TIPS MENGHINDARI CALON KARYAWAN YANG BERPENGARUH BURUK PADA PERUSAHAAN

Pewawancara atau bagian rekrutmen perusahaan sebaiknya berhati-hati dalam mengenali calon karyawan selama proses interview, terutama bagi calon karyawan yang ternyata memiliki pengaruh buruk (toxic employee) kepada tim dan organisasi perusahaan yang telah terbentuk dan bekerja dengan baik, sehingga pelamar-pelamar seperti ini perlu dihindari sejak awal sebelum terlambat diketahui dan sudah menjadi bagian dari perusahaan nantinya.

Di bawah ini adalah 14 pertanyaan yang dapat membuka sifat buruk dari calon karyawan:

  1. Menanyakan pertanyaan tentang berpengaruh buruk

Menanyakan satu hal yang tidak disukai dari pengalaman pekerjaan sebelumnya atau yang sekarang, tampaknya terlalu umum dan sudah dipersiapkan jawabannya dengan baik oleh pelamar. Namun dengan menanyakan sampai 5 hal yang tidak disukai akan mengungkapkan bagaimana strategi perubahan yang dimiliki ataukah tanda kenegatifan calon karyawan tersebut.

  1. Menanyakan momen terbaik dari pekerjaan sebelumnya

Sebagian besar pelamar dapat menutupi pengalaman buruk di tempat kerja sebelumnya, maka tanyakan tentang pengalaman baik mereka. Apabila calon karyawan menyebutkan momen terbaik dari pekerjaan sebelumnya tentang perayaan atau traktiran makan di perusahaan sebelumnya maka mereka hanya berpikiran dangkal dan tidak mengerti makna sebenarnya dari pekerjaan yang mereka lakukan.

  1. Menanyakan tentang bagaimana pelamar menangani situasi yang sulit

Calon karyawan yang tidak dapat menangani situasi yang sulit dan malah menimpakan kesalahan ke orang lain tetapi tidak pernah mengakui kesalahannya sendiri bisa menjadi pertanda bahwa karyawan tersebut dapat melakukan hal yang sama di dalam perusahaan di kemudian hari.

  1. Menanyakan tentang masa depan

Memberikan pertanyaan tentang rencana calon karyawan dalam 5-10 tahun ke depan akan membantu penilaian apakah pelamar tersebut cocok untuk berada di dalam perusahaan. Penilaian akan lebih mudah apabila jawaban pelamar tersebut memiliki visi yang sejalan dengan perusahaan dibandingkan dengan pelamar yang hanya menjawab hanya untuk keperluan interview semata.

  1. Melakukan proses wawancara secara kolektif

Satu atau dua orang dapat dikelabui oleh calon karyawan selama proses wawancara, sehingga apabila dilakukan proses wawancara dengan sebuah panel tim (tim pewawancara lebih dari 1 orang) maka akan lebih mudah untuk mengetahui seorang calon karyawan memiliki pengaruh buruk atau tidak. Namun lakukan proses wawancara seperti ini dengan melibatkan 2-3 calon karyawan.

  1. Bertanya pada pemberi referensi kerja

Melakukan tanya jawab pada pemberi referensi bagi calon karyawan (biasanya ex-supervisor), atau secara acak bartanya kepada rekan kerja (dapat dicari dari LinkedIn) calon karyawan tersebut bagaimana kinerjanya di perusahaan-perusahaan sebelumnya. Sebagian besar tidak akan terang-terangan berkata hal negatif tentang calon karyawan tersebut, namun demikian juga pada laporan kinerja mereka tidak akan terkesan luar biasa.

  1. Melakukan proses seleksi dengan tahapan-tahapan yang berbeda

Dengan melakukan proses seleksi dengan tahapan atau kegiatan yang berbeda dapat mengungkapkan sifat asli dari calon karyawan yang berpengaruh buruk. Seseorang mungkin dapat mudah untuk berperilaku baik selama satu jam (satu tahapan seleksi) namun akan sangat sulit melakukannya bila proses seleksi memakan waktu sehari penuh.

  1. Menanyakan tentang pengalaman calon karyawan

Merupakan sebuah keharusan untuk mendiskusikan pengalaman pelamar dengan cermat di pekerjaan sebelumnya, sehingga dapat menemukan orang-orang yang lebih suka menemukan diri mereka dalam pusaran drama daripada fokus pada pekerjaan yang dimilikinya.

  1. Menanyakan pertanyaan-pertanyaan negatif

Menanyakan pertanyaan seperti “Mengapa saya tidak harus menerima Anda?” akan membuka keaslian dari pola pikir calon karyawan yang sedang diwawancarai karena pertanyaan negatif akan memberikan peluang bagi pelamar yang memiliki pikiran positif daripada jawaban yang sudah dikarang-karang sebelumnya.

  1. Menemukan apakah calon karyawan suka menyimpan dendam

Calon karyawan yang menilai perbedaan-perbedaan mereka dengan orang lain namun masih percaya diri untuk mengemukakan opini mereka, akan lebih baik dalam berperilaku dan menjaga hubungan sosial daripada mereka yang hanya menceritakan tentang adanya permasalahannya dengan orang lain.

  1. Menanyakan pertanyaan tentang perilaku

Memberikan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat situasional akan membantu penilaian terhadap perilaku calon karyawan di dalam situasi-situasi tertentu. Galilah secara mendalam jawaban dari calon karyawan tersebut akan dapat mengurangi kemampuan mereka untuk mengarang jawaban dan membuka jati diri mereka.

  1. Memperhatikan adanya komplain dari calon karyawan

Selama kegiatan wawancara, perhatikan apakah calon karyawan menceritakan komplain tentang pekerjaan dan perusahaan tempat bekerja sebelumnya. Apabila ternyata calon karyawan adalah seorang pengeluh, maka orang itu memiliki kecenderungan produktivitas kerja yang rendah.

  1. Menanyakan pertanyaan yang tidak umum dan menyimpang

Pewawancara dapat menyiapkan pertanyaan kejutan seperti “Kebohongan apa yang sering Anda ceritakan?” daripada pertanyaan umum seperti “Sebutkan kelebihan dan kekurangan Anda?” dan perhatikan bagaimana jawaban dari pelamar beserta gerak tubuhnya.

  1. Memperhatikan kata “kami”

Salah satu cara paling mudah untuk mengidentifikasi calon karyawan yang buruk adalah dengan memperhatikan jawaban calon karyawan dari pertanyaan tentang kesuksesannya di dalam pekerjaan, apakah calon karyawan tersebut memberikan apresiasi kepada rekan kerja atau hanya menceritakan usaha yang dilakukannya sendiri. Apabila jawaban yang kedua, maka pelamar tersebut memiliki ego yang tinggi dan dapat berpengaruh buruk nantinya pada saat sudah bergabung dengan perusahaan.

Demikian beberapa tips untuk mengetahui calon karyawan yang memiliki potensi menjadi toxic employee atau berpengaruh buruk pada perusahaan. Untuk pertanyaan-pertanyaan lebih lanjut mengenai sistem manajemen SDM perusahaan dapat menghubungi kami di 0818521172 atau email ke groedu@gmail.com . (Stan)

 

Sumber:

Pertanyaan ini disadur dari artikel pada Inc.com dengan judul “14 Ways to Identify a Toxic Employee During the Interview

GD Star Rating
loading...

CARA EFEKTIF MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK HASIL MANUFACTURING

1111497streetview-motox780x390

Tidak dapat dipungkiri sekarang ini melakukan penjualan sangat sulit. Pengaruh utama adalah krisis ekonomi yang berkepanjangan sehingga menurunkan daya beli konsumen. Namun jangan kuatir bagi perusahaan manufacturing yang saat ini pemasarannya tidak meluas dan memiliki wilayah pemasaran tertentu. Misalnya pabrik saat ini melayani konsumennya seputar wilayah Jawa Timur misalnya. Nah untuk meningkatkan penjualan secara praktis dapat melakukan hal-hal sebagai berikut :

  1. Tinjau kapasitas produksi manufacturing kita selama ini rata-rata berapa besar. Lalu cek kembali metode penjualan produk yang sedang dilakukan saat ini. Ada yang memproduksi hanya untuk perusahaan distribusi lainnya, sementara pabrik belum punya perusahaan distribusi sendiri. Kalau seperti ini mulailah memikirkan, bagaimana kalau membuat perusahaan distribusi produk sendiri dengan merek yang dimiliki sendiri. Apabila selama ini sudah memiliki perusahaan distribusi sendiri dan produk hanya diproduksi untuk perusahaan distribusi sendiri, maka yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut :a) Perluas wilayah distribusi.  b) Dirikan kantor cabang, atau bekerja sama dengan distributor lain untuk mendistribusikan produk anda. Lengkap baca buku winning in the battle with distribution strategy.  c)Tambah sales force people dan bangun organisasinya sedemikian rupa dengan remunerasi dan insentif yang menarik.d) Bangun manajemen autopilot, dengan menyerahkan pemasaran produk pada manager profesional.e)Bangun infrastruktur sedemikian rupa, gudang dan mobil delivery. Jika tidak bisa investasi sendiri dapat bekerja sama dengan distributor lokal. serta buat skema kerja sama yang menarik dengan para distributor lokal.
  2. Apa yang sudah dilakukan di poin pertama, lanjutkan dengan pengasahan SDM penjualan sedemikian rupa dengan berbagai ilmu pengetahuan. Oleh sebab itu dibutuhkan training antara lain : basic selling skill, sales territory management, distributorship management, pengelolaan piutang penjualan ( AR Management)
  3. Apabila poin satu dan dua belum dilengkapi dengan sistem manajemen distribusi dan penjualan yang baik, maka buatlah sistem manajemen distribusi yang baik, meliputi : aturan main manajemen penjualan, SOP penjualan, laporan-laporan yang digunakan dalam penjualan, serta lainnya dalam kancah penjualan.

Meningkatkan-Penjualan-Produk

Poin 1, 2 dan 3 adalah langkah-langkah power full dalam meningkatkan penjualan perusahaan manufacturing secara strategis. Oleh sebab itu langkah-langkah efektif ini patut direnungkan kembali dan patut didiskusikan dalam rapat pembuatan marketing plan tahun 2016. Apabila dengan panduan tersebut bapak/ibu pembaca masih membutuhkan bimbingan dalam mengembangkan dan meningkatkan penjualan perusahaan, silahkan hubungi kami di 0818521172 atau email ke groedu@gmail.com. (penulis : Frans M. Royan, SE,MM adalah Konsultan manajemen pemasaran yang telah membantu ratusan klien dalam pendistribusian dan peningkatan penjualan sejak tahun 2005)

 

 

GD Star Rating
loading...

MANFAAT RISET PEMASARAN UNTUK KEBERHASILAN LAUNCHING PRODUK DI PASAR

Sebelum produk di launching ke pasar, sangat dibutuhkan riset pemasaran. Oleh sebab itu setiap perusahaan baru ataupun importir sebelum melakukan launcing produknya sebaiknya melakukan riset pasar terlebih dahulu. Riset pasar ini untuk mengetahui perilaku konsumen, trend pasar, serapan pasar, target pasar sampai dengan keputusan apakah barang itu akan diproduksi atau diimport. Oleh sebab itu lakukan dengan baik keputusan memproduksi atau mendatangkan barang dari luar negeri. Kalau sudah kejebak dengan kemacetan usaha, tentu saja kerugian yang akan dituai oleh perusahaan sangat besar.

Mengeluarkan biaya riset bukanlah hal sia-sia jika dilakukan dengan benar. Budget untuk riset adalah faktor pengurang kerugian yang cukup besar apabila tindakan kita mengikuti naluri bisnis saja. Boleh naluri bisnis bermain dalam pengambilan keputusan, tetapi naluri bisnis ini sifatnya abstrak, dan tidak semua orang bisa memahami pemikiran kita. Alangkah lebih baik jika terdapat hasil riset yang berupa angka, grafik, dan kesimpulan mengenai pasar, maka tidak akan ada yang menyalahkan jika usaha yang didirikan dilakukan bersama dengan mitra. Riset pasar dalam hal ini sangat penting untuk membantu dalam pengambilan keputusan.

Kelayakan produk untuk diimport maupun diproduksi sangat penting untuk menentukan tingkat keberhasilan produk dalam pemasarannya. Seperti dalam surveynya sekitar 98% produk baru yang diluncurkan ke pasar gagal. Hal ini banyak faktor yang melandasi, tentu saja salah satunya tidak adanya pedoman yang menginformasikan kelayakan produk masuk ke pasar. Riset pemasaran sebenarnya pintu masuk ke pasar, jika memang pasarnya layak. Sedangkan jika pasarnya tidak layak, pintu tidak akan dibuka dan hal ini tentu saja akan membantu kita sebagai investor dalam menentukan keberhasilan sebuah usaha. Tidak masuk ke pasar yang sudah disimpulkan oleh grafik dan angka riset bisa memberikan jalan alternatif pengusaha untuk menginvestasikan uangnya ke produk-produk yang layak dipasarkan.

Gunakan riset pemasaran sedemikian rupa dengan melakukan sendiri atau bantuan konsultan riset. Melalui bantuan konsultan riset, ruang lingkup yang akan diriset akan terarahkan. sebagai contoh konsultan riset akan menggunakan metode riset yang sesuai dengan produk dan kondisi pasarnya. Konsultan riset akan melakukan riset sesuai dengan sample yang menjadi objec penelitian. Konsultan riset akan melaporkan dan mempresentasikan hasil riset dan kesimpulan serta saran yang harus dilakukan oleh pebisnis yang sedang memakai jasanya.

Memang untuk masuk ke pasar beberapa perusahaan tidak perlu melakukan hal itu, tetapi hal ini wajib ditinjau dari sisi investasinya. Apabila sangat besar investasi yang akan dikeluarkan maka sangat dibutuhkan riset sebagai acuan atau pembanding dalam mengambil suatu keputusan. Oleh sebab itu jangan biarkan kerugian menjadi begitu besar dengan menganggap sepele tahapan ini dalam memasarkan suatu produk. Semoga artikel ini bermanfaat, apabila pembaca membutuhkan konsultan riset yang handal silahkan hubungi 081852172 atau hubungi groedu@gmail.com.

 

GD Star Rating
loading...

CARUT MARUT PERUSAHAAN DISTRIBUTOR YANG TAK MEMILIKI MENAGEMENT DISTRIBUTOR

Pada saat penjualan produk turun seperti sekarang ini, baru ketahuan laporan keuangan perusahaan turun.  Hal ini tidak bisa dipungkiri bagi perusahaan berjenis distributor. Seperti yang diketahui, margin distributor sangat tipis dibanding pabrikan sendiri. Distributor menanggung biaya operasional yang tidak sedikit. Selain harus menanggung resiko piutang bad debt. Memang pekerjaannya lebih ringan, tetapi rada ribet dalam mendistribusikan produk punya pabrikan. Disisi marketing perusahaan manufacturing atau pabrikan sudah ada budget program promosi yang besar dan margin yang diperoleh cukup baik dibanding Distributor. Distributor hanya memiliki fungsi mengedarkan barang saja, oleh sebab itu jika ingin tetap survive maka saat inilah kita mulai melakukan evaluasi distributor kita.

 

Pengawasan yang penting untuk distributor adalah laporan penjualan per hari, minggu dan bulan. Lalu di akhir bulan pengawasannya dilakukan melalalui laporan keuangan. Sering kita menjadi kaget dengan laporan keuangan yang sedang kita hadapi, biasanya minus jika tidak mencapai target. Tentu saja hal ini terjadi karena operational cost distributor sangat tinggi. Membiayai kendaraan delivery dan personalnya, membiayai admin support dan salesman yang keliling. Hal itu tidak bisa dipungkiri bisa menjadi pusat kerugian.  Namun  jika penjualan yang diperoleh cukup baik, maka kondisi minus tidak akan terjadi. Sekarang ini yang sedang menjadi problem utama distributor setelah kondisi ekonomi melemah, banyak yang mulai ancang-ancang tutup karena tidak kuat memikul beban biaya yang tinggi sementara penjualan tidak meningkat. Nah, bagaimana caranya agar semua itu bisa diatasi?

 

 

Bangunlah management distributor dengan baik. Mulai merapikan manajemen distributor dengan baik. Mulailah dengan menganalisa jumlah pekerja yang ada, setelah itu agar pekerja yang ada bekerja secara maksimal, berilah panduan job des dengan baik sehingga tidak ada kelebihan orang yang mengobrol yang tidak perlu. Jumlah karyawan yang terlalu banyak mengakibatkan biaya cukup besar. Setelah itu jumlah armada kirim kita berapa jumlahnya, apabila kekurangan maka ditambah, tetapi tentu saja harus seimbang dengan order yang didapat salesman. Karena yang bagian mengantar barang, sebaiknya hitung dengan cermat kebutuhannya.

Umumnya principal menginginkan salesman secara exclusive, tetapi hal ini perlu ditinjau ulang sebab jika memang demikian apakah margin produk cukup baik, serta omzet secara historinya juga cukup baik. Kalau memang cukup baik, maka tidak apa-apa pakai salesman exclusive dengan cost rasio yang cukup, maksimal 1% saja. Apabila dibawah ini sebaiknya salesmannya yang mix saja, yang bisa menawarkan aneka produk. Jangan paksakan menambah banyak salesman supaya terdapat keseimbangan antara penjual dan barang yang ditawarkan. Kalau sudah dihitung demikian, mulailah melihat juga barang-barang return yang dipersyaratkan oleh pabrik. Jangan mendistribusikan barang yang dari pabrik tidak diganti jika dalam kondisi expired atau rusak. Misalnya, kalau ada return dengan nilai 1 juta, hanya diganti 50%-nya, maka hindari memegang produk seperti ini. Upayakan mendapatkan produk yang bisa ditukar dengan yang baru jika ada kerusakan. Penyebab kerugian di sinilah yang sering tidak diindentifikasi.

Kerugian lain yang sering pula tidak bisa diindentifkasi adalah kerugian akibat pengelolaan AR (piutang penjualan) ke Customer yang tidak terkendali. Umumnya piutang penjualan tidak dibayar oleh customer, atau dicurangi oleh salesman distributor itu sendiri. Kalau tidak mengelola bagian ini, distributor bisa jebol.

Management distributor anda akan semakin baik jika terdapat penyelarasan antara penjualan dan biaya yang dikeluarkan, tanpa memperhatikan hal itu, tentu saja pasti akan menuai kerugian. Jadi jangan biarkan distributor anda carut marut dengan manajemen yang tidak terkontrol. Semoga artikel ini menjadi manfaat. Apabila membutuhkan informasi lanjutan mengenai manajemen distributor yang baik, dan bimbingan dalam merapikan manajemen distributor silahkan hubungi groedu@gmail.com atau  hubungi 0818521172, (Frans M. Royan, SE,MM)

GD Star Rating
loading...

TUGAS-TUGAS POKOK SEORANG MANAJER KANTOR CABANG TERHADAP KANTOR PUSAT

 

Tugas utama dari seorang manajer cabang perusahaan merupakan wujud dari pendelegasian wewenang dari direktur utama perusahaan yang memiliki beberapa cabang. Manajer cabang ini tugasnya memang sebenarnya sedikit lebih kompleks apabila dibandingkan dengan direktur perusahaannya sendiri sekalipun dan memang wewenangnya menjadi jauh lebih besar daripadawewenang dari seorang direktur perusahaan.

Akan tetapi, dalam hal tugas, manajer kantor cabang memang tidak bisa diremehkan, sekalipun secara kedudukan memang berada jauh di bawah direktur. Manajer kantor cabang perusahaan di cabang-cabang daerah bahkan seringkali memiliki tugas yang jauh lebih berat karena dituntut harus memperoleh omset (pendapatan) sesuai dengan yang telah ditargetkan oleh kantor pusat sesuai dengan yang telah direncanakan secara merata sama halnya dengan kantor-kantor cabang yang lainnya. Padahal kenyataannya tidak semua kantor-kantor cabang pada setiap daerah akan mampu memperoleh omset (pendapatan) karena kondisi dari masing-masing wilayah kantor cabang juga berbeda-beda.

Secara umum berikut ini adalah beberapa tugas-tugas pokok dari seorang manajer cabang yang akan dipertanggungjawabkan kepada kantor pusat.

1. Sebagai perwakilan (Mewakili direktur pusat).

Salah satu bentuk awal dari pendelegasian wewenang yang telah diberikan oleh direktur terhadap para manajer cabang dalam sebuah perusahaantercantum dengan sangat jelas dalam fungsi dan tugas utama dari manajer cabang. Manajer cabang bertugas untuk mewakili direktur utama dalam segala hal yang akan terjadi dalam kelangsungan hidup dari cabang perusahaan tersebut serta untuk mempertanggungjawabkan mewakili direktur dalam segala hal baik itu adalah dalam konteks dari dalam maupun dari luar peradilan di Indonesia selama hal tersebut berhubungan dengan pelaksanaan operasional dari perusahaantersebut.

2. Memegang teguh rahasia keuangan kantor cabang.

Setiap perusahaan biasanya akan memberikan tanggungjawab rahasia keuangan dari kantor cabannya kepada manager kantor cabangnya masing-masing (selain daripada accounting & finance yang dimiliki kantor cabang). Oleh karena itu dalam hal operasional pelaksaan tugas dan fungsi dari perusahaan, manajer cabang haruslah masih tetap memperhatikan bagaimana untuk menjaga kerahasiaan dari peredaran uang serta rahasia keuangan lain dari kantor cabang terhadap kantor pusat yang dianggap sangat penting sehingga tidak sampai jatuh ke tangan mereka yang tidak bertanggungjawab.

3. Melaksanakan misi kantor pusat dari cabang.

Setiap perusahan memang memiliki visi atau tujuan yang beda-beda bahkan bisa sampai kepada setiap kantor-kantor cabangnya masing-masing. Akan tetapi, antara kantor cabang yang satu dengan kantor cabang yang lain tidak semua memiliki misi yang sama untuk dapat sampai kepada satu visi yang telah ditetapkan oleh kantor pusat. Oleh karena itulah tugas pokok dari seorang manajer cabang untuk dapat menjalankan roda pemerintahan dalam internal suatu kantor cabang perusahaan dan mencoba untuk dapat menjalankan misi kantor cabang secara keseluruhan sehingga tugas yang telah terbagi dalam setiap kantor cabang dapat berjalan dengan lancar dan bisa bekerja sama.

4. Melaksanakan sistem dan prosedur dari kantor pusat.

Pelaksanaan sistem dan prosedur dari sebuat institusi organisasi akan dimulai dari bagian yang teratas dalam tata kelola sebuah organisasi internal perusahaan. Dan dalam hal ini adalah kantor cabang perusahaan, maka juga akan dimulai dari manajer cabang yang melaksanakan sekaligus juga mengawasi pelaksanaan dari sistem dan prosedur yang sedang dicoba untuk diterapkan oleh perusahaan dalam pelaksanaan kebijakan-kebijakan perusahaan. Setiap kebijakan sudah pasti akan menuntut adanya pro dan kontra, oleh karenanya, dengan cara pengawasan dari para manajer masing-masing cabang, maka sistem dan prosedur nantinya akan dapat dilaksanakan dengan sangat baik dan maksimal.

5. Menghasilkan laba yang signifikan dari kantor cabang.

Suatu nominal laba dari perusahaan besar yang membentuk beberapa cabang akan tetap dikumpulkan juga melalui cabang-cabang yang telah dibukanya dan terkadang seringkali menyebabkan terjadinya ketimpangan dalam hal laba. Beberapa cabang yang memang memiliki potensi omset (pendapatan) yang besar tentu saja akan mendapatkan laba dengan sangat mudah, akan berbeda halnya dengan kantor cabang dari perusahaan yang memiliki potensi akan omset atau pendapatan yang sangat kecil dari kalangan menengah kebawah. Oleh karenanya, perbedaan-perbedaan tersebut biasanya akan dijadikan sebagai dasar dari penetapan alokasi laba yang akan ditargetkan apakah akan bisa dicapai oleh setiap masing-masing kantor cabang perusahaan tersebut. Dalam menghasilkan laba ini juga diperlukan adanya peran dari seorang manajer kantor cabang perusahaan tersebut untuk mengelolanya, terutamanya untuk sumber daya manusia yang dihire (dipekerjakan) oleh setiap masing-masing kantor cabang tersebut dalam memaksimalkan laba tanpa harus meningkatkan resiko yang mungkin saja bisa terjadi.

6. Melaksanakan kepatuhan terhadap peraturan kantor pusat.

Sebagai seorang manajer cabang, maka manajer tersebut haruslah menjadi ujung tiang dari pelaksanaan kepatuhan terhadap peraturan yang ada, baik itu adalah peraturan yang berasal dari kantor pusat atau peraturan dari pemerintah serta peraturan lain yang telah ditetapkan untuk menjaga kualitas dari kantor cabang tersebut. Kepatuhan terhadap sistem dan prosedur juga harus ditunjukkan dengan cara melaksanakan pelayanan yang baik meskipun memang pelanggan yang dimiliki tidak terlalu banyak, akan tetapi standar pelayanan pada semua cabang dari perusahaan tersebut haruslah sama dan tidak ada perbedaan yang mencolok. Tugas seorang manajer cabang perusahaan dalam hal pelayanan yang baik juga akan semakin mendorong percepatan penambahan pelanggan potensial yang baru.

Semoga artikel di atas bermanfaat. Ingin membuka  kantor cabang dan membutuhkan bimbingan secara manajemen silahkan hubungi 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu. (Frans M. Royan)

GD Star Rating
loading...

SIUP (SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN) JENIS-JENIS DAN PERSYARATAN DALAM KEPENGURUSANNYA

Apabila Anda sangat ingin memiliki bisnis sendiri dan kemunkinan besar untuk melakukan kegiatan usaha dan salah satu dari usaha tersebut adalah dunia usaha perdagangan, maka langkah awal yang harus Anda lakukan adalah dengan mendaftarkan keberadaan kegiatan dari bisnis Anda tersebut dan mendapatkan izin dalam menjalankan bisnis perdagangan. Izin untuk menjalankan usaha perdagangan ini disebut dengan Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP. SIUP merupakan dokumen yang sangat diperlukan dan memang diwajibkan bagi usaha perseorangan maupun badan usaha yang nanti akan mendirikan usaha jenis perdagangan.

Meskipun Anda hanyalah seorang pedagang regional dalam skala kecil, maka Anda juga sebaiknya memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan atau SIUP ini, karena para pemegang SIUP tidak harus selalu pedagang berskala besar yang bahkan lingkup perdagangannya sudah sampai lintas antar Negara, akan tetapi semua jenis pedagang.

Jenis-Jenis dan Tempat Mengurus SIUP

SIUP dikelompokkan menjadi tiga kategori utama berdasarkan besarnya modal yang telah digunakan dalam pendirian usaha tersebut, yaitu:

1. SIUP Besar : untuk perusahaan dengan modal di atas Rp.500.000.000.
2. SIUP Menengah : untuk perusahaan dengan modal berkisar antara Rp.200.000.000 – Rp500.000.000.
3. SIUP Kecil : untuk perusahaan dengan modal dan kekayaan bersih pemilik lebih kecil atau sama dengan Rp.200.000.000.

Kepengurusan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), seperti halnya kepengurusan dari berbagai surat izin usaha lainnya, dapat dilakukan di Kantor Dinas Perdagangan pada tingkat kabupaten atau kotamadya atau bisa juga di Kantor Pelayanan Perizinan setempat (di beberapa daerah ada Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu atau BP2T).

Persyaratan Secara Administrasi Dalam Pembuatan SIUP

Sebelum Anda mengurus pembuatan SIUP, Anda harus terlebih dahulu mempersiapkan beberapa dokumen-dokumen tertentu sebagai syarat utamanya secara administratif. Persyaratan administrasi untuk pembuatan SIUP ini dibedakan berdasarkan jenis atau bentuk usaha yang Anda jalankan.

Pembagiannya adalah sebagai berikut:

1. Untuk Perseroan Terbatas (PT).

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Direktur Utama/Penanggung Jawab Perusahaan atau pemegang sahamnya.
• Fotokopi Kartu Keluarga (KK) jika si penanggungjawabnya adalah seorang perempuan.
• Fotokopi NPWP.
• Surat Keterangan Domisili atau SITU.
• Fotokopi Akta Pendirian PT yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM.
• Fotokopi Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Menteri Hukum dan HAM.
• Surat Izin Gangguan (HO).
• Izin Prinsip.
• Neraca perusahaan.
• Pasfoto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 (2 lembar).
• Materai Rp.6.000.
• Izin teknis dari instansi terkait (jika diminta).

2. Untuk Koperasi.

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas Koperasi.
• Fotokopi NPWP.
• Fotokopi Akta Pendirian Koperasi yang telah disahkan instansi yang berwenang.
• Daftar susunan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas.
• Fotokopi SITU dari Pemerintah Daerah (Pemda).
• Neraca koperasi.
• Materai senilai Rp.6.000.
• Pas foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 (2 lembar).
• Izin lain yang sudah terkait (Misalnya jika usaha Anda menghasilkan limbah, Anda harus memiliki izin AMDAL dari Badan pengendalian Dampak Lingkungan Daerah) setempat.

3. Untuk Perusahaan Perseorangan.

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemegang saham perusahaan.
• Fotokopi NPWP.
• Surat keterangan domisili atau SITU.
• Neraca perusahaan.
• Materai senilai Rp.6.000
• Foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 cm (2 lembar).
• Izin lain yang terkait usaha yang telah dijalankan.

4. Untuk Perusahaan Perseroan Terbuka (Tbk).

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan.
• Fotokopi SIUP sebelum menjadi perseroan terbuka.
• Fotokopi Akta Notaris Pendirian dan Perubahan perusahaan dan surat persetujuan status perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka dari Departemen Hukum dan HAM.
• Surat keterangan dari Badan Pengawas Pasar Modal bahwa perusahaan yang bersangkutan telah melakukan penawaran umum secara luas dan terbuka.
• Fotokopi Surat Tanda Penerimaan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan (STP-LKTP) tahun buku terakhir.
• Foto Direktur Utama/Penanggung Jawab/pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 cm (2 lembar).

Catatan: Apabila tempat kegiatan usaha bukan milik sendiri, maka harus dilengkapi dengan Surat Izin Pemilik sebagai bukti dari ketidak keberatannya penggunaan tanah/bangunan yang dimaksud. Surat Izin ini akan ditanda tangani di atas materai yang sudah sangat cukup sebagai bukti perjanjian sewa-menyewa antara si pemilik tempat dan pelaku usaha.

Semoga artikel di atas membantu. Apabila pembaca membutuhkan pendampingan set up usaha baru, baik ritel modern, Distributor ataupun manufacturing. Silahkan email ke groedu@gmail.com atau kontak 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu! (Frans M. Royan)

GD Star Rating
loading...

LANGKAH-LANGKAH BAGAIMANA TAHAPAN DALAM MENGURUS IJIN HAK PATEN (HAK CIPTA)

Kepemilikan HAK PATEN oleh negara secara ekslusif diberikan terhadap para inventor atas hasil invensinya dalam bidang teknologi. Hal ekslusif seperti itu diberikan untuk periode waktu tertentu dengan melaksanakan sendiri invensinya atau nmemberikan persetujuannya terhadap pihak lain untuk melaksanakannya. Lalu bagaimana caranya untuk menurus ijin paten dan apa saja dasar hukum dari kepengurusan ijin paten tersebut?

1. Ketentuan Dasar Hukum Paten:

• UU. No. 14 tahun 2001 tentang paten.
• PP No. 34 tahun 1991 tentang Tata cara Permintaan Paten.
• Keputusan Menkeh No. M. 01 – HC.02.10 tahun 1991tentang Paten Sederhana.
• Keputusan Menkeh No. M. 06-HC.02.10 tahun 1991 tentang Pelaksanaan Pengajuan Permintaan Paten.

2. Jenis paten yang dilindungi antara lain adalah:

• Paten biasa : proses atau hasil produksi atau kombinasi keduanya.
• Paten sederhana : benda, alat atau hasil produksi yang memiliki kegunaan praktis.
Kriteria perlindungan : ada unsur-unsur baru (kebaruan),memiliki langkah inventif, dan dapat diterapkan di bidang industry.

3. Jangka waktu masa berlakunya hak paten:

• Paten biasa : 20 tahun sejak penerimaan hak paten.
• Paten sederhana : 10 tahun sejak penerimaan paten.
Bentuk pelanggaran yang berupa : membuat, menjual, mengimpor, menyewakan, menyerahkan, memakai proses atas hasil produksi yang diberikan paten tanpa hak.

Cara untuk mendapatkan perlindungan: mengajukan permintaan paten terhadap Kantor Paten (Ditjen HAKI) dengan prosedur sebagai berikut:

• Permohonan diajukan kepada Ditjen HAKI.
• Jika persyaratan telah dipenuhi akan segera diumumkan kepada masyarakat.
• Apabila sama sekali tidak ada keberatan dari pihak lain, maka akan dilanjutkan dengan permohonan pemeriksaan dan si pemohon harus mengajukan permohonan pemeriksaan.
• Setelah mendapatkan permohonan pemeriksaan selanjutnya akan diadakan pemeriksaaan substantive.
• Keputusan penyetujuan.
• Jika keputusan tersebut sudah disetujui maka akan dikeluarkan sertifikat hak paten.
• Surat permohonan paten yang telah diajukan kepada Ditjen HAKI dapat disampaikan secara langsung atau melalui Kanwil Departemen Hukum dan HAM di seluruh Indonesia.

4. Dokumen-dokumen yang diperlukan.

• Isian formulir yang telah disediakan dalam Bahasa Indonesia dan diketik dalam rangkap empat.

• Formulir dilampiri :

1. Surat kuasa khusus, apabila permohonan pendaftaran diajukan melalui konsultan paten terdaftar sebagai kuasa.
2. Surat pengalihan hak, apabila permohonan diajukan oleh pihak lain yang bukan penemu.
3. Deskripsi, klaim dan abstrak (ringkasan deskripsi yang menggambarkan inti invensi).
4. Gambar (teknik), apabila ada.
5. Bukti prioritas asli dan terjemahannya halaman depan dalam Bahasa Indonesia rangkap empat, apabila permohonan dilakukan dengan hak prioritas.
6. Terjemahan uraian penemuan dalam Bahasa Inggris, apabila penemuan tersebut aslinya adalah dalam bahasa asing selain Bahasa Inggris.
7. Bukti pembayaran biaya permohonan paten sebesar Rp. 575.000.
8. Bukti pembayaran biaya permohonan Paten Sederhana sebesar Rp. 125.000 (seratus dua puluh lima ribu rupiah) dan untuk pemeriksaan substanstif Paten Sederhana sebesar Rp. 350.000.
9. Tambahan biaya setiap klaim, apabila lebih dari 10 klaim, Rp 40.000 per klaim.

5. Hak-hak para pemegang paten.

Dalam UU Paten disebutkan bahwa hak-hak pokok para pemegang hak paten adalah:

• Berhak untuk melarang orang lain yang ingin menggunakan hak paten miliknya kecuali atas persetujuannya.
• Untuk paten produksi, berhak untuk memberikan lisensi kepada orang lain.
• Berhak untuk menggugat ganti rugi, kepada siapa pun yang dengan sengaja dan tanpa hak yang jelas menggunakan paten yang sudah dimilikinya.
• Berhak untuk menuntut orang yang dengan sengaja dan tanpa hak sudah melanggar hak pemegang paten dengan melakukan salah satu dari hak ekslusif yang dimilikinya.
• Berhak untuk mengalihkannya, baik kepada seluruhnya maupun sebagian dalam bentuk, pewarisan, hibah, wasiat, perjanjian tertulis atau sebab-sebab lain yang telah dibenarkan oleh peraturan perundang-undangan.

6. Kewajiban-kewajiban para pemegang hak paten.

Kewajiban para pemegang hak paten antara lain adalah:

• Membayar biaya tahunan.
• Melaksanakan patennya pada wilayah hukum Indonesia, kecuali apabila pelaksanaan paten tersebut secara ekonomi hanya layak apabila dibuat dengan skala regional dengan persetujuan dari Ditjen HAKI.

7. Sanksi Pidana pelanggaran hak paten:

• Paten biasa : maksimal 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp.500 juta.
• Paten sederhana : maksimal 2 tahun penjara dan denda sebesar Rp.250 juta.

(Dari berbagai sumber)

GD Star Rating
loading...

BAGAIMANA MEMBUAT CUSTOMER MENJUAL UNTUK ANDA

Bagaimana membuat customer menjual untuk Anda

Bagaimana membuat customer menjual untuk Anda

Cara terbaik untuk membuat klien prospektif membeli dari Anda adalah dengan memperkenalkan mereka pada customer yang puas. Ada satu hal untuk mengatakan pada customer potensial betapa bagusnya produk Anda dan betapa bagusnya Anda menindaklanjuti, namun hal ini berbeda dengan membuat mereka percaya pada Anda. Seorang penjual yang ceroboh akan mengatakan apa saja demi menjual. Bagaimana Anda bisa membuktikan bahwa Anda tulus dan bisa dipercaya? Dengan membiarkan customer Anda yang melakukannya. Ada lusinan cara untuk membuat portofolio penjualan berdasarkan referensi customer, dibawah ini ada beberapa contoh:

v Rekaman testimonial. Tanyakan pada customer terbaik Anda apakah Anda boleh merekam mereka dalam “wawancara” tentang pengalaman positif yang mereka alami dengan produk dan perusahaan Anda. Hanya diperlukan beberapa menit karena Anda hanya memasukkan beberapa wawancara pendek dalam kaset. Ketika Anda memulai wawancara, perkenalkan diri Anda dan orang yang Anda wawancarai. Singgunglah produk atau jasa tertentu yang digunakan klien ini. Biarkan customer yang bercerita tentang alasannya memilih perusahaan Anda, dan bagaimana produk Anda memenuhi kebutuhannya. Kemudian, ketika seorang prospek ingin tahu tentang sejarah layanan Anda, Anda bisa berkata, “Ini ada beberapa komentar dari customer yang memerhatikan hal-hal yang sama dengan Anda.” Anda bisa memasang kaset itu langsung disana, atau meninggalkannya untuk didengarkan di waktu senggangnya.

v Surat referensi. Kebanyakan wiraniaga menggunakan surat referensi, tapi belum terlalu banyak. Anda harus punya surat referensi untuk setiap prospek yang Anda wawancarai dalam kaset, sehingga surat itu mengonfirmasi validitas rekaman wawancara. Sorotlah poin-poin kunci. Surat referensi tidak muncul secara spontan. Hubungi customer Anda dan tanyakan apakah mereka puas dengan produk dan layanan Anda. Catatlah, minta salinan kop surat mereka, ketiklah komentar mereka, dan bawalah surat untuk ditanda tangani. Keindahan proses ini adalah selagi Anda mengumpulkan surat, Anda membangun hubungan yang lebih baik dengan customer. Tentu saja, surat referensi terbaik adalah datang pada Anda tanpa diminta.

v Gunakan daftar referensi “cerita”. Ketika customer potensial meminta referensi, mereka biasanya diberikan sebuah daftar nama dan nomor telepon. Mereka mungkin akan menelepon orang yang ada di daftar atau mungkin tidak, dan kalau mereka menelepon, mereka mungkin akan menghubungi satu atau dua dan mengabaikan yang lain. Mengapa tidak mengubah daftar referensi ini menjadi alat bantu penjualan? Perluas daftar Anda sehingga tidak hanya mencakup nama dan nomor telepon, tapi juga kisah singkat yang menggambarkan bagaimana kerja produk atau jasa Anda bagi customer Anda. Tuliskan profil singkat bisnis mereka, termasuk jenis produk mana yang mereka pakai dan masalah yang Anda bantu pecahkan. Tuliskan cerita singkat tentang apa yag mereka beli dari Anda, pesaing mana yang juga dipertimbangkan, dan kenapa keputusan itu dibuat. Hal ini memberi prospek sedikit gambaran tentang customer yang serupa dengannya, dan membuat referensi Anda menonjol dibandingakan para pesaing Anda.

v Buatlah gambar customer Anda. Kalau produk Anda sangat teknis dan kompleks, Anda mungkin memilih untuk membuat rekaman video instalasinya (tentunya dengan seizin customer). Mintalah customer untuk mengatakan tentang manfaat yang diterima dari produk atau jasa Anda. Kalau produk Anda tidak kompleks, ambillah foto customer sedang menggunakan produk atau jasa Anda. Gambar customer yang senang dan puas sama nilainya dengan ribuan brosur penjualan yang impersonal.

v Mintalah testimonial dalam bentuk kartu nama mini. Ketika Anda menutup penjualan, mintalah kartu nama customer. Kemudian mintalah ia untuk menuliskan di bagian belakang kartu satu atau dua alasan kenapa ia membeli dari Anda. Masukkan kartu-kartu yang Anda kumpulkan ke dalam lembaran plastik yang bisa Anda beli di toko perlengkapan kantor manapun. Ini adalah cara nyaman untuk menunjukkan pada prospek berbagai customer Anda sekarang dan testimonial mereka yang ditulis tangan.

v Gunakan portofolio referensi untuk menjawah sanggahan. Misalnya, kalau prospek berkata, “Harga Anda terlalu tinggi; saya bisa mendapatkan dengan harga lebih murah $2.000,” Anda bisa menjawab dengan portofolio referensi: “Banyak customer kami sekarang mengatakan hal yang sama dengan Anda sebelum mereka membeli dari kami, tapi inilah yang mereka katakan setelah  mereka mengeluarkan investasi lebih,” dengan menggunakan portofolio referensi customer, Anda bisa menunjukkan pada prospek hubungan sukses Anda dengan customer Anda sekarang. Itu adalah alat bantu penjualan yang sangat ampuh.

Sumber : Buku ” Strategi SuperSales” oleh Barry Farber

 

 

GD Star Rating
loading...

MANFAAT DARI PENTINGNYA PELATIHAN BISNIS BAGI PARA PELAKU BISNIS

Pelatihan bisnis sebenarnya terdapat banyak sekali macamnya, dan yang paling umum biasanya adalah pelatihan tentang keterampilan secara teknis dalam produksi dan juga keterampilan manajerial. Sebagai contoh, pelatihan tentang keterampilan teknis produksi untuk bisnis kelas UMKM olahan hasil laut. Misalnya pelatihan tentang pemotongan ikan yang baik dan benar, pelatihan yang membagikan cara tentang bagaimana dalam membuat frozen food, dan pelatihan tentang pengemasan yang baik. Sementara keterampilan manajerial seperti mengelola data keuangan, mengatur strategi pemasaran, manajemen sumber daya manusia serta materi-materi seputar kepemimpinan (leadership).

Namun dibalik banyaknya jenis pelatihan tersebut, ternyata sampai saat ini masih banyak para pelaku bisnis yang merasa enggan dalam mengikuti berbagai pelatihan-pelatihan bisnis. Baik itu adalah bagi para pemilik bisnis itu sendiri maupun dengan mengikutsertakan karyawannya ke dalam pelatihan-pelatihan bisnis. Mereka beranggapan bahwa dengan mengikuti pelatihan bisnis seperti itu hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga saja termasuk dari sisi (biaya) juga biasanya yang menjadi pertimbangan tersendiri bagi para pelaku bisnis, karena hampir disetiap pelatihan bisnis biasanya akan menghendaki adanya uang investasi dari para pesertanya. Jika seandainya gratispun, ongkos untuk transportasi dan uang sakunya selama masa pelatihanpun juga akan tetap menjadi tanggungan sendiri bagi para pesertanya.

Apabila hanya dilihat dari sisi negatifnya saja, maka selamanya pelatihan bisnis tersebut sepertinya sama sekali tidak ada gunanya. Padahal sebenarnya pelatihan bisnis merupakan investasi yang sangat berharga dan bisa jadi sangat bermanfaat untuk para pelaku bisnis di kemudian hari. Nilai dan manfaat bukan hanya dapat diukur dari sisi ukuran finansial saja. Namun bisa juga berupa peningkatan keterampilan produksi maupun kemampuan manajerial merupakan salah satu dari bentuk investasi jangka panjang bagi seorang pelaku bisnis. Bayangkan saja apabila produktivitas dari usaha semakin meningkat, maka keuntungan secara finansial juga akan ikut miningkat pula.

Manfaat Pelatihan Bisnis Bagi Para Pelaku Bisnis

Beberapa manfaat penting yang akan didapatkan dari mengikuti pelatihan bisnis bagi para pelaku bisnis diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan tingkat produktivitas bisnis.

Pelatihan bisnis berfungsi untuk meningkatkan keterampilan dalam proses produksi maupun dalam hal manajerial. Produktivitas akan dapat semakin meningkat apabila keterampilan dalam proses produksi juga ikut meningkat. Selain itu, pelatihan manajerial juga dapat meningkatkan kemampuan dalam hal pemecahan masalah sehingga hal-hal yang mengganggu dalam produktivitaspun akan dapat dengan segera diatasi. Produktivitas dari sini tidak hanya tentang kuantitas melainkan juga termasuk didalamnya adalah kualitas.

2. Mempersingkat masa belajar karyawan untuk memenuhi standar kinerja yang telah ditentukan.

Bayangkan saja apabila usaha Anda telah banyak memiliki karyawan-karyawan baru. Tentunya akan selalu ada waktu khusus yang harus digunakan untuk melatih keterampilan para karyawan baru tersebut. Tentu saja jika porsinya terus ditambah melalui seringnya pelatihan-pelatihan yang diadakan dari luar maka keterampilan karyawan tersebut akan menjadi semakin meningkat. Maka secara otomatis karyawan tersebut akan menjadi lebih siap untuk bekerja bagi Anda secara optimal bukan sekedar menghabiskan lebih banyak waktu untuk belajar.

3. Mengurangi jumlah dan biaya dari terjadinya kecelakaan kerja.

Jumlah kecelakaan kerja dan segala bentuk biaya yang disebabkan dari angka kecelakaan kerja akan semakin dapat dikurangi apabila keterampilan dalam proses produksi terus meningkat. Pelatihan manajerial juga akan mampu semakin memecahkan permasalahan yang dengan cara meminimalkan terjadinya resiko saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dari beberapa manfaat di atas, sudah sangat jelas bahwa pelatihan bisnis merupakan sebuah investasi jangka panjang yang sangat bermanfaat bagi perkembangan bisnis dari para pelaku bisnis. Di luar sana, banyak sekali pelatihan-pelatihan yang telah diadakan oleh pihak ketiga seperti pemerintah melalui dinas-dinas terkait atau juga dari pihak swasta melalui program CSR (corporate social responsibility) nya.

Jadi jangan sia-siakan kesempatan untuk dapat mengikuti pelatihan bisnis tersebut. Tentunya apabila sudah benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan dari bisnis anda. Rajin-rajinlah untuk mengikuti pelatihan-pelatihan bisnis yang sesuai dengan kebutuhan dari bisnis Anda. Pantau terus bagaimana kebutuhan dari bisnis Anda untuk menyesuaikan pelatihan bisnis apa saja yang memang Anda butuhkan.

Apabila anda membutuhkan bimbingan membuka bisnis ritel secara langsung,  distributor dan pabrikan dengan one of bill material, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 0818521172, atau kontak 081-252-982900. Kami siap membantu.  Atau silahkan klik www.konsultanmanajemenoutopliot.com.

GD Star Rating
loading...

TIPS MENGHINDARI KESALAHAN PEMBAYARAN HUTANG DAGANG KE SUPPLIER

Seringkali kesalahan penerimaan di gudang sering terjadi tanpa disadari. Suatu waktu distributor klien kebobolan barang yang jumlahnya satu truk, dan stok di gudang minus, padahal ia harus bayar ke suppliernya. Modus operandi yang terjadi adalah pengirim barang hanya menurunkan sebagian barang di gudang, sementara itu yang lainnya dibawah pergi. Alhasil perusahaan dirugikan sejumlah uang karena barang yang diterima tidak genap. Untuk menghindari hal ini, tentunya perusahaan harus memiliki sistem pembelian yang akurat sehingga terbebas dari kesalahan pencatatan penerimaan digudang. Apabila ingin sistem pembelian berjalan dengan baik sebaiknya menggunakan software accounting yang sangat baik, yaitu ketika barang tidak diterima maka admin pembelian/accounting tidak dapat menerbitkan invoice pembelian.

Prosedur yang aman yang terdapat dalam software sebagai berikut. Ketika bagian pembelian melakukan pemesanan barang ke supplier/pabrik, maka ia melakukan langkah-langkah sebagi berikut :

  1. Membuat PO dan mengirimkan ke Supplier. Untuk memastikan PO itu benar, pihak supplier akan  mengirimkan surat konfirmasi jumlah pesanan yang benar.
  2. Pada saat supplier mengirim barang, dipastikan pihak gudang menerima barang sesuai dengan jumlah yang diturunkan oleh pihak pengirim/expidisi bukan berdasarkan surat jalan saja. Tetapi berdasarkan PO dan surat jalan.
  3. Bagian gudang melakukan penerimaan di sistem sebagai bukti bila barang diterima oleh gudang. Bagian gudang akan melakukan print penerimaan sebagai bukti barang sudah diterima dan diteruskan ke Purchasing, dengan otormatis bagian purchasing akan mencetak invoice berdasarkan barang yang sudah diterima oleh bagian gudang. Secara sistem software akan menambah stok di gudang dan memunculkan hutang dagang. Maka perusahaan telah resmi memiliki hutang dagang yang kelak ketika jatuh tempo harus dibayar.
  4. Nah, urutan diatas adalah langkah-langkah yang aman dan mengikuti prosedur sistem software yang teraplikasi dengan baik. Lalu pada saat melakukan pembayaran, tidak cukup hanya invoice dari supplier saja sebagai patokan membayar hutang dagang tetapi dokumennya meliputi : PO, Print out Good receive, Surat jalan, Invoice dari supplier, return beli, faktur pajak dan dokumen pendukung lainnya. Setelah lengkap finance sudah bisa membayar hutang dagang ini.

Langkah-langkah diatas sangat sistematis dan bisa dijadikan sebagai dasar pembangunan manajemen autopilot, dimana pihak pemilik usaha tidak tergantung dengan jadwal menagih collector supplier yang rumit, tetapi pihak internal dapat melakukan penjadwalan sendiri dan pembayaran ke supplier bisa dilakukan dengan aman, selain menghindari kesalahan pencatatan di gudang.

Semoga artikel diatas dapat menjadi informasi yang baik dan apabila membutuhkan informasi lebih detail serta bimbingan dalam menset up sistem manajemen yang autopilot, sebaiknya hubungi 0818521172 atau hubungi groedu@gmail.com.

GD Star Rating
loading...

Des 29

__________________________________________________________________________________

Happy New Year 2018 Groedu

GD Star Rating
loading...

Agu 16

PAKET IMPLEMENTASI SOFWARE ACCOUNTING SUKSES

Banner Software TerintegrasiMengapa paket implementasi software accounting sukses sangat penting di perusahaan anda? Antara lain manfaatnya adalah:

  1. Perusahaan terhindar dari kekacauan fungsi pekerjaan karyawan yang over lapping. Mengubah karyawan yang generalis menjadi spesialis, dengan demikian karyawan akan fokus dengan tugas dan tanggung jawab inti.
  2. Perusahan dapat meminimalkan budget untuk lisensi software sebab sistem manajemen sudah dirapikan sehingga perusahaan dapat menghemat budget untuk pembelian software accounting.
  3. Perusahaan akan terhindar dari fraud atau kecurangan yang dilakukan oleh karyawan melalui perangkat teknologi yang canggih. Mengubah data dan memanipulasi data. Paket layanan implementasi software accounting sukses akan membantu set up hak akses yang tepat bagi pengguna software accounting.
  4. Perusahaan akan mendapat bimbingan secara manajemen, dan manfaat pendampingan yang dilakukan konsultan manajemen dan accounting.
  5. Perusahaan akan rapi secara sistem dan intruksi operasional lisan didokumenkan secara tertulis menjadi Job description, SOP (Standard Operating procedure)  dan intruksi kerja.
  6. Perusahaan bisa menentukan dan menyediakan sumberdaya dengan beban kerja yang sudah teranalisa melalui job analisis setelah menggunakan software accounting.
  7. Serta manfaat lainnya yang membantu operasional perusahaan secara keseluruhan. Khususnya yang berkaitan dengan implementasi software accounting dan operasional perusahaan lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi :

Groedu International Consultant
City Of Tomorrow Mall, Jl. A Yani No. 288 (Bunderan Waru) Lantai UG, Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya.
Telphon : 081-59417699 ( Call only)
Handphone : 0818521172 (XL), 081252982900 (Simpati)
Email : groedu@gmail.com
website : www.konsultanmanajemenoutopilot.com

 

 

 

 

GD Star Rating
loading...

Jan 18

STRATEG-STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA YANG LEBIH BERSIFAT MANAJERIAL BAGI PARA PETINGGI ATAU PEMILIK USAHA

Dunia perindustrian IT terutama untuk bisnis IT startup di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat setiap tahunnya. Setiap bulan, akan selalu ada saja perusahaan-perusahaan baru yang didirikan dengan mimpi untuk bisa terus tumbuh menjadi semakin besar dan akan menjadi sebuah nama yang akan banyak dikenal orang pada sektor industrinya masing-masing, beberapa diantaranya yang sudah semakin banyak dikenal orang adalah : Go-Jek, Tokopedia, Traveloka dan banyak lagi yang lainnya.

Lebih dari sekedar ide bisnis dan keahlian dalam membangun brand produk, kepemimpinan merupakan salah satu faktor terpenting dalam menentukan tingkat keberhasilan dari perusahaan. Untuk mencapai hal tersebut, berikut ini adalah beberapa tips yang banyak dilakukan oleh beberapa kepala perusahaan-perusahaan besar tentang bagaimana mereka dalam melakukan manajemen dan sukses untuk mengembangkan perusahaan mereka masing-masing:

1. Berikan karyawan Anda sebuah kepercayaan.

Sebagai seorang manajer dari perusahaan, memiliki karyawan yang dapat diandalkan itu berarti Anda tidak harus mengkhawatirkan tentang berbagai penanganan proyek-proyek kecil maupun dalam melakukan micro management. Hal seperti ini akan semakin memperbolehkan Anda untuk lebih fokus kepada pelaksanaan visi dan misi dari perusahaan Anda.

Pendiri GoDaddy, Bob Parsons menyatakan dalam sebuah artikel di Inc.com bahwa dia dapat meluangkan waktu kapan saja yang memang diperlukan karena dia dapat menyelesaikan pekerjaannya melalui tangan orang lain, dan hal tersebut memberikan dia kapabilitas yang lebih dalam bekerja. Dengan kata lain, seorang atasan harus mempercayai bawahan mereka untuk dapat bekerja dengan baik dan membuat keputusan yang tepat tanpa adanya sebuah pengawasan. Hal seperti ini akan semakin membebaskan sang atasan untuk melakukan pekerjaan yang lebih besar lagi dan tetap vsioner.

Bob Compton, mantan CEO dari bisnis startup komunikasi Vontoo, telah berpendapat bahwa seorang CEO harus bisa berkonsentrasi hanya kepada tugas-tugas yang seharusnya CEO lakukan. Dia percaya bahwa dengan cara fokus pada tugas-tugas tingkat tinggi adalah cara untuk dapat memastikan bahwa Anda akan dapat mengendalikan hari Anda, dan tidak akan membiarkan hari yang mengendalikan diri Anda.

2. Virtualisasi Dari Kegiatan Bisnis.

Perkembangan dunia teknologi telekomunikasi saat ini sangat memungkinkan bagi para pekerja untuk bekerja dari luar kantor, seperti dari rumah atau kedai kopi. Semakin banyak perusahaan yang berusaha untuk mengefisiensikan penggunaan ruang kantor dan menawarkan pilihan untuk bekerja dari rumah kepada para karyawannya. Apabila Anda ingin mempertimbangkan untuk melakukan hal ini, terdapat dua macam tips penting yang harus Anda ketahui dalam memanage tenaga kerja secara virtual :

• Percayai karyawan Anda.
• Siapkan sebuah sistem yang dapat mendukung pekerjaan mereka dari mana pun mereka berada.
Pendiri usaha sekarang dapat memulai sebuah perusahaan dari ruang tamu mereka sendiri karena perkembangan internet dan sistem manajemen online yang semakin mendukung pengelolaan tenaga kerja secara virtual.

Graham Hill, pendiri sebuah blog sukses Treehugger, memulai usahanya dari sebuah apartemen di Barcelona bermodalkan hanya satu laptop dan koneksi internet. Graham bekerja dengan pekerja kontrak secara remote selama dua setengah tahun pertama site tersebut didirikan, dan membayar para penulis melalui layanan PayPal. Sistem kerja ini sangat memungkinkan dirinya untuk menjalankan situs sambil tetap tinggal di berbagai negara seperti Argentina, India, dan Thailand. Dengan kemajuan teknologi telekomunikasi, para atasan akan dapat memantau karyawan dari kantor secara virtual, menggunakan teknologi pengiriman pesan singkat dan telekonferensi.

Meskipun demikian, banyak diantara para atasan yang telah menerapkan sistem virtual ini mengakui bahwa komunikasi melaui tatap muka masih belum bisa sepenuhnya tergantikan. Untuk mengatasinya, beberapa perusahaan web besar seperti WordPress mengadakan pertemuan tahunan perusahaan untuk memberikan kesempatan bagi para pegawainya untuk bisa bertemu dan bertatap muka secara langsung. Perlu diingat bahwa meskipun bekerja dengan jarak jauh dapat memberikan karyawannya kenyamanan yang mereka perlukan tanpa adanya gangguan kantor seperti pada umumnya, pertemuan secara langsung masih sangat diperlukan untuk membangun sikap dan moral para karyawan bahwa untuk siapa mereka bekerja, kerja sama tim, loyalitas terhadap perusahaan dan hubungan baik diantara para karyawan.

3. Memberikan Penghargaan.

Menurut Editor Fortune Adam Lashinsky, perusahaan sekelas Apple mengembangkan budaya perusahaan yang terus mendorong adanya diskusi dan memperbolehkan para karyawannya untuk saling menantang pendapat satu sama lain. Budaya seperti ini secara tidak sadar ternyata lebih memungkinkan untuk memaksa keluarnya ide maupun hasil pekerjaan terbaik karena adanya kontribusi yang besar dari seluruh karyawan yang terlibat.

Selain itu, berilah penghargaan kepada para karyawan yang berprestasi cemerlang yang telah memberikan kontribusi terbaik mereka. Hal seperti ini tidak harus memerlukan banyak uang. Seperti contohnya CEO Yum!, sebuah perusahaan yang mengelola Pizza Hut dan KFC yang memberikan penghargaan terhadap karyawan teladan dengan hadiah-hadiah yang unik seperti ayam karet dan patung miniatur Taj Mahal.

4. Lacak Akuntabilitas dan Produktivitas

Paul English, salah seorang pendiri dari situs travel Kayak.com, memastikan bahwa seluruh karyawan yang ada mengetahui tentang metrik kinerja layanan pelanggan dan traffic dari situs web perusahaan. English mencapai ini dengan cara menempatkan beberapa monitor yang menampilkan metrik-metrik perusahaan tersebut di seluruh bagian kantor. Seluruh karyawan bahkan dapat melihat secara real-time respon layanan dari email pelanggan terbaru serta foto dari karyawan yang menjawab email tersebut. Sebagai seorang pemimpin perusahaan, Anda harus memastikan bahwa seluruh karyawan Anda tetap produktif dan dapat mengukur tingkat keberhasilan secara individual maupun tim. Hal seperti ini akan semakin membantu karyawan lain agar tetap bertanggungjawab terhadap pekerjaannya masing-masing.

5. Membuka Jalur Komunikasi.

Hal penting lainnya adalah bagi seorang atasan terutama pada level senior management untuk memastikan bahwa adanya jalur komunikasi yang dapat diakses oleh seluruh karyawan, baik itu adalah karyawan lama maupun karyawan baru pada setiap departemen yang ada. Terkadang ide-ide terbaik bisa saja keluar dari adanya percakapan tidak sengaja yang terjadi pada pantry maupun lorong-lorong kantor.

Selain itu, komunikasikan strategi bisnis Anda secara langsung kepada para karyawan, jangan diasumsikan bahwa karyawan Anda akan langsung mengerti dengan baik dari hanya membaca dokumen perusahaan. Doronglah karyawan Anda untuk lebih aktif dalam bertanya kapan saja. Hal-hal semacam ini akan membuat karyawan menjadi lebih terlibat dan mengerti tentang arah perkembangan perusahaan dan mereka akan membebaskan Anda dari berbagai kewajiban untuk mengawasi kerja karyawan Anda secara lebih mendetail.
Anda membutuhkan pelatihan managerial skill bagi pengembangan usaha khususnya manager, pembuatan SOP semua departemen dan terintegrasi di perusahaan, membutuhkan software untuk informasi teknologi. Silahkan hubungi 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu.

GD Star Rating
loading...

Jan 16

MANAJEMEN BISNIS: TIPS SUKSES DALAM UPAYA UNTUK MELAKUKAN EKSPANSI PENGEMBANGAN BISNIS

Memiliki bisnis yang akan selalu terus dan terus berkembang merupakan harapan terbesar dari semua pebisnis. Banyak diantara beberapa perusahaan yang berusaha keras untuk melakukan tindakan ekspansi bisnis dengan jalan membuka cabang-cabang bisnisnya pada beberapa kota atau dengan cara membuka jenis bisnis lain yang baru. Namun juga tidak jarang diantara mereka yang melakukan tindakan ekspansi bisnis terlalu gegabah karena sudah sangat haus dan tergiur akan secepatnya ingin menaikan pendapatan bisnisnya.

Maka akibatnya adalah, cabang baru dari bisnisnya tersebut tidak ada yang mampu bertahan lebih lama dari bisnis pusat atau bahkan malah semakin banyak menghabiskan dana dari perusahaan pusat dengan sia-sia. Ekspansi bisnis merupakan suatu proses bisnis yang akan terus berkesinambungan. Proses seperti ini tidak bisa langsung bertumbuh secara instan dengan kesan yang terlalu terburu-buru. Oleh karena itu, perencanaan untuk ekspansi bisnis harus dipikirkan dengan sangat matang.

Pada era yang sudah serba digital seperti sekarang ini, bisa menjadi peluang baru untuk melakukan ekspansi bisnis. Namun pada sisi lainnya, bisnis Anda akan semakin dituntut untuk senantiasa dapat berubah mengikuti perkembangan zaman, berinovasi dan mampu bergerak cepat serta bisa beradaptasi dengan berbagai perubahan kondisi pasar. Hal ini dimaksudkan agar bisnis Anda masih dapat bertahan dalam memenuhi apapun berbagai kebutuhan dan permintaan konsumen (pasar).

Cara yang paling cerdas yang bisa dilakukan oleh perusahaan dalam upaya untuk melakukan ekspansi bisnis pada era yang sudah serba digital seperti sekarang ini adalah dengan jalan melakukan ekspansi bisnis yang sustainable growth (pertumbuhan yang semakin berkesinambungan). Apabila perusahaan ingin melakukan ekspansi bisnis, maka mereka juga harus melakukan tiga langkah utama berikut, yaitu: Fewer, Bigger dan Bolder.

1. Fewer.

Artinya adalah perusahaan harus lebih jeli dalam mengambil berbagai peluang yang ada. Pada saat ingin melakukan ekspansi, maka Anda tidak harus banyak menaruh dana atau tenaga Anda pada banyak tempat. Namun hanya cukup di satu ditempat saja atau pada satu jenis usaha yang memiliki prospek yang sangat bagus. Ibaratnya adalah seperti bermain saham, Anda jangan menaruh terlalu banyak dana Anda pada seluruh sektor saham. Namun pilihlah sedikit sektor saham yang memiliki potensi yang terbesar untuk memberikan profit yang besar bagi Anda.

2. Bigger.

Artinya adalah Anda harus mampu untuk mengenali potensi terbesar dari jenis usaha yang nantinya akan Anda ekspansi tersebut.

3. Bolder.

Pastikan bahwa jenis usaha tersebut memang memiliki keuntungan yang jauh lebih besar di masa yang akan datang.

Inti sebenarnya dari ketiga kunci sukses untuk ekspansi bisnis adalah hanya terletak pada fokusnya saja. Perusahaan harus bisa tetap fokus terhadap potensi-potensi yang akan bisa membawanya pada pertumbuhan yang akan selalu berkesinambungan. Dalam hal ini, perusahaan harus mampu untuk mengisolasi berbagai potensi-potensi pertumbuhan bagi perusahaan yang sudah termasuk di dalamnya, seperti: modal, peluang, program, sumber daya manusia dan lain sebagainya. Adapun kerangka kerja utama dari fokus tersebut adalah:

1. Strategy (Strategi).
2. People (Orang).
3. Organization (Organisasi).
4. Discovery (Penemuan).
5. Rallying Cry.
6. Metrics (Metrik).
7. Execution (Eksekusi).

Dalam proses discovery, perusahaan harus mamp untuk memetakan potensi-potensi terbesar yang dapat dimanfaatkan. Terkait akan hal ini perusahaan juga harus bisa untuk menganalisis data-data yang ada agar dapat membaca potensi tersebut. Lalu untuk strategi, perusahaan harus mampu untuk membuat prioritas peningkatan pada bidang-bidang mana saja yang sangat berpengaruh besar kepada tingkat pertumbuhan dari perusahaan.

Kemudian perusahaan harus membuat indikator-indikator keberhasilan yang ingin dicapai (Metrics), sehingga impelemtasi dan eksekusi dari ekspansi bisnis dapat diukur. Setelah itu, perusahaan juga bisa langsung memilih SDM yang lebih kompeten (People) dalam upaya untuk mengeksekusi strategi ekspansi bisnis tersebut. Selanjutnya perusahaan harus mampu untuk membangun organisasi (Organization) yang dapat berkolaborasi secara harmonis dari SDM-SDM yang telah terpilih tersebut.

Sebelum dieksekusi, strategi dari ekspansi bisnis harus dikomunikasikan secara menyeluruh kepada setiap elemen-elemen perusahaan sampai mereka benar-benar paham dan mengerti strategi ekspansi bisnis yang nantinya akan dijalankan (Rallying Cry). Komunikasi seperti ini dapat melalui berbagai macam cara, seperti: melalui slogan, konten, akronim, gambar dan lain sebagainya. Terakhir adalah memulai untuk mengeksekusi strategi ekspansi bisnis yang telah disusun sebelmnya (Execution). Setiap strategi yang telah dijalankanpun juga harus tetap dianalisis dan diukur dengan skala tingkat keberhasilan yang telah disusun sebelumnya.

Cara seperti ini adalah bukan menjadi sebuah patokan baku bagi Anda yang ingin melakukan ekspansi bisnis. Masih terdapat berbagai macam cara lain yang mungkin saja bisa Anda temukan dan pelajari dari para ahli manajemen bisnis yang lain. Sehingga Andapun juga masih perlu untuk membaca dan mempelajari sumber-sumber exspansi bisnis lainnya. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan bagi Anda sekalian yang mengingingkan ekspansi bagi bisnisnya, apabila membutuhkan bantuan dalam penyusunan desain system manajemen, mulai re-desain struktur organisasi, perapian job description dengan adanya proses bisnis baru, pembuatan SOP manajemen : Finance & accounting, Marketing, Produksi, SOP HRD, serta persiapan relokasi usaha ke kota dengan UMR rendah, dan kebutuhan software accounting silahkah hubungi 0818521172, atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

GD Star Rating
loading...

Jan 15

TIPS MENGELOLA PERPUTARAN TRANSAKSI DEBIT DAN TRANSAKSI KREDIT BAGI BISNIS ANDA

Biasanya, diantara kebanyakan para pebisnis. Apalagi yang masih berskala menengah kebawah seperti UKM/UMKM mungkin saja seringkali mengalami kesulitan dalam hal mengecek atau mengontrol transaksi keuangan mereka dan untuk membedakan mana yang termasuk kedalam transaksi debit dan mana yang termasuk ke dalam kategori transaksi kredit. Padahal sebenarnya, daftar catatan transaksi yang sudah masuk (debit) dan transaksi yang sudah keluar (kredit) tentu saja sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran dari jalannya operasional bisnis kita.

Karena itulah, berikut ini merupakan beberapa tips penting tentang bagaimana langkah-langkah dalam mengontrol transaksi masuk (debit) dan juga transaksi keluar (kredit) pada internal operasional bisnis yang sedang Anda jalankan:

1. Mencatat semua transaksi, baik transaksi penjualan dan transaksi pembelian.

Apabila Anda telah melakukan transaksi penjualan dan pembelian, maka pastikan Anda harus mengunpulkan semua bukti dari transaksi-transaksi tersebut. Bisa berupa nota, struck, bon, bukti-bukti penerimaan dan lain sebagainya untuk kebutuhan pencatatan. Usahakan jangan sampai ada satupun yang hilang, karena jika ada diantara salah satunya yang hilang, maka akan menyebabkan Anda semakin kesulitan untuk membuat perhitungan nantinya, apabila semua sudah terkumpul, maka Anda sudah bisa mulai proses menggolongkan mana saja diantara transaksi debit dan mana yang termasuk ke dalam transaksi kreditnya.

2. Belajar untuk membuat penjurnalan transaksi.

Jika sudah di golong-golongkan mana yang transaksi debit dan kreditnya, maka langkah selanjutnya adalah untuk membuat penjurnalan transaksi, Anda akan mengetahui transaksi apa saja yang telah Anda lakukan selama satu periode (bulan/akhir bulan), jadi sebaiknya setiap kali Anda melakukan transaksi, maka buatlah jurnal pencatatannya agar tidak sampai lupa, namun jika Anda masih belum memiliki waktu untuk mencatatanya. Maka bisa di buat di setiap akhir minggu, jika bisa usahakan jangan sampai lebih dari satu minggu, untuk proses pencatatannya sendiri, jurnal yang baik adalah memilik beberapa ketentuan, seperti: memiliki tanggal transaksi , jenis-jenis klasifikasi akun, nilai dari debit dan kreditnya jika bisa maka harus di tambahkan nomor transaksinya dan keterangan transaksinya.

3. Memisahkan isi jurnal dan memasukkannya ke dalam buku besar (posting).

Berbeda dengan bentuk jurnal, pada buku besar akan di kelompok-kelompokkan berdasarkan jenis transaksi yang sedang Anda lakukan. Misalnya saja akun kas, akan berisikan semua transaksi (debit/kredit) yang berhubungan langsung dengan kas Anda, kemudian akun piutang akan berisikan tentang transaksi-transaksi yang berhubungan dengan piutang Anda, oleh karena itu maka akan terbentuk banyak sekali tabel untuk memisahkan setiap golongan transaksinya, dan telitilah dalam setiap kali Anda akan memindahkan (posting) dari jurnal ke dalam buku besar agar tidak sampai ada satupun dari transaksi yang tertinggal, yang nantinya akan menyebabkan nilai saldonya menjadi salah.

4. Perhatikan untuk jenis laporan neracanya.

Laporan neraca merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan yang secara khusus melaporkan tentang gambaran dan nilai dari harta, kewajiban, dan modal dari para pemegang saham pada satu periode tertentu. Laporan neraca dibuat bertujuan untuk mengetahui apakah nilai dari debit dan kredit sudah seimbang atau tidak, jika pembuatan jurnal dan buku besar sudah benar, maka seharusnya angka-angka yang akan muncul pada sisi debit dan sisi kredit seharusnya juga sudah seimbang, apabila tidak maka kemungkinannya adalah terdapat transaksi yang lupa untuk di catat atau terdapat transaksi yang salah dalam pencatatatn akunnya.

5. Menyusun laporan keuangan.

Setelah Anda sudah selesai melakukan semua langkah-langkahnya, mulai dari mencatat semua transaksi, membuat jurnal , memindahkannya (memposting) ke dalam buku besar, dan memperhatikan laporan neracanya, maka sekarang sudah saatnya bagi Anda untuk menyusun sebuah laporan keuangan, laporan ini berfungsi untuk melihat semua kegiatan dari transaksi yang telah Anda lakukan, hal ini juga berguna agar Anda dapat melihat apakah bisnis Anda sudah mengalami profit (keuntungan) atau sebaliknya, malah mengalami kerugian, nah dari sinilah maka Anda akan dapat memikirkan tentang hal-hal penting apa saja yang harus Anda lakukani untuk kedepannya bagi kepentingan bisnis Anda.

Khusus bagi Anda yang baru saja memulai untuk menggunakan metode seperti ini, mungkin saja pada awalnya akan merasa sedikit kesulitan, namun Anda akan mulai terbiasa apabila sudah melakukannya setiap saat dalam membuat suatu pembukuan untuk bisnis yang sedang Anda jalankan saat ini, jika memang dirasa sangat perlu. Maka Anda bisa memanfaatkan penggunaan program/software akuntansi, sebagai sebuah terobosan aplikasi yang sangat berguna untuk membantu apapun keperluan dan kebutuhan seputar pencatatan operasional dari bisnis Anda dan akan sangat membantu Anda dalam mempercepat proses pembuatan laporan keuangan bisnis milik Anda.

Anda hanya perlu untuk meng-input semua jenis transaksi yang selama ini telah Anda lakukan (debit/kredit) dan softwarelah yang nantinya secara otomatis akan memprosesnya sendiri. Jauh lebih praktis dan menghemat banyak sekali waktu Anda dalam menyiapkan laporan keuangan untuk bisnis yang sedang Anda jalankan saat ini.

Pembukuan (pencatatan) dan pelaporan memang sangatlah penting untuk jalannya suatu bisnis, karena apabila Anda tidak dapat mengontrol nilai debit dan kredit pada bisnis yang sedang Anda jalankan, maka akan berakibat sangat fatal apabila bisnis yang sedang Anda jalankan mengalami kegagalan atau kerugian akibat dari kurangnya pengontrolan terhadap arus pergerakan transaksi debit dan kreditnya.

Nah, itulah sedikit ulasan tentang tips tentang bagaimana dalam mengelola perputaran transaksi debit dan transaksi kredit bagi bisnis Anda. Jika membutuhkan software accounting sebagai alat dalam transaksi, dan perapian in out perputaran cash flow anda, silahakan hubungi 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu.

GD Star Rating
loading...

Post sebelumnya «