Feb 02

MENGENAL STRUKTUR ORGANISASI MANUFACTURING? RUMITKAH DIBANDING DENGAN STRUKTUR ORGANISASI BISNIS LAINNYA…?

Dalam sebuah struktur organisasi terutamanya adalah organisasi perusahaan manufaktur, tentunya terdapat hubungan antar sesama bagian yang saling berkoordinasi antara satu bagian dengan bagian yang lainnya. Semakin banyak aktivitas yang dilakukan oleh organisasi tersebut, maka akan semakin kompleks pula hubungan-hubungan yang akan terjalin. Sehingga, struktur organisasi manufaktur pada umumnya menjadi lebih rumit daripada struktur organisasi pada bidang bisnis lain yang aktivitasnya lebih sederhana.

Dasar dari pembuatan bagan atau struktur organisasi ini adalah dari pembagian kekuasaan (authotiry) dan tanggung jawab (responsibility). Namun sebelumnya, di dalam penyusunan struktur organisasi tersebut harus disyaratkan tentang adanya sistem administrasi yang jelas.

Struktur organisasi dibuat dengan tujuan agar semakin mempermudah pengoperasian dari setiap bagian yang ada di dalamnya. Dengan adanya struktur seperti ini maka setiap bagian akan dapat mengerti dan memahami tentang apa saja tugas dan wewenang serta tanggungjawab yang harus dilakukan oleh masing-masing bagian serta bagaimana hubungannya dengan bagian yang lain.

Dalam suatu organisasi perusahaan, semua bagian yang ada merupakan sebuah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Semuanya ada untuk saling mendukung satu dengan yang lainnya. Setiap bagian akan mendukung kinerja dari bagian yang lainnya sehingga akan membentuk sebuah kesatuan yang serasi dan tersinergis dengan baik.

Jenis-Jenis Struktur Organisasi Internal Manufaktur

Sebenarnya, terdapat banyak sekali bentuk dari struktur organisasi dalam sebuah internal perusahaan. Namun struktur organisasi manufaktur seringkali terdapat bebebrapa macam kombinasi yang sering dilakukan oleh pihak pimpinan perusahaan manufatur.

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Struktur Organisasi Manufaktur Garis.

Struktur organisasi manufaktur garis menyusun garis kekuasaan secara langsung dari atasan kepada beberapa bagian yang berada di bawahnya. Masing-masing bagian dapat berdiri sebagai unit-unit tersendiri. Sedangkan setiap kepala bagian akan bertugas untuk mengawasi kinerja dalam setiap bagiannya masing-masing.

Pada struktur organisasi seperti ini akan terlihat dengan jelas tentang bagaimana hirarki yang ada di dalam sebuah perusahaan. Akan terlihat siapa saja yang berada di atas dan dibawah serta bagaimana prosedur instruksi dan pengawasan yang akan dilakukan.

2. Struktur Organisasi Manufaktur Garis dan Staff.

Struktur organisasi garis dan staff biasanya lebih banyak digunakan dalam perusahaan manufaktur kelas menengah ke atas. Dari sini, terdapat penambahan beberapa aktivitas sebagai fungsi dari staff, yaitu untuk memberikan saran kepada pimpinan maupun kepala-kepala bagian lainnya. Meskipun mereka tidak memiliki kekuasaan untuk memberikan perintah, namun biasanya, pimpinan akan lebih mempercayai saran dari staff ini daripada perintah secara langsung dari atasannya sendiri.

3. Struktur Organisasi Manufaktur Fungsional.

Struktur organisasi manufaktur fungsional lebih cenderung untuk menekankan kepada pembagian fungsi dari perusahaan. Setiap manajer dalam bidangnya adalah seorang yang benar-benar ahli, sehingga mereka memiliki kekuasaan penuh untuk menjalankan masing-masing fungsi yang berada di bawah tanggungjawabnya.

4. Struktur Organisasi Manufaktur Komite.

Komite sering kali dibentuk untuk megumpulkan pendapat yang berhubungan dengan berbagai kegiatan dari perusahaan. Semisal adalah komite budget, komite budget setidaknya akan terdiri dari kepala bagian keuangan, kepaa bagian pemasaran, dan juga kepala bagian produksi.

5. Struktur Organisasi Manufaktur Matrik.

Struktur organisasi matrik atau biasanya juga disebut dengan organisasi manajemen proyek diartikan sebagai struktur organisasi yang menyatukan para spesialis dari setiap bagian-bagian fungsi yang berbeda untuk mengerjakan satu proyek khusus.

6. Struktur Organisasi Operasional Manufaktur.

Struktur organisasi manufaktur memiliki cukup banyak bagian yang rumit. Bagian pokok yang berada langsung di bawah presiden direksi adalah :

1. Wakil presiden tenaga kerja.
2. Wakil presiden keuangan.
3. Wakil presiden penjualan.
4. Wakil presiden manufaktur.

Pada beberapa perusahaan manufaktur yang strategis, terdapat pula wakil presiden riset and deveopment (RND). Wakil presiden manufaktur yang bertanggungjawab secara penuh atas fungsi utama dari manufaktur atau proses produksi secara keseluruhan.
Semoga artikel di atas bermanfaat bagi pembaca. Apabila pembaca membutuhkan informasi terkait artikel diatas atau membutuhkan jasa re desain struktur organisasi, pembuatan job description, pembuatan SOP manufacturing, pembuatan KPI untuk SDM manufacturing, silahkan hubungi groedu@gmai.com atau kontak di 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu.

GD Star Rating
loading...

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.