak principal dan pihak distributor dalam menjalankan Distributorship secara efektif dan hasil yang maksimal.

Isi Materi pelatihan Distributorship Management 2 hari ini antara lain:

SALES TERRITORY MANAGEMENT

  1. Element sales territory management
  2. Jenis Channel Distribusi
  3. Mendesain Rute kunjungan
  4. Menghitung beban kerja sales force
  5. Sales Territory Vs Sales Prosses

STRATEGI DISTRIBUTOR KELOLA PELANGGAN.

  1. Bagaimana menangani komplain.
  2. Memaksimalkan inti CRM ( Customer Relationship management)
  3. Mengukur kinerja distributor melalui Key Performance Indicator
  4. (KPI)
  5. Aplikasi dan contoh KPI distributor
  6. Mengukur kinerja sales force menggunakan KPI

MENEKAN SHRINKAGE DAN MENINGKATKAN PROFIT

DISTRIBUTOR.

  1. Biaya-biaya distributor dan pengelompokannya.
  2. Sebab-sebab shrinkage dan cara mengatasinya

MENGELOLA ACCOUNT RECEIVABLE (AR) SALES FORCE

DISTRIBUTOR.

  1. Status Piutang penjualan.
  2. Kelola AR melalui audit lapangan.
  3. Problem setelah audit lapangan.
  4. Penyebab piutang penjualan bermasalah.
  5. Performance dan tanggung jawab sales force.
  6. Mencegah piutang Bad debt.

PURCHASE ORDER VS PELUNASAN HUTANG, DAN INVENTORY

  1. Bagaimana membuat Kalender pembayaran ke Principal secara effektif
  2. Menyeimbangkan pembelian dengan avarage penjualan, lead time dan stok minimal
  3. Analisis ABC untuk sediaan sehingga meminimalisir penumpukan barang di gudang
  4. Mengapa management sediaan?, Sediaan : biaya, pelayanan dan laba, Biaya Riil sediaan
  5. Meramalkan kebutuhan sediaan, Mengelola indikator sediaan, Pengurangan biaya sediaan
  6. Distribusi vertical dan horisontal dalam penjualan

MANAGERIAL SKILL

  1. Bagaimana merencanakan Target penjualan, merencakan  program promosi metode mind mapping, mengaplikasikan  dan controlling
  2. Kepemimpinan dan definisi kepemimpinan dalam penjualan
  3. 7 Karatkter kepemimpinan yang memotivasi anak buah
  4. Kepemimpinan berdasarkan D-I-S-C dan D-I-S-C untuk staffing anak buah.
  5. 3 konsep keterampilan manager Distribusi
  6. Soft skill dalam team work tim penjualan
  7. Bagaimana menjadi pemimpin efektif untuk tim penjualan
  8. Mengelola konflik antara distributor dan Principal
  9. Membantu membuat goal setting bawahan (salesman) sehingga mencapai target

TUJUAN PELATIHAN

  1. Diharapkan dari pelatihan ini peserta lebih mamahami tujuan dari distributorship yang sedang dijalankan oleh principal, yakni meningkatkan penjualan melalui Tim penjualan para Distributor.
  2. Diharapkan melalui pengetahuan managerial skill peserta mampu sebagai leader dengan lebih baik dan memberikan motivasi ke bawahan (Salesman) sehingga bawahan berkerja secara optimal.
  3. Diharapkan dari pengetahuan distributorship dan managerial skill ini peserta mampu mengkoordinasikan bawahan dengan baik dan juga dengan para mitra.
  4. Melalui pelatihan ini diharapkan peserta mampu membuat rencana program marketing/promosi dengan menggunakan metode mind mapping .
  5. Melalui training ini peserta diharapkan mampu menghitung dan merencanakan stock level dengan baik dan merencakanan pembayarannya ke Principal dengan baik.

Hubungi : Groedu International Consultant

Cp : Frans M. Royan, SE,MM

Hand Phone : 0818521172/ 031-33311179

GD Star Rating
a WordPress rating system

Nov 24

LOKASI BISNIS YANG TEPAT BERPENGARUHKAH PADA KELANCARAN BISNIS?

Pemilihan lokasi bisnis merupakan salah satu hal yang terpenting dalam perancangan pendirian bisnis yang nantinya akan memproduksi barang maupun menjual jasa. Dengan demikian strategi lokasi merupakan hal yang tidak boleh diabaikan dalam proses perancangan pendirian bisnis. Alasan yang mendasarinya salah satu diantaranya adalah dari sektor barang yang membutuhkan tempat (lokasi) untuk melakukan proses kegiatan pembuatan dari produk tempat barang tersebut (membutuhkan tempat memproduksi) sedangkan untuk sektor jasa membutuhkan tempat untuk dapat memberikan pelayanan bagi para konsumennya.

Pemilihan lokasi bisnis membutuhkan adanya berbagai pertimbangan dan kehati-hatian. Pada saat manajemen telah memutuskan untuk mulai beroperasi di satu lokasi tertentu, maka akan ada banyak biaya yang menjadi tetap dan terlampau sulit untuk dikurangi. Keputusan dalam memilih lokasi seringkali harus bergantung pada jenis/tipe bisnis yang ingin dijalankan. Letak perusahaan sering juga disebut sebagai tempat kediaman bagi perusahaan untuk beroperasi, yaitu berupa tempat dimana perusahaan dapat dengan leluasa melakukan kegiatan operasionalnya setiap harinya. Sedangkan istilah berupa tempat kedudukan (lokasi) perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat dari pengendalian utama operasional bisnis.

Kedua hal di atas sangat perlu untuk mendapat perhatian khusus bagi perusahaan, karena apabila sejak awal sudah salah dalam memilih lokasi untuk operasional perusahaan, maka akan mengakibatkan terjadinya suatu kerugian bagi perusahaan. Saperti halnya harus mengadakan penempatan kembali letak perusahaan (Re-Location) dan berbagai kesulitan lainnya apabila akan mengadakan ekspansi (perluasan wilayah perusahaan).

Dengan semakin tajamnya dunia persaingan bisnis serta semakin banyaknya perusahaan-perusahaan baru yang saat ini telah banyak bermunculan, maka pemilihan letak perusahaan ini sudah tidak mungkin untuk dilakukan dengan asal coba-coba (trial & error) saja. Karena dengan cara seperti itu, maka perusahaan akan kalah dalam hal persaingan dengan perusahaan lainnya. Selain harus berpacu dengan waktu, juga tingkat efisiensi dalam bidang biayapun harus mendapatkan perhatian khusus dari perusahaan. Oleh karena itu, pemiihan letak perusahaan ini juga harus dilakukan dan dapat diputuskan melalui beberapa pertimbangan penting yang disertai dengan fakta yang lebih kongkrit dan harus lengkap. Hal itu akan dapat dijalankan dengan tetap meninjau tentang beberapa aspek yang mempengaruhi tentang pemilihan letak lokasi perusahaan.

Untuk keputusan lokasi bisnis, strategi yang akan digunakan biasanya adalah berupa strategi untuk dapat meminimalkan biaya, sedangkan untuk bisnis eceran dan jasa professional, strategi yang akan digunakan lebih terfokus terhadap bagaimana dalam memaksimalkan pendapatan. Meskipun demikian, strategi pemilihan gudang akan ditentukan oleh kombinasi antara biaya dan kecepatan pengirimannya. Secara umum, tujuan dari strategi lokasi adalah untuk dapat memaksimalkan keuntungan dari penempatan lokasi strategis bagi perusahaan.

Beberapa pilihan yang ada dalam lokasi perusahaan meliputi:

1. Tidak berpindah-pindah tempat, namun semakin meluaskan fasilitas yang ada.
2. Mempertahankan lokasi sekarang, selagi dalam proses menambah fasilitas di lokasi lainnya.
3. Menutup fasilitas yang ada dan pindah kepada lokasi lainnya.

Faktor – Faktor Dalam Hal Penentuan Lokasi

Banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan dalam penentuan lokasi bisnis di mana fasilitas untuk proses produksi dari sebuah pabrik seharusnya akan didirikan. Menurut Lockyer et al. (1990) faktor-faktor yang sangat berpengaruh besar terhadap perencanaan atau pemilihan lokasi adalah dari kedekatan antara integrasi dengan organisasi, yaitu:

1. Tersedianya tenaga kerja dan tenaga ahli.
2. Tersedia fasilitas.
3. Tersedia transportasi.
4. Tersedianya masukan.
5. Tersedia jasa-jasa lain.
6. Kecocokan antara tanah dan iklim.
7. Peraturan-peraturan regional.
8. Ruangan untuk perluasan wilayah.
9. Persyaratan keamanan.
10. Biaya tempat.

Pentingnya faktor untuk pemilihan lokasi bisnis adalah untuk dapat menentukan keberhasilan perusahaan dan hubungannya dengan berbagai biaya operasional, harga jual, serta kemampuan perusahaan dalam bersaing di pasar bisnis. Alternatif pemilihan lokasi adalah berupa pertimbangan biaya yang telah dikeluarkan apabila dibandingkan dengan tingkat keuntungan yang telah diperoleh. Alternatif dari pemilihan lokasi tersebut apakah telah didirikan perusahaan baru, ekspansi, ataukah relokasi bagi perusahaan yang sudah ada.

Alternatif pemilihan bisnis baru adalah apabila bagi pengusaha baru atau pendatang baru. Alternatif pemilihan relokasi apabila bisnis lama yang sudah tidak mampu lagi dalam memenuhi standard yang selama ini telah diharapkan, dan alternatif. pemilihan ekspansi yang telah didasarkan alasan bahwa fasilitas produksi dirasa sudah sangat ketinggalan, permintaan pasar tumbuh dan berkembang lebih besar daripada kapasitas produksi yang dimiliki saat ini, serta apabila fasilitas pendukungnya berupa (faktor-faktor produksi) yang sudah tidak mampu lagi dalam mencukupi kebutuhan bisnis.

Itulah beberapa faktor-faktor penting sebagai penunjang utama dalam hal penentuan lokasi bisnis, semoga dari penjelasan tersebut dapat bermanfaat bagi Anda sekalian. Apabila membutuhkan bantuan dalam set up management ritel, distributor dan usaha lainnya, pembuatan desain manajemen, software accounting dan lainnya silahkan hubungi 0818521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Nov 22

BEBERAPA KEMAMPUAN DASAR MANAJEMEN YANG DIBUTUHKAN OLEH ORGANISASI INTERNAL PERUSAHAAN

Dalam internal organisasi perusahaan, kehadiran seorang pemimpin atau setidaknya seorang manajer sudah sangat mutlak dibutuhkan. Hal ini dikarenakan dalam organisasi perusahaan harus ada seseorang yang dapat memberikan komando, membimbing, memotivasi, dan mampu menjadi contoh bagi para anak buahnya. Pemimpin ini merupakan sosok yang akan bekerja melalui orang lain dalam mencapai apa yang menjadi visi dan misi bagi organisasi perusahaan dengan jalan mengkoordinasikan tentang berbagai kegiatan yang berada dalam organisasi dibawah pimpinannya.

Karena peran utama dari seorang manajer adalah untuk memimpin, memotivasi, dan mengarahkan para karyawan untuk dapat bekerja sama dalam mencapai tujuan organiasi perusahaan, maka dari setiap manajer harus memiliki ketrampilan dasar dalam bidang manajemen bisnis agar dapat mengelola timnya secara lebih efektif. Agar dapat mencapai apa yang menjadi tujuan organisasi perusahaan, maka seorang manajer harus mampu dalam merencanakan, mengatur, dan mengendalikan sumber daya yang masih dimiliki oleh perusahaan, termasuk salah satu didalamnya adalah berupa sumber daya manusia. Sehingga sangat penting artinya bagi seorang manajer untuk memiliki skill dan kualitas yang terbaik agar dapat melakukan tugasnya dengan lebih efektif.

Beberapa skill (kemampuan) manajerial yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin dalam memanajemen tim yang berada dibawah pimpinannya adalah:

1. Kemampuan Konseptual:

Hal ini berhubungan langsung dengan kemampuan dalam membuat dan merumuskan sebuah konsep, ide dan mampu menyampaikan gagasannya untuk kemajuan perusahaan. Ide-ide tersebut akan dituangkan dalam sebuah perencanaan kegiatan atau lebih sering disebut dengan perencanaan kerja. Selain itu seorang manajer hendaknya juga harus memiliki visi untuk ke depannya, misi yang jelas, program kerja yang lebih aktual, serta menjaga competitive advantage dalam internal organisasi perusahaan.

2. Kemampuan Dalam Berkomunikasi:

Seorang manajer harus mampu dalam berinteraksi dengan banyak orang. Saat berkomunikasi dengan bawahan, maka dia harus dapat berkomunikasi secara lebih persuasif dan bersahabat. Pada saat berkomunikasi dengan rekan kerja, harus saling menghormati dan saat sedang berkomunikasi dengan jajaran manajemen dan para konsumen, dia juga harus dapat melayani mereka dengan baik. Menjaga komunikasi yang baik dengan semua orang akan mampu mendorong orang-orang yang berada disekitarnya agar bisa menjadi tim terbaik baginya.

3. Ketrampilan Teknis:

Memiliki kemampuan dalam bidang informasi teknologi (IT) atau dalam bidang yang lainnya merupakan sebuah keunggulan tersendiri atau sebuah nilai lebih bagi seorang manajer. Memiliki kemampuan teknis merupakan sebuah bekal yang harus dimiliki oleh seorang manajer, sehingga dia tidak hanya harus mampu dalam memahami sebuah konsep, namun juga dapat menciptakan efektivitas dan efisiensi tersendiri didalamnya.

4. Ketrampilan Dalam Memanajemen Waktu:

Seorang manajer harus mampu dalam mengalokasikan dan membagi waktunya agar bisa mendapatkan hasil yang lebih optiomal. Kemampuan seperti ini akan diuji pada saat sedang menyusun perencanaan dari sebuah project, dimana tidak hanya permasalahan manajemen waktu saja yang harus dapat diperhatikan, namun juga tentang bagaimana dalam membuat skala prioritas.

5. Kemampuan Dalam Membuat Keputusan Bisnis:

Kemampuan dalam mengidentifikasikan permasalahan dan dapat meninjau ulang secara lebih komprehensif, termasuk juga dalam memberikan solusi agar dapat memecahkan permasalahan adalah sebuah ketrampilan yang harus dimiliki oleh setiap manajer. Mengambil keputusan hendaknya tidak boleh dilakukan secara terburu-buru, juga jangan sampai terlalu lambat, namun yang seringkali terjadi dilapangan adalah seorang manajer biasanya harus mengambil keputusan dengan cepat di saat yang benar-benar mendesak.

6. Kemampuan Dalam Bidang Kepemimpinan:

Manajer juga harus benar-benar siap, tidak boleh setengah-setengah untuk menjadi seorang pemimpin dan tidak mengindahkan hal-hal yang sama sekali tidak perlu. Menjalankan sebuah program kerja dan evaluasi memang membutuhkan adanya sebuah komitmen dan ketegasan. Manajer yang tangguh akan mampu dalam mendorong untuk terciptanya trust (kepercayaan) pada lingkungan kerjanya dan menciptakan teamwork yang benar-benar solid pada tim kerja yang berada dibawah pimpinannya.

Berbagai ketrampilan tersebut merupakan sebuah skill dasar yang harus dimiliki oleh seorang manajer agar mampu dalam mengelola manajemen sumber daya manusia yang berada dibawahnya. Dengan memiliki ketrampilan manajemen tersebut, maka seorang manajer akan dapat menjalankan segala tugas-tugasnya dengan lebih profesional dan efektif.

Nah, itulah beberapa kemampuan dasar manajemen yang harus dimiliki oleh seorang manajer (pimpinan) agar dapat mencapai tujuan organisasi perusahaan, semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dan terimakasih. Anda membutuhkan SOP untuk perusahaan, pelatihan sales & marketing, kebutuhan software untuk perusahaan. Silahkan hubungi 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu. (Frans M. Royan, SE,MM)

GD Star Rating
a WordPress rating system

Nov 10

ASPEK-ASPEK PENTING SEBAGAI DASAR DALAM PENELITIAN BUSINESS FEASIBILITY STUDY(STUDI KELAYAKAN BISNIS)

Dalam studi kelayakan bisnis, terdapat beberapa macam aspek yang dapat diteliti. Aspek-aspek dalam studi kelayakan bisnis tersebut lebih bersifat fleksibel, sehingga akan dapat ditambahkan sesuai dengan berbagai kebutuhan perusahaan. Aspek-aspek dasar yang biasanya akan diteliti dalam studi kelayakan bisnis antara lain adalah sebagai berikut:

1. Aspek hukum dalam studi kelayakan bisnis.

Aspek hukum dalam studi kelayakan bisnis termasuk pada semua hal-hal yang berhubungan dengan legalitas rencana bisnis yang akan dilakukan oleh perusahaan. Ketentuan-ketentuan seputar hukum tersebut meliputi:

• Izin lokasi.
• Akte untuk pendirian perusahaan dari notaris.
• Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
• Surat tanda daftar perusahaan.
• Surat izin tempat usaha dari Pemerintah Daerah setempat.
• Surat tanda rekanan dari Pemerintah Daerah setempat.
• Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

2. Aspek ekonomi dan kebudayaan dalam studi kelayakan bisnis.

Aspek ekonomi dan kebudaya dalam studi kelayakan bisnis termasuk pada dampak dari suatu badan usaha bagi masyarakat sekitar.

• Dari segi budaya, penelitian dalam studi kelayakan bisnis akan menjawab tentang bagaimana dampak keberadaan dari sebuah bisnis terhadap adat istiadat di wilayah setempat.
• Dari segi ekonomi, penelitian dalam studi kelayakan bisnis juga akan menjawab apakah sebuah bisnis akan mampu menaikkan atau justru malah menurunkan rata-rata pendapatan per kapita dari wilayah setempat.

3. Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis.

Aspek pasar dan pemasaran dalam studi kelayakan bisnis juga menyangkut kepada pertanyaan apakah ada peluang pasar untuk produk yang telah dihasilkan oleh sebuah perusahaan. Aspek tersebut juga dapat terlihat melalui hal-hal berikut ini:

• Potensi pasar, dinilai berdasarkan bentuk pasar/konsumen yang dipilih.
• Jumlah konsumen potensial. Jumlah ini akan bisa diketahui melalui proses mengukur dan meramal permintaan dan penawaran berdasarkan produk sejenis yang telah ada saat ini.
• Daya beli masyarakat dengan lebih memperhitungkan perkembangan atau pertumbuhan penduduk.
• Segmentasi, target dan posisi produk di pasar.
• Situasi persaingan di lingkungan industri.
• Sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen terhadap produk sejenis saat ini.
• Manajemen pemasaran, terdiri atas analisis persaingan dan bauran pemasaran.

4. Aspek teknis dan teknologi dalam studi kelayakan bisnis

Aspek teknis dan teknologi dalam studi kelayakan bisnis menyangkut terhadap hal-hal teknis dan teknologi yang akan digunakan pada perusahaan tersebut. Aspek-aspek tersebut antara lain adalah:

• Pemilihan seputar strategi produksi.
• Pemilihan dan perencanaan produk yang akan diproduksi.
• Rencana kualitas.
• Pemilihan teknologi.
• Perencanaan kapasitas produksi.
• Perencanaan letak pabrik.
• Perencanaan tata letak (layout).
• Perencanaan jumlah produksi.
• Manajemen persediaan.
• Pengawasan kualitas produk.

5. Aspek manajemen dalam studi kelayakan bisnis.

Aspek manajemen dalam studi kelayakan bisnis menyangkut kepada pembangunan dan pengembangan operasional perusahaan. Aspek manajemen yang memiliki cakupan yang sangat luas, mulai dari manajemen sumber daya manusia sampai dengan manajemen finansial perusahaan. Semua hal yang berhubungan dengan tentang bagaimana operasional perusahaan akan dapat dijalankan termasuk pada aspek manajemen dalam studi kelayakan bisnis.

6. Aspek keuangan dalam studi kelayakan bisnis.

Aspek keuangan dalam studi kelayakan bisnis menyangkut kepada besaran modal dan sumber dana yang akan digunakan dalam membangun sebuah usaha serta kapan dan bagaimana modal tersebut akan dapat dikembalikan. Jika diuraikan, maka aspek keuangan dalam studi kelayakan bisnis akan terbagi menjadi:

a. Kebutuhan dana dan sumbernya.
b. Aliran kas (cash flow).
c. Biaya modal (cost of capital).
– Biaya hutang
– Biaya modal sendiri.
d. Perihal kepekaan.
e. Pemilihan investasi.
– Pilihan leasing atau membeli.
– Urutan prioritas proyek bisnis.

Nah, itulah beberapa aspek-aspek penting yang nantinya akan digunakan sebagai dasar utama dalam penelitian business feasibility study (studi kelayakan bisnis), semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian apabia ingin melaksanakan studi kelayakan bisnis dari usaha yang nantinya akan Anda dirikan. Anda membutuhkan pembuatan Feasible Study, silahkan hubungi kami di 081-8521172 atau 081-252982900. Kami siap membantu anda!

GD Star Rating
a WordPress rating system

Post sebelumnya «

» Post terbaru