Mar 14

CARA EFEKTIF MEMASARKAN PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN DALAM KEMAS

Memasarkan produk makanan dan minuman dalam kemas memang tidak mudah, apalagi bila produk anda belum memiliki ijin edar dan BPOM. Nah, untuk itu silahkan daftarkan terlebih dahulu produk makanan dan minuman perusahaan ke lembaga-lembaga yang berwenang. Namun demikian setelah sulit mendapatkan ijin, ternyata setelah produk dipasarkan, produknya tidak bisa berjalan baik sesuai dengan harapan. Kita kurang paham masuk dunia saluran distribusi yang beraneka ragam tipe. Umumnya makanan dan minuman dalam kemas dipasarkan lewat toko-toko, tetapi anda mengalami kesulitan menembus saluran seperti itu. Kendala-kendala yang dihadapi perusahaan seputar:

  1. Perusahaan tidak memiliki data base saluran produk yang bentuknya bisa seperti : toko tradisional, Minimarket, supermarket, bahkan grosir makanan dan minuman.
  2. Kalaupun sudah memiliki data tersebut diatas, anda kesulitan lagi mengurus nomer vendornya khususnya yang modern market berjejaring seperti Gyant, Careefour serta lainnya.
  3. Kalau kemudian mampu masuk ke saluran yang disebutkan diatas, ternyata perusahaan tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk perluasan wilayah pemasaran padahal produksi produk sedang sangat melimpah dan tidak bisa ditunda lagi untuk dipasarkan. Sumber daya-sumber daya itu antara lain : sales force yang harus menyalurkan/tawarkan produk ke toko-toko tersebut.

Lalu apa yang terjadi kalau sudah demikian? Akhirnya produk tidak bisa dipasarkan dengan baik karena kesulitan sumber daya manusia, serta kesulitan penyalur besar yang membantu menangani.

Konsep Multi Distributor dapat menjawab bagaimana efektifnya menyalurkan  produk ke seluruh wilayah Indonesia yang secara geografis memiliki pulau-pulau yang begitu besar. Apa yang terdapat pada konsep Multi distributor tersebut?

  1. Produsen produk makanan dan minuman dalam kemas tidak perlu lagi mengurus nomer vendor karena Distributor sudah memiliki.
  2. Produsen tidak perlu lagi membangun sales forcenya sendiri, karena distributor sudah memiliki sales force yang siap menawarkan produk produsen.
  3. Produsen tidak perlu lagi membangun armada delivery karena Distributor sudah memiliki armada delivery.
  4. Produsen tidak perlu lagi membangun kantor representatif, karena distributor sudah mewakili.
  5. Produsen tidak perlu lagi mencari-cari pelanggan karena pelanggan sudah ada. Distributor biasanya sudah punya pelanggan tetap untuk produk-produk yang dipasarkan saat ini.

Jadi akan efektif apabila konsep multi distributor ini digunakan sebagai cara memasarkan produk makanan dan minuman. Apabila dengan ide ini pembaca masih membutuhkan informasi lebih lanjut, bimbingan dan konsultasi dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 0818521172. Atau silahkan klik ini untuk mendapatkan informasi dari buku tersebut.

 

 

GD Star Rating
loading...

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.